Javascript must be enabled to continue!
Message of dakwah bi al-qalam in the Kitab Miṣbāḥ Al-Ẓalām by Syaikh Muhammad Muhajirin Amsar Al-Dary
View through CrossRef
This article explores the effectiveness of da’wah bi al-qalam, the method of Islamic preaching through writing, using Sheikh Muhajirin's Miṣbāḥ Al-Ẓalām book as a case study. The qualitative approach involves text analysis, documentation, and literature study. The structuralism theory by Roland Barthes is employed for data analysis. The Miṣbāḥ Al-Ẓalām book, while primarily a syarah Bulugh al-Maram, serves as a medium for conveying diverse da’wah messages addressing various aspects of human life, including sharia, aqidah, and ikhtilaf. Historically, da’wah bi al-qalam existed since the time of Prophet Muhammad but gained prominence with technological advancements. Although Sheikh Muhajirin's contributions are significant, the method faces challenges such as limited attention and creativity. Addressing these issues is crucial to project Sheikh Muhajirin's thoughts into effective solutions, considering the needs and challenges of the contemporary era. While da’wah bi al-qalam may have its weaknesses, its potential impact on a global scale requires greater recognition and commitment from Muslim scholars to enhance its effectiveness in addressing the diverse religious problems faced by Muslims today.
Abstrak
Artikel ini mengeksplorasi efektivitas dakwah bi al-qalam, metode dakwah Islam melalui tulisan, dengan menggunakan buku Miṣbāḥ Al-Ẓalām karya Syekh Muhajirin sebagai studi kasus. Pendekatan kualitatif melibatkan analisis teks, dokumentasi, dan studi literatur. Teori strukturalisme oleh Roland Barthes digunakan untuk analisis data. Kitab Miṣbāḥ Al-Ẓalām, meskipun pada dasarnya merupakan syarah dari kitab Bulughul Maram, berfungsi sebagai media untuk menyampaikan pesan dakwah yang beragam yang mencakup berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk syariah, aqidah, dan ikhtilaf. Secara historis, dakwah bi al-Qalam telah ada sejak zaman Nabi Muhammad, namun semakin populer seiring dengan kemajuan teknologi. Meskipun kontribusi Syekh Muhajirin cukup signifikan, metode ini menghadapi tantangan seperti kurangnya perhatian dan kreativitas. Mengatasi masalah ini sangat penting untuk memproyeksikan pemikiran Syekh Muhajirin ke dalam solusi yang efektif, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan tantangan di era kontemporer. Meskipun dakwah bi al-qalam mungkin memiliki kelemahan, potensi dampaknya dalam skala global membutuhkan pengakuan dan komitmen yang lebih besar dari para cendekiawan Muslim untuk meningkatkan efektivitasnya dalam mengatasi berbagai masalah keagamaan yang dihadapi umat Islam saat ini.
LPPM Universitas Ibn Khaldun Bogor
Title: Message of dakwah bi al-qalam in the Kitab Miṣbāḥ Al-Ẓalām by Syaikh Muhammad Muhajirin Amsar Al-Dary
Description:
This article explores the effectiveness of da’wah bi al-qalam, the method of Islamic preaching through writing, using Sheikh Muhajirin's Miṣbāḥ Al-Ẓalām book as a case study.
The qualitative approach involves text analysis, documentation, and literature study.
The structuralism theory by Roland Barthes is employed for data analysis.
The Miṣbāḥ Al-Ẓalām book, while primarily a syarah Bulugh al-Maram, serves as a medium for conveying diverse da’wah messages addressing various aspects of human life, including sharia, aqidah, and ikhtilaf.
Historically, da’wah bi al-qalam existed since the time of Prophet Muhammad but gained prominence with technological advancements.
Although Sheikh Muhajirin's contributions are significant, the method faces challenges such as limited attention and creativity.
Addressing these issues is crucial to project Sheikh Muhajirin's thoughts into effective solutions, considering the needs and challenges of the contemporary era.
While da’wah bi al-qalam may have its weaknesses, its potential impact on a global scale requires greater recognition and commitment from Muslim scholars to enhance its effectiveness in addressing the diverse religious problems faced by Muslims today.
Abstrak
Artikel ini mengeksplorasi efektivitas dakwah bi al-qalam, metode dakwah Islam melalui tulisan, dengan menggunakan buku Miṣbāḥ Al-Ẓalām karya Syekh Muhajirin sebagai studi kasus.
Pendekatan kualitatif melibatkan analisis teks, dokumentasi, dan studi literatur.
Teori strukturalisme oleh Roland Barthes digunakan untuk analisis data.
Kitab Miṣbāḥ Al-Ẓalām, meskipun pada dasarnya merupakan syarah dari kitab Bulughul Maram, berfungsi sebagai media untuk menyampaikan pesan dakwah yang beragam yang mencakup berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk syariah, aqidah, dan ikhtilaf.
Secara historis, dakwah bi al-Qalam telah ada sejak zaman Nabi Muhammad, namun semakin populer seiring dengan kemajuan teknologi.
Meskipun kontribusi Syekh Muhajirin cukup signifikan, metode ini menghadapi tantangan seperti kurangnya perhatian dan kreativitas.
Mengatasi masalah ini sangat penting untuk memproyeksikan pemikiran Syekh Muhajirin ke dalam solusi yang efektif, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan tantangan di era kontemporer.
Meskipun dakwah bi al-qalam mungkin memiliki kelemahan, potensi dampaknya dalam skala global membutuhkan pengakuan dan komitmen yang lebih besar dari para cendekiawan Muslim untuk meningkatkan efektivitasnya dalam mengatasi berbagai masalah keagamaan yang dihadapi umat Islam saat ini.
Related Results
Strategi Dakwah Ustadz Ramdan Fawzi di Masa Pandemi
Strategi Dakwah Ustadz Ramdan Fawzi di Masa Pandemi
Abstrak.Da’i banyak yang mengamalkan dakwah menggunakan media sosial alternatif, salah satunya di platform YouTube. Kegiatan ini juga dilakukan oleh Ustadz Ramdan Fawzi dalam berda...
DAKWAH BIL QALAM MELALUI INSTAGRAM
DAKWAH BIL QALAM MELALUI INSTAGRAM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa itu dakwah Bil Qalam dan mendeskripsikan bagaimana pemanfaatan media sosial Instagram dalam dakwah Bil Qalam. Dakwah tidak harus deng...
GENEALOGI INTELEKTUAL SYEKH MUHAJIRIN AMSAR ADDARY DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI BEKASI
GENEALOGI INTELEKTUAL SYEKH MUHAJIRIN AMSAR ADDARY DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI BEKASI
This research discusses the Intellectual Genealogy owned by Sheikh Muhajirin Amsar Addary in the Development of Islamic Education in Bekasi. The method applied in this research is ...
Kontribusi BMT Al-Muhajirin dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah di Tiban Indah, Kota Batam
Kontribusi BMT Al-Muhajirin dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah di Tiban Indah, Kota Batam
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran BMT pada pembiayaan usaha mikro kecil dan menengah di Kota Batam. Penelitian ini bersifat kualitatifdan mengambil lokasi di...
ANTROPOLOGI DAKWAH: Menimbang Sebuah Pendekatan Baru Studi Ilmu Dakwah
ANTROPOLOGI DAKWAH: Menimbang Sebuah Pendekatan Baru Studi Ilmu Dakwah
Abstrak: Antropologi dakwah adalah terminologi yang terdiri dari dua kata, yaitu antropologi dan dakwah. Seperti juga antropologi, dakwah merupakan salah satu disiplin ilmu. Bedany...
Prospek Dakwah Bil Qalam di Era New Media
Prospek Dakwah Bil Qalam di Era New Media
Verba volent, scripta manent merupakan idiom yang mengilustrasikan keunggulan tulisan dibandingkan lisan. Namun memasuki era new media, keunggulan tulisan menjadi tidak berarti dik...
ANALISIS KREATIVITAS GAMBAR ANAK DALAM MEWARNAI BERGRADASI DENGAN MENGGUNAKAN OIL PASTEL DI SANGGAR LUKIS QALAM JIHAD PEMATANGSIANTAR
ANALISIS KREATIVITAS GAMBAR ANAK DALAM MEWARNAI BERGRADASI DENGAN MENGGUNAKAN OIL PASTEL DI SANGGAR LUKIS QALAM JIHAD PEMATANGSIANTAR
AbstrakPenelitian ini dilakukan di Sanggar Lukis Qalam Jihad Pematangsiantar yang bertujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan hasil analisis kreativitas gambar anak dalam mewa...
Strategi Dakwah Komunitas “Bikers Dakwah Bandung” dalam Membentuk Akhlak Anggota Komunitasnya
Strategi Dakwah Komunitas “Bikers Dakwah Bandung” dalam Membentuk Akhlak Anggota Komunitasnya
Abstract. The motorcycle community is often considered to be doing harassment on the streets such as bullying, bribes, and other negative actions, but the “Bikers Dakwah Bandung” c...

