Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Modifikasi Mangkok Sadap sebagai Pelengkap Teknologi Rainguard (Hevea RG) untuk Mengurangi Kehilangan Produksi Tanaman Karet pada Musim Penghujan

View through CrossRef
Curah hujan yang tinggi merupakan salah satu faktor pembatas dalam kegiatan penyadapan karet. Air hujan yang mengalir ke pohon karet melalui batang menyebabkan bidang sadap basah, penyadapan tertunda, dan lateks yang tertampung dalam mangkok tercuci. Bahkan pada kondisi hujan yang ekstrim dapat menyebabkan gagal sadap. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan mangkok sadap yang dimodifikasi sebagai pelengkap teknologi rainguard (Hevea RG) guna mengurangi kehilangan produksi karet pada musim penghujan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2022 sampai Desember 2023. Metode penelitian meliputi perancangan dan pembuatan prototipe mangkok sadap modifikasi di laboratorium Unit Riset Bogor Getas (URBG) di Bogor, pengujian lapang di kebun percobaan URBG di Getas (Salatiga) Jawa Tengah dan pengkajian analisis ekonominya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi Hevea RG dan mangkok sadap modifikasi mampu melindungi bidang sadap dari air hujan, mempercepat pengeringan bidang sadap sekitar dua jam, dan menyelamatkan produksi getah sekitar 188 - 866% dibandingkan kontrol. Analisis kelayakan menunjukkan bahwa nilai BEP adalah pada saat ada penambahan produksi karet kering minimal 5,1 gram/pohon/sadap dengan potensi keuntungan sekitar Rp 2,4 juta/ha/tahun. Hasil ini membuktikan bahwa modifikasi mangkok sadap efektif mendukung penerapan teknologi rainguard dalam menjaga produktivitas karet pada kondisi curah hujan tinggi. Namun demikian, penggunaan rainguard dan mangkok modifikasi perlu disesuaikan dengan karakteristik curah hujan di kebun setempat agar penerapannya lebih efektif dan efisien.
Title: Modifikasi Mangkok Sadap sebagai Pelengkap Teknologi Rainguard (Hevea RG) untuk Mengurangi Kehilangan Produksi Tanaman Karet pada Musim Penghujan
Description:
Curah hujan yang tinggi merupakan salah satu faktor pembatas dalam kegiatan penyadapan karet.
Air hujan yang mengalir ke pohon karet melalui batang menyebabkan bidang sadap basah, penyadapan tertunda, dan lateks yang tertampung dalam mangkok tercuci.
Bahkan pada kondisi hujan yang ekstrim dapat menyebabkan gagal sadap.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan mangkok sadap yang dimodifikasi sebagai pelengkap teknologi rainguard (Hevea RG) guna mengurangi kehilangan produksi karet pada musim penghujan.
Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2022 sampai Desember 2023.
Metode penelitian meliputi perancangan dan pembuatan prototipe mangkok sadap modifikasi di laboratorium Unit Riset Bogor Getas (URBG) di Bogor, pengujian lapang di kebun percobaan URBG di Getas (Salatiga) Jawa Tengah dan pengkajian analisis ekonominya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi Hevea RG dan mangkok sadap modifikasi mampu melindungi bidang sadap dari air hujan, mempercepat pengeringan bidang sadap sekitar dua jam, dan menyelamatkan produksi getah sekitar 188 - 866% dibandingkan kontrol.
Analisis kelayakan menunjukkan bahwa nilai BEP adalah pada saat ada penambahan produksi karet kering minimal 5,1 gram/pohon/sadap dengan potensi keuntungan sekitar Rp 2,4 juta/ha/tahun.
Hasil ini membuktikan bahwa modifikasi mangkok sadap efektif mendukung penerapan teknologi rainguard dalam menjaga produktivitas karet pada kondisi curah hujan tinggi.
Namun demikian, penggunaan rainguard dan mangkok modifikasi perlu disesuaikan dengan karakteristik curah hujan di kebun setempat agar penerapannya lebih efektif dan efisien.

Related Results

Sistem Informasi Produksi Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis) Di Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung
Sistem Informasi Produksi Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis) Di Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung
AbstrakTanaman karet (Hevea brasiliensis) merupakan salah satu komoditi unggulan di daerah Kabupaten Sijunjung. Namun, setiap tahun produksi getah karet terus mengalami penurunan h...
Inovasi Rainguard dari Bahan Daur Ulang untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Lateks Tanaman Karet
Inovasi Rainguard dari Bahan Daur Ulang untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Lateks Tanaman Karet
Tantangan utama dalam usaha tani karet adalah fluktuasi produktivitas akibat curah hujan tinggi yang berimbas pada kualitas lateks. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan s...
KETERKAITAN MUSIM HUJAN DAN MUSIM ANGIN DENGAN MUSIM PENANGKAPAN IKAN LEMURU YANG BERBASIS DI PPN PENGAMBENGAN
KETERKAITAN MUSIM HUJAN DAN MUSIM ANGIN DENGAN MUSIM PENANGKAPAN IKAN LEMURU YANG BERBASIS DI PPN PENGAMBENGAN
Musim penangkapan ikan seringkali dikaitkan dengan kondisi iklim dan cuaca seperti hujan dan musim angin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara musim hujan...
PRODUKSI TANAMAN KARET KLON IRR 118 DI LAHAN GAMBUT
PRODUKSI TANAMAN KARET KLON IRR 118 DI LAHAN GAMBUT
Lahan gambut merupakan salah satu lahan yang tidak layak untuk tanaman karet, namun dengan pengelolaan yang baik, lahan gambut dapat digunakan untuk budidaya tanaman karet. Kendala...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Analisis Produktivitas Klon Karet Slow Starter dan Dua Klon Quick Starter di Kebun Gunung Para PTP. Nusantara III (Persero)
Analisis Produktivitas Klon Karet Slow Starter dan Dua Klon Quick Starter di Kebun Gunung Para PTP. Nusantara III (Persero)
Abstrak Tujuan penelitian adalah memperoleh data perbandingan produksi antara klon slow starter (SS) dengan quick starter (QS). Penelitian dilaksanakan di PT. Perkebunan Nusa...
Analisis Respon Penawaran Karet Rakyat di Kalimantan Selatan
Analisis Respon Penawaran Karet Rakyat di Kalimantan Selatan
Dominasi perkebunan karet rakyat memberikan kontribusi besar dalam perekonomian di Indonesia. Karet merupakan komoditas perkebunan unggulan kedua setelah kelapa sawit di Provinsi K...

Back to Top