Javascript must be enabled to continue!
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
View through CrossRef
Dalam proses pembangunan manusia Indonesia, agama memiliki kedudukan penting dan utama dalam upaya membentuk kualitas manusia dan masyarakat yang maju dan mandiri. Melalui pembangunan agama yang terpadu dengan bidang-bidang lainnya, di harapkan dapat tewujud manusia dan masyarakat Indonesia yang utuh. Jasmaniyahrohaniah, material-spiritual sehingga masyarakat kita dapat semakin tumbuh dan berkembang sederajat dengan bangsa lain yang telah maju dan tetap berlandaskan pada budaya dan falsafah Pancasila.Sebagaimana kita lihat masyarakat Lampung merupakan masyarakat yang heterogen, yaitu masyarakat yang di dalamnya terdapat satuan-satuan sosial dan budaya secara relatif berdiri sendiri atau biasa disebut sebagai masyarakat majemuk, masyarakat demikian itu secara struktural memiliki sub-sub kebudayaan. Sejalan dengan hal itu, secara konseptual dan dalam prespektif sosiologis, sosialisasi agama di lingkungan keluarga pada dasarnya merupakan salah satu proses penting untuk membentuk masyarakat atau bangsa yang berbudaya. Mengingat bahwa melalui lingkungan keluarga inilah anggota maryarakat memperoleh bimbingan dan arahan yang paling awal, yang dalam bentuk prilaku tidak saja dalam hal kebiasaan berbicara bertingkah laku dan brsikap, tetapi juga dalam proses hal pengalaman dan penghayatan nilai-nilai moral dan agama dalam arti luas.Atas dasar pemikiran dan latar belakang itu maka suatu studi tentang sosialisasi agama di lingkungan keluarga Islam di Kota Bandar Lampung menjadi penting dan sangat menarik untuk diteliti, terutama dilihat dari aspek pengembangan ilmu agama Islam dan hasil penelitian ini dapat diharapkan sebagai kebijakan untuk menengahi masalah pembinaan dan pengembangan masyarakat beragama di perkotaan.Penelitian ini merupakan pendekatan yang menggunakan cara memilih keluarga yang berbeda dalam kota dan yang berdomisili di lingkungan yang berbeda, yang penempatannya dilakukan secara sengaja, untuk dua keluarga di Kaliawi dan Keluarga di Perumahan Way Halim, pengambilan data menggunakan cara pengamatan dan wawancara mendalam yang disusun atas dasar pedoman wawancara dan disesusaikan dengan kondisi lapangan.Penelitian ini merupakan studi kasus yang besifat deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan realitas sosial dengan menerapkan teori dan konsep-konsep yang telah dikembangkan oleh para ilmu sosial, terutama di kaji dari aspek sosiologi dan agama Islam.Dari hasil analisa laporan penelitian mengenai sosialisasi Agama di Lingkungan Keluarga Islam dapat disimpulkan sebagai berikut:Pertama sosialisasi agama di lingkungan keluarga Islam berlangsung karena ada dua faktor penting, yaitu faktor keluarga dan faktor lingkungan sosial termasuk juga pengaruh berbagai kegiatan lembaga sosial keagamaan. Sosialisasi agama dalam keluarga sangat dipengaruhi oleh bimbingan, pendidikan dan pengawasan dari orang tua, baik bapak maupun ibu mereka masing masing. Posisi orangtua berfungsi sebagai daya dorong dan sekaligus daya tolak terhadap perkembangan anak, termasuk juga dalam hal pemahaman dan pengalaman agamanya.Kedua pendidikan formal disekolah dan lingkungan sosial (lembaga sosial keagamaan) merupakan pranata sosial dari luar keluarga yang ikut menetukan pertumbuhan dan perkembangan jiwa dan agama anak. Demikian juga halnya faktor luar keluarga tersebut ikut mempengaruhi proses sosialisasi agama yang akan menentukan tingkat pemahaman dan pergaulan sosialnya.Ketiga Dalam proses sosialisasi Islam di lingkungan keluarga di perkotaan (kasus di Kaliawi dan Perumnas) tampak beragam, pendidikan dan pengalaman orang tua dengan proses sosialisasi agama anak-anak mereka. Makin cepat perkembangan maryarakat perkotaan, semakin besar tantangan dan pengaruhnya terhadap proses sosialisasi agama di lingkungan Islam.Kata Kunci: Sosialisasi Agama, Keluarga Muslim.
Title: SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
Description:
Dalam proses pembangunan manusia Indonesia, agama memiliki kedudukan penting dan utama dalam upaya membentuk kualitas manusia dan masyarakat yang maju dan mandiri.
Melalui pembangunan agama yang terpadu dengan bidang-bidang lainnya, di harapkan dapat tewujud manusia dan masyarakat Indonesia yang utuh.
Jasmaniyahrohaniah, material-spiritual sehingga masyarakat kita dapat semakin tumbuh dan berkembang sederajat dengan bangsa lain yang telah maju dan tetap berlandaskan pada budaya dan falsafah Pancasila.
Sebagaimana kita lihat masyarakat Lampung merupakan masyarakat yang heterogen, yaitu masyarakat yang di dalamnya terdapat satuan-satuan sosial dan budaya secara relatif berdiri sendiri atau biasa disebut sebagai masyarakat majemuk, masyarakat demikian itu secara struktural memiliki sub-sub kebudayaan.
Sejalan dengan hal itu, secara konseptual dan dalam prespektif sosiologis, sosialisasi agama di lingkungan keluarga pada dasarnya merupakan salah satu proses penting untuk membentuk masyarakat atau bangsa yang berbudaya.
Mengingat bahwa melalui lingkungan keluarga inilah anggota maryarakat memperoleh bimbingan dan arahan yang paling awal, yang dalam bentuk prilaku tidak saja dalam hal kebiasaan berbicara bertingkah laku dan brsikap, tetapi juga dalam proses hal pengalaman dan penghayatan nilai-nilai moral dan agama dalam arti luas.
Atas dasar pemikiran dan latar belakang itu maka suatu studi tentang sosialisasi agama di lingkungan keluarga Islam di Kota Bandar Lampung menjadi penting dan sangat menarik untuk diteliti, terutama dilihat dari aspek pengembangan ilmu agama Islam dan hasil penelitian ini dapat diharapkan sebagai kebijakan untuk menengahi masalah pembinaan dan pengembangan masyarakat beragama di perkotaan.
Penelitian ini merupakan pendekatan yang menggunakan cara memilih keluarga yang berbeda dalam kota dan yang berdomisili di lingkungan yang berbeda, yang penempatannya dilakukan secara sengaja, untuk dua keluarga di Kaliawi dan Keluarga di Perumahan Way Halim, pengambilan data menggunakan cara pengamatan dan wawancara mendalam yang disusun atas dasar pedoman wawancara dan disesusaikan dengan kondisi lapangan.
Penelitian ini merupakan studi kasus yang besifat deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan realitas sosial dengan menerapkan teori dan konsep-konsep yang telah dikembangkan oleh para ilmu sosial, terutama di kaji dari aspek sosiologi dan agama Islam.
Dari hasil analisa laporan penelitian mengenai sosialisasi Agama di Lingkungan Keluarga Islam dapat disimpulkan sebagai berikut:Pertama sosialisasi agama di lingkungan keluarga Islam berlangsung karena ada dua faktor penting, yaitu faktor keluarga dan faktor lingkungan sosial termasuk juga pengaruh berbagai kegiatan lembaga sosial keagamaan.
Sosialisasi agama dalam keluarga sangat dipengaruhi oleh bimbingan, pendidikan dan pengawasan dari orang tua, baik bapak maupun ibu mereka masing masing.
Posisi orangtua berfungsi sebagai daya dorong dan sekaligus daya tolak terhadap perkembangan anak, termasuk juga dalam hal pemahaman dan pengalaman agamanya.
Kedua pendidikan formal disekolah dan lingkungan sosial (lembaga sosial keagamaan) merupakan pranata sosial dari luar keluarga yang ikut menetukan pertumbuhan dan perkembangan jiwa dan agama anak.
Demikian juga halnya faktor luar keluarga tersebut ikut mempengaruhi proses sosialisasi agama yang akan menentukan tingkat pemahaman dan pergaulan sosialnya.
Ketiga Dalam proses sosialisasi Islam di lingkungan keluarga di perkotaan (kasus di Kaliawi dan Perumnas) tampak beragam, pendidikan dan pengalaman orang tua dengan proses sosialisasi agama anak-anak mereka.
Makin cepat perkembangan maryarakat perkotaan, semakin besar tantangan dan pengaruhnya terhadap proses sosialisasi agama di lingkungan Islam.
Kata Kunci: Sosialisasi Agama, Keluarga Muslim.
Related Results
Peran Guru Rupaka Dalam Menanamkan Ajaran Agama Hindu
Peran Guru Rupaka Dalam Menanamkan Ajaran Agama Hindu
Peranan Guru Rupaka sangat diperlukan dalam proses pembelajaran agama. Selain sebagai pendorong bagi anak dan pemuda dalam pembelajaran agama Hindu, Guru Rupaka merupakan suri tula...
PENGARUH TERAPI KELUARGA TERHADAP DUKUNGAN KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DENGAN MASALAH PERILAKU KEKERASAN DI KOTA SURABAYA
PENGARUH TERAPI KELUARGA TERHADAP DUKUNGAN KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DENGAN MASALAH PERILAKU KEKERASAN DI KOTA SURABAYA
Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain quasy eksperimen dengan rancangan pre-post test with control group desaign yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi keluarg...
Green Human Resource Management, Green Human Capital, Green Innovation, dan Perceived Organizational Support Terhadap Environmental Performance
Green Human Resource Management, Green Human Capital, Green Innovation, dan Perceived Organizational Support Terhadap Environmental Performance
Tujuan. Lingkungan kinerja yang ramah lingkungan memiliki kegiatan aktivitas yang tetap menjaga kelestarian lingkungan. Kelestarian lingkungan dapat terlaksana jika perusahaan mamp...
PENDIDIKAN KELUARGA IMRAN (Analisis terhadap Kisah Keluarga Imran dalam al-Qur'an Surat Ali Imran : 33-37)
PENDIDIKAN KELUARGA IMRAN (Analisis terhadap Kisah Keluarga Imran dalam al-Qur'an Surat Ali Imran : 33-37)
Masalah pendidikan merupakan masalah yang paling penting dalam kehidupan manusia. Berkualitas dan tidaknya manusia dan maju-mundurnya agama juga sangat ditentukan dengan pendidikan...
Penyelesaian Hukum Terhadap Sengketa Hak Waris Anak Beda Agama Menurut Prespektif Hukum Islam
Penyelesaian Hukum Terhadap Sengketa Hak Waris Anak Beda Agama Menurut Prespektif Hukum Islam
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk penyelesaian hukum terhadap sengketa hak waris anak beda agama dan keadilan yang hendak dicapai dalam penyelesaian sengketa hak ...
Konseling Keluarga dalam Pendekatan behavioral Dalam Mengatasi Masalah Keluarga
Konseling Keluarga dalam Pendekatan behavioral Dalam Mengatasi Masalah Keluarga
Keluarga merupakan tempat yang penting bagi perkembangan anak-anak baik secara fisik, emosi, spiritual dan sosial. Karena keluarga merupakan sumber berbagi kasih sayang, perlindung...
PSIKOEDUKASI KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN DENGAN MASALAH HALUSINASI DI PUSKESMAS KEDUNGDORO DAN PUSKESMAS ASEMROWO SURABAYA
PSIKOEDUKASI KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN DENGAN MASALAH HALUSINASI DI PUSKESMAS KEDUNGDORO DAN PUSKESMAS ASEMROWO SURABAYA
Halusinasi adalah salah satu gejala gangguan jiwa dimana pasien mengalami perubahan sensori persepsi, merasakan sensasi palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan, perabaan atau p...
Upaya meningkatkan kepedulian peserta didik terhadap keberlangsungan lingkungan
Upaya meningkatkan kepedulian peserta didik terhadap keberlangsungan lingkungan
Di Indonesia, pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, beri...


