Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KLASIFIKASI KEMATANGAN BUAH NAGA BERDASARKAN FITUR WARNA MENGGUNAKAN ALGORITMA MULTI-CLASS SUPPORT VECTOR MACHINE

View through CrossRef
Klasifikasi kematangan buah naga secara langsung oleh petani memiliki kelemahan karena dipengaruhi faktor subjektifitas dari petani tersebut seperti cepat lelah dan gangguan fisik lainnya. Hal ini menyebabkan kinerja petani tidak optimal dan kurang teliti sehingga klasifikasi kematangan menjadi tidak konsisten. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan klasifikasi kematangan buah naga secara otomatis sehingga menjadi lebih efektif dan efesien karena dilakukan dengan standar yang sama dan konsisten meskipun dengan jumlah yang besar dengan memanfaatkan pengolahan citra. Tingkat kematangan buah naga akan diklasifikasi menjadi 3 kelas berdasarkan fitur warna HSV yaitu matang, setengah matang dan tidak matang. Metode yang digunakan untuk melakukan klasifikasi yaitu Multi-Class Support Vector Machine  Adapun data yang digunakan pada penelitian ini adalah 105 data yang terdiri dari 90 data latih dan 15 data uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klasifikasi kematangan buah naga menggunakan algoritma Multi-Class Support Vector Machine menghasilkan akurasi 86,67%.  
Jurnal Informatika, Teknologi dan Sains Universitas Teknologi Sumbawa
Title: KLASIFIKASI KEMATANGAN BUAH NAGA BERDASARKAN FITUR WARNA MENGGUNAKAN ALGORITMA MULTI-CLASS SUPPORT VECTOR MACHINE
Description:
Klasifikasi kematangan buah naga secara langsung oleh petani memiliki kelemahan karena dipengaruhi faktor subjektifitas dari petani tersebut seperti cepat lelah dan gangguan fisik lainnya.
Hal ini menyebabkan kinerja petani tidak optimal dan kurang teliti sehingga klasifikasi kematangan menjadi tidak konsisten.
Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan klasifikasi kematangan buah naga secara otomatis sehingga menjadi lebih efektif dan efesien karena dilakukan dengan standar yang sama dan konsisten meskipun dengan jumlah yang besar dengan memanfaatkan pengolahan citra.
Tingkat kematangan buah naga akan diklasifikasi menjadi 3 kelas berdasarkan fitur warna HSV yaitu matang, setengah matang dan tidak matang.
Metode yang digunakan untuk melakukan klasifikasi yaitu Multi-Class Support Vector Machine  Adapun data yang digunakan pada penelitian ini adalah 105 data yang terdiri dari 90 data latih dan 15 data uji.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa klasifikasi kematangan buah naga menggunakan algoritma Multi-Class Support Vector Machine menghasilkan akurasi 86,67%.
 .

Related Results

POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
Kajian Semiotika Mantra Banjar
Kajian Semiotika Mantra Banjar
Penelitian ini berkenaan [u1] dengan kajian bentuk fisik, jenis, dan fungsi mantra Banjar. Rumusan masalah penelitian ini ada 4, yakni: (1) bagaimanakah bentuk fisik mantra Banjar?...
Strategi Pengembangan Komoditi Lokal Buah Naga berbasis Agribisnis di Kabupaten Soppeng
Strategi Pengembangan Komoditi Lokal Buah Naga berbasis Agribisnis di Kabupaten Soppeng
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi dalam pengembangan komoditi buah naga (Dragon Fruit) berbasis agribisnis di Kabupaten Soppeng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ...
UMUR SIMPAN DAN KESUKAAN PERMEN JELLY EKSTRAK DAGING DAN KULIT BUAH NAGA
UMUR SIMPAN DAN KESUKAAN PERMEN JELLY EKSTRAK DAGING DAN KULIT BUAH NAGA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan umur simpan dan daya terima permen jelly yang dibuat dari ekstrak daging buah naga merah dan ekstrak kulit buah naga merah. Me...
PERANCANGAN SISTEM KONTROL DAN MONITORING DETEKSI TINGKAT KEMATANGAN BUAH PISANG MENGGUNAKAN ARDUINO UNO
PERANCANGAN SISTEM KONTROL DAN MONITORING DETEKSI TINGKAT KEMATANGAN BUAH PISANG MENGGUNAKAN ARDUINO UNO
Perancangan ini memiliki tujuan untuk memproses dan memantau klasifikasi tingkat kematangan buah pisang menggunakan   mikrokontroler Arduino UNO.  Buah pisang dipilih sebagai objek...
Pengembangan Alat Sensor Kematangan Buah Menggunakan Metode Quality Function Deployment dan Metode Value Enginering
Pengembangan Alat Sensor Kematangan Buah Menggunakan Metode Quality Function Deployment dan Metode Value Enginering
Kematangan buah adalah faktor penting bagi petani dalam menentukan waktu panen. Saat ini, petani biasanya mengandalkan intuisi dan pengetahuan pribadi untuk menilai kematangan, yan...
Pengaruh Lama Penyinaran Cahaya Led Terhadap Induksi Pembungaan dan Hasil Buah Naga (Hylocereus Polyrhizus)
Pengaruh Lama Penyinaran Cahaya Led Terhadap Induksi Pembungaan dan Hasil Buah Naga (Hylocereus Polyrhizus)
Tanaman buah naga termasuk tanaman hari panjang sehingga untuk menginduksi pembungannya setidaknya diperlukan penyinaran lebih dari 12 jam atau lebih dari waktu normal matahari mun...

Back to Top