Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH TINDAKAN SUCTION TERHADAP PERUBAHAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN PENURUNAN KESADARAN DI RUANG ICU RSD dr. H. SOEMARNO SOSTROATMODJO

View through CrossRef
Gagal napas yang disebabkan oleh karena adanya obstruksi pada saluran pernapasan bisa diatasi, dengan tindakan suction. Jika tindakan suction ini tidak tepat dilakukan maka yang akan muncul adalah masalah dengan gangguan bersihan jalan napas dan itu akan membuat pasien mengalami kekurangan suplay oksigen (hipoksemia). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tindakan suction terhadap perubahan saturasi oksigen pada pasien penurunan kesadaran di Ruang ICU RSD dr. H. Soemarno Sostroatmodjo. Rancangan quasi eksperimen berbentuk desain one group pretest-posttest design. Populasi seluruh pasien yang dilakukan tindakan suction di Ruang ICU RSD dr. H. Soemarno Sostroatmodjo. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Variabel bebas tindakan suction. Variabel terikat perubahan saturasi oksigen pada pasien penurunan kesadaran. Instrumen alat ukur saturasi oksigen (oksimetri), peralatan suction. Distribusi frekuensi saturasi oksigen pada responden sebelum tindakan suction dari 15 responden diperoleh hasil nilai tendensi sentral sebelum (pretest) yaitu mean sebesar 91,53%; median 91%; minimum 87%; maksimum 96% dan standar deviasi 2,997%; dan saturasi oksigen sesudah (posttest) yaitu mean sebesar 96,40%; median 97%; minimum 93%; maksimum 99% dan standar deviasi 1,805%. Ada pengaruh tindakan suction terhadap perubahan saturasi oksigen pada pasien penurunan kesadaran di Ruang ICU RSD dr. H. Soemarno Sostroatmodjo.
Title: PENGARUH TINDAKAN SUCTION TERHADAP PERUBAHAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN PENURUNAN KESADARAN DI RUANG ICU RSD dr. H. SOEMARNO SOSTROATMODJO
Description:
Gagal napas yang disebabkan oleh karena adanya obstruksi pada saluran pernapasan bisa diatasi, dengan tindakan suction.
Jika tindakan suction ini tidak tepat dilakukan maka yang akan muncul adalah masalah dengan gangguan bersihan jalan napas dan itu akan membuat pasien mengalami kekurangan suplay oksigen (hipoksemia).
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tindakan suction terhadap perubahan saturasi oksigen pada pasien penurunan kesadaran di Ruang ICU RSD dr.
H.
Soemarno Sostroatmodjo.
Rancangan quasi eksperimen berbentuk desain one group pretest-posttest design.
Populasi seluruh pasien yang dilakukan tindakan suction di Ruang ICU RSD dr.
H.
Soemarno Sostroatmodjo.
Pengambilan sampel dengan menggunakan metode nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling.
Variabel bebas tindakan suction.
Variabel terikat perubahan saturasi oksigen pada pasien penurunan kesadaran.
Instrumen alat ukur saturasi oksigen (oksimetri), peralatan suction.
Distribusi frekuensi saturasi oksigen pada responden sebelum tindakan suction dari 15 responden diperoleh hasil nilai tendensi sentral sebelum (pretest) yaitu mean sebesar 91,53%; median 91%; minimum 87%; maksimum 96% dan standar deviasi 2,997%; dan saturasi oksigen sesudah (posttest) yaitu mean sebesar 96,40%; median 97%; minimum 93%; maksimum 99% dan standar deviasi 1,805%.
Ada pengaruh tindakan suction terhadap perubahan saturasi oksigen pada pasien penurunan kesadaran di Ruang ICU RSD dr.
H.
Soemarno Sostroatmodjo.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Oxygen management in New Zealand and Australian intensive care units: A knowledge translation study
Oxygen management in New Zealand and Australian intensive care units: A knowledge translation study
<p><b>Background: Knowledge translation literature shows a delay between publication and uptake of research findings into clinical practice. There is uncertainty about ...
Oxygen management in New Zealand and Australian intensive care units: A knowledge translation study
Oxygen management in New Zealand and Australian intensive care units: A knowledge translation study
<p><b>Background: Knowledge translation literature shows a delay between publication and uptake of research findings into clinical practice. There is uncertainty about...
PENGARUH PEMBERIAN POSISI ELEVASI KEPALA 30° TERHADAP PENINGKATAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN STROKE
PENGARUH PEMBERIAN POSISI ELEVASI KEPALA 30° TERHADAP PENINGKATAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN STROKE
Latar Belakang : Stroke merupakan defisit neurologis yang mempunyai awitan tiba–tiba, berlangsung lebih dari 24jam dan disebabkan oleh penyakit serebrovascular. Posisi Head up adal...
Perbandingan Perubahan Saturasi Oksigen Pasca Nebulisasi dan Kombinasi Nebulisasi-Injeksi Metilprednisolon pada Asma
Perbandingan Perubahan Saturasi Oksigen Pasca Nebulisasi dan Kombinasi Nebulisasi-Injeksi Metilprednisolon pada Asma
Abstract. Acute asthma exacerbation is an emergency condition characterized by airway narrowing and may lead to decreased oxygen saturation. Bronchodilator nebulization is the main...
Penerapan Mobilisasi Dini Terhadap Tekanan Darah, Denyut Nadi Dan Saturasi Oksigen Pada Pasien Congestive Heart Failure
Penerapan Mobilisasi Dini Terhadap Tekanan Darah, Denyut Nadi Dan Saturasi Oksigen Pada Pasien Congestive Heart Failure
Pasien CHF sering mengalami intoleransi aktivitas akibat kelelahan dan sesak napas. Salah satu intervensi untuk mengatasi masalah tersebut adalah mobilisasi dini. Tujuan penerapan ...

Back to Top