Javascript must be enabled to continue!
Adsorpsi Alkil Benzena Sulfonat Menggunakan Zeolit Termodifikasi Cetyltrimethylammonium
View through CrossRef
Dalam penelitian ini dilakukan modifikasi zeolit alam teraktivasi NH4Cl (H-Zeolit) dengan surfaktan CTAB (Cetyltrimethylammonium Bromide) berbagai konsentrasi yaitu sebesar 0,25 mM (ZMS-1), 1 mM (ZMS-2), dan 100 mM (ZMS-3) sebagai adsorben senyawa ABS (Alkil Benzena Sulfonat). Karakterisasi dilakukan terhadap H-Zeolit dan ZMS menggunakan spektrofotometer FTIR. Parameter utama dalam penelitian ini adalah variasi konsentrasi ABS (50, 75, dan 100 ppm) dan waktu kontak (15, 30, 45, 60, 75, dan 90 menit). Konsentrasi ABS yang teradsorpsi dianalisis dengan spektrofotometer UV-Vis menggunakan metode MBAS (Methylene Blue Active Substance). Hasil spektra FTIR zeolit alam termodifikasi surfaktan (ZMS) menunjukkan puncak pada bilangan gelombang 2931,80 cm-1; 2854,65 cm-1 dan 1404,18 cm-1 yang mengindikasikan keberadaan gugus CTAB pada zeolit. Konsentrasi maksimum dan waktu optimum ABS yang dapat dijerap oleh per 0,1 gram ZMS adalah 50 ppm dalam 25 mL pada waktu 60 menit dengan persen adsorpsi sebesar 84,04% untuk H-Zeolit ; 96,42% untuk ZMS-1; 96,48% untuk ZMS-2; dan 97,29% untuk ZMS-3. Performa ZMS cenderung meningkat dengan konsentrasi CTAB pada zeolit.
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: Adsorpsi Alkil Benzena Sulfonat Menggunakan Zeolit Termodifikasi Cetyltrimethylammonium
Description:
Dalam penelitian ini dilakukan modifikasi zeolit alam teraktivasi NH4Cl (H-Zeolit) dengan surfaktan CTAB (Cetyltrimethylammonium Bromide) berbagai konsentrasi yaitu sebesar 0,25 mM (ZMS-1), 1 mM (ZMS-2), dan 100 mM (ZMS-3) sebagai adsorben senyawa ABS (Alkil Benzena Sulfonat).
Karakterisasi dilakukan terhadap H-Zeolit dan ZMS menggunakan spektrofotometer FTIR.
Parameter utama dalam penelitian ini adalah variasi konsentrasi ABS (50, 75, dan 100 ppm) dan waktu kontak (15, 30, 45, 60, 75, dan 90 menit).
Konsentrasi ABS yang teradsorpsi dianalisis dengan spektrofotometer UV-Vis menggunakan metode MBAS (Methylene Blue Active Substance).
Hasil spektra FTIR zeolit alam termodifikasi surfaktan (ZMS) menunjukkan puncak pada bilangan gelombang 2931,80 cm-1; 2854,65 cm-1 dan 1404,18 cm-1 yang mengindikasikan keberadaan gugus CTAB pada zeolit.
Konsentrasi maksimum dan waktu optimum ABS yang dapat dijerap oleh per 0,1 gram ZMS adalah 50 ppm dalam 25 mL pada waktu 60 menit dengan persen adsorpsi sebesar 84,04% untuk H-Zeolit ; 96,42% untuk ZMS-1; 96,48% untuk ZMS-2; dan 97,29% untuk ZMS-3.
Performa ZMS cenderung meningkat dengan konsentrasi CTAB pada zeolit.
Related Results
ADSORPSI URANIUM TERLARUT OLEH KOMPOSIT AMMONIUM DIHYDROGEN PHOSPHATE/ZEOLIT
ADSORPSI URANIUM TERLARUT OLEH KOMPOSIT AMMONIUM DIHYDROGEN PHOSPHATE/ZEOLIT
Zeolit merupakan salah satu mineral aluminosilikat yang banyak dipelajari sebagai material penjerap untuk pengelolaan limbah cair. Mineral ini juga banyak dipelajari untuk pengelol...
AKTIVASI ZEOLIT ALAM SEBAGAI ADSORBEN PADA ALAT PENGERING BERSUHU RENDAH
AKTIVASI ZEOLIT ALAM SEBAGAI ADSORBEN PADA ALAT PENGERING BERSUHU RENDAH
ACTIVATION OF NATURAL ZEOLITE AS AN ADSORBENT FOR LOW TEMPERATURE DRYING SYSTEM. Drying is one process which is used in many industries, especially in food product. The process usu...
Uji Persamaan Langmuir dan Chapman pada Daya Serap Zeolit Alam Teraktivasi terhadap Logam Chrom
Uji Persamaan Langmuir dan Chapman pada Daya Serap Zeolit Alam Teraktivasi terhadap Logam Chrom
Aini, Syarifah. Wahyudi, Hari Dwi. 2018. UJI PERSAMAAN LANGMUIR DAN CHAPMAN PADA DAYA SERAP ZEOLIT ALAM TERAKTIVASI TERHADAP LOGAM CHROM. preprint Logam chrom termasuk limbah logam...
Aplikasi Zeolit Teraktivasi Asam Sebagai Purifikator Garam Aceh Timur
Aplikasi Zeolit Teraktivasi Asam Sebagai Purifikator Garam Aceh Timur
Garam adalah benda padatan berwarna putih berbentuk kristal yang merupakan kumpulan senyawa dengan bagian terbesar NaCl (> 80%) serta senyawa lainnya seperti kalsium sulfat (CaS...
Adsorpsi Ion Cr (III) Menggunakan Zeolit Alam Termodifikasi Dietanolamin
Adsorpsi Ion Cr (III) Menggunakan Zeolit Alam Termodifikasi Dietanolamin
Krom merupakan salah satu logam berat berbahaya yang bersifat polutan di lingkungan perairan sehingga keberadaannya harus ditangani dengan baik. Salah satu metode yang dapat diguna...
Adsorpsi Fenol dengan TiO2/zeolit artificial Berbahan Dasar Sekam Padi dan Limbah Kertas
Adsorpsi Fenol dengan TiO2/zeolit artificial Berbahan Dasar Sekam Padi dan Limbah Kertas
Industri menghasilkan limbah cair fenol yang mencemari lingkungan. Fenol merupakan senyawa organik berbahaya yang memiliki sifat toksisitas tinggi sehingga mengganggu ekosistem aku...
Karakteristik Sintesis Zeolit Dari Pemanfaatan Limbah Daun Nipah dan Alumunium Foil Bekas
Karakteristik Sintesis Zeolit Dari Pemanfaatan Limbah Daun Nipah dan Alumunium Foil Bekas
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik zeolit sintesis dari pemanfaatan limbah daun nipah (Nypa frutycans wurmb) dan alumunium foil bekas. Berdasarkan hasil uji FT...
APLIKASI LIGNOSELULOSA SULFONAT AMPAS TEBU UNTUK ADSORPSI ZAT WARNA TEKSTIL KATIONIK BASIC VIOLET 10
APLIKASI LIGNOSELULOSA SULFONAT AMPAS TEBU UNTUK ADSORPSI ZAT WARNA TEKSTIL KATIONIK BASIC VIOLET 10
<span>Telah dilakukan penelitian aplikasi lignoselulosa sulfonat ampas tebu untuk adsorpsi zat warna tekstil kationik basic violet 10. Lignoselulosa sulfonat disintesis dari ...

