Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Gender dalam Pendidikan Islam: Perspektif Fatima Mernissi

View through CrossRef
Mernissi merupakan seorang feminis Muslim Maroko yang dikenal memberikan kontribusi penting dalam menganalisis dan mengkritisi norma-norma patriarkal dalam Islam, serta mengadvokasi peran perempuan dalam masyarakat Muslim. Karena itu, pemahaman dan interpretasi Mernissi tentang teks-teks agama serta analisisnya tentang peran perempuan dalam sejarah dan masyarakat Muslim menjadi tujuan penelitian dalam artikel ini. Pembahasan artikel mencakup tinjauan tentang pemikiran Mernissi mengenai konstruksi gender dalam Islam, kritiknya terhadap patriarki dalam tradisi keagamaan, dan upayanya untuk memperjuangkan kesetaraan gender melalui reinterprestasi ajaran agama. Artikel ini juga menggambarkan bagaimana pemikiran Mernissi relevan dengan konteks Islam, sebagai upaya untuk mendorong inklusivitas, keadilan gender, dan pemberdayaan perempuan. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan mempelajari karya-karya Mernissi yang berfokus pada tema gender dan agama. Dalam pemikirannya Mernissi menyatakan bahwa perbedaan antara laki-laki dan perempuan adalah sebuah keniscayaan (sunnatullah) dan akan terus muncul. Akan tetapi, perbedaan tersebut harus dalam batas-batas normatif tanpa menanggalkan hak asasi manusia yang melekat, ataupun terhadap norma Agama. Melalui analisis terhadap karya Mernissi, artikel ini menyimpulkan bahwa pemikiran Mernissi memberikan landasan yang kuat bagi gerakan feminis Muslim dan dapat menjadi sumber inspirasi untuk mempromosikan kesetaraan gender dalam dunia Islam.
Sunan Gunung Djati State Islamic University of Bandung
Title: Gender dalam Pendidikan Islam: Perspektif Fatima Mernissi
Description:
Mernissi merupakan seorang feminis Muslim Maroko yang dikenal memberikan kontribusi penting dalam menganalisis dan mengkritisi norma-norma patriarkal dalam Islam, serta mengadvokasi peran perempuan dalam masyarakat Muslim.
Karena itu, pemahaman dan interpretasi Mernissi tentang teks-teks agama serta analisisnya tentang peran perempuan dalam sejarah dan masyarakat Muslim menjadi tujuan penelitian dalam artikel ini.
Pembahasan artikel mencakup tinjauan tentang pemikiran Mernissi mengenai konstruksi gender dalam Islam, kritiknya terhadap patriarki dalam tradisi keagamaan, dan upayanya untuk memperjuangkan kesetaraan gender melalui reinterprestasi ajaran agama.
Artikel ini juga menggambarkan bagaimana pemikiran Mernissi relevan dengan konteks Islam, sebagai upaya untuk mendorong inklusivitas, keadilan gender, dan pemberdayaan perempuan.
Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan mempelajari karya-karya Mernissi yang berfokus pada tema gender dan agama.
Dalam pemikirannya Mernissi menyatakan bahwa perbedaan antara laki-laki dan perempuan adalah sebuah keniscayaan (sunnatullah) dan akan terus muncul.
Akan tetapi, perbedaan tersebut harus dalam batas-batas normatif tanpa menanggalkan hak asasi manusia yang melekat, ataupun terhadap norma Agama.
Melalui analisis terhadap karya Mernissi, artikel ini menyimpulkan bahwa pemikiran Mernissi memberikan landasan yang kuat bagi gerakan feminis Muslim dan dapat menjadi sumber inspirasi untuk mempromosikan kesetaraan gender dalam dunia Islam.

Related Results

SKEPTISISME DALAM HERMENEUTIKA FEMINIS FATIMA MERNISSI
SKEPTISISME DALAM HERMENEUTIKA FEMINIS FATIMA MERNISSI
This paper explores the Fatima Mernissi of Hermeneutics with Feminism paradigm. According to him, one of the sources of discrimination against women is the interpretation the cler...
Fatima Mernissi
Fatima Mernissi
Fatema Mernissi (b. 1940–d. 2015) (spelled Fatima in her publications prior to 1997) was a Moroccan sociologist and an influential feminist writer and activist in the Arab world. M...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Hadis Misoginis dalam Perspektif Hermeneutika Fatima Mernissi
Hadis Misoginis dalam Perspektif Hermeneutika Fatima Mernissi
<p>This paper attempts to offer a different understanding of the hadith misogynic. Some hadiths are commonly used as the theology reason by the elite of men to smooth out the...
Feminist Occidentalist Discourse in ‘Shehrazad Goes West: Different Cultures, Different Harems’ by Fatima Mernissi
Feminist Occidentalist Discourse in ‘Shehrazad Goes West: Different Cultures, Different Harems’ by Fatima Mernissi
Occidental discourses tend to revise orientalist images about the orient. Many authors have taken the responsibility of giving a new voice to the occident and among those is Fatima...
Le pouvoir de l'imaginaire et du langage pour repousser les hudud de Fatima Mernissi à Zainab Fasiki
Le pouvoir de l'imaginaire et du langage pour repousser les hudud de Fatima Mernissi à Zainab Fasiki
Résumés: Dans cet essai, je propose d'examiner le pouvoir des mots et l'incessante valeur du récit. En effet, écrits et récits (oraux et visuels) sont utilisés comme moyens de rési...
RELASI DAN REKONSILIASI ANTARA PENDIDIKAN ISLAM DENGAN PENDIDIKAN BARAT
RELASI DAN REKONSILIASI ANTARA PENDIDIKAN ISLAM DENGAN PENDIDIKAN BARAT
Mengacu pada daftar yang dilansir http://www.mbctimes.com/, 20 negara yang memiliki sistem pendidikan terbaik pada tahun 2015/2016 adalah: 1) Korea Selatan; 2) Jepang; 3) Singapura...

Back to Top