Javascript must be enabled to continue!
RESPON PERTUMBUHAN RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum), SETARIA (Setaria spacelata), DAN BENGGALA (Panicum maximum) TERHADAP PERBEDAAN SALINITAS
View through CrossRef
Suatu penelitian telah dilakukan untuk mengetahui respon pertumbuhan tiga jenis rumput yaitu rumputgajah, setaria dan benggala terhadap perbedaan salinitas. Penelitian dilakukan selama 3 bulan, berlokasi diKompleks Perumahan Dosen UNIPA Amban Manokwari Papua Barat. Penelitian didesain dengan rancanganacak lengkap dalam pola petak terpisah 4 × 3. Sebagai petak utama adalah spesies rumput dan anak petakadalah salinitas berdasarkan media tanam. Petak utama (Sp) adalah spesies rumput yang terdiri dari:Panicum maximum (Sp2), Setaria spacelata (Sp3) dan Pennisetum purpureum (Sp1). Anak petak (M)adalah media tanam yaitu 100% tanah (control) (M0), 70% tanah + 30% pasir (M1), 50% tanah + 50%pasir (M2), dan 30% tanah + 70% pasir (M3). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa perbedaan salinitas memberikan pengaruh yang berbeda pada pertumbuhantanaman yaitu tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah anakan dari setiap spesies rumput. Media tanamyang memberikan respon terbaik adalah M1 (70% tanah + 30% pasir) dan spesies yang memberikan responpositif terhadap salinitas adalah rumput setaria (Sp3).Kata kunci: salinitas, rumput gajah, setaria, benggala
Title: RESPON PERTUMBUHAN RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum), SETARIA (Setaria spacelata), DAN BENGGALA (Panicum maximum) TERHADAP PERBEDAAN SALINITAS
Description:
Suatu penelitian telah dilakukan untuk mengetahui respon pertumbuhan tiga jenis rumput yaitu rumputgajah, setaria dan benggala terhadap perbedaan salinitas.
Penelitian dilakukan selama 3 bulan, berlokasi diKompleks Perumahan Dosen UNIPA Amban Manokwari Papua Barat.
Penelitian didesain dengan rancanganacak lengkap dalam pola petak terpisah 4 × 3.
Sebagai petak utama adalah spesies rumput dan anak petakadalah salinitas berdasarkan media tanam.
Petak utama (Sp) adalah spesies rumput yang terdiri dari:Panicum maximum (Sp2), Setaria spacelata (Sp3) dan Pennisetum purpureum (Sp1).
Anak petak (M)adalah media tanam yaitu 100% tanah (control) (M0), 70% tanah + 30% pasir (M1), 50% tanah + 50%pasir (M2), dan 30% tanah + 70% pasir (M3).
Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali.
Hasilpenelitian menunjukkan bahwa perbedaan salinitas memberikan pengaruh yang berbeda pada pertumbuhantanaman yaitu tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah anakan dari setiap spesies rumput.
Media tanamyang memberikan respon terbaik adalah M1 (70% tanah + 30% pasir) dan spesies yang memberikan responpositif terhadap salinitas adalah rumput setaria (Sp3).
Kata kunci: salinitas, rumput gajah, setaria, benggala.
Related Results
ANALISIS PERBANDINGAN MESIN PEMOTONG RUMPUT BADJA BG435 BAHAN BAKAR MINYAK DAN K-ONE ELEKTRIK
ANALISIS PERBANDINGAN MESIN PEMOTONG RUMPUT BADJA BG435 BAHAN BAKAR MINYAK DAN K-ONE ELEKTRIK
Pemotongan rumput merupakan suatu aktivitas yang penting dalam pemeliharaan rumput. Hal itu bertujuan agar hamparan rumput menjadi rapat dan merata. Oleh karena itulah ada baiknya ...
Palatabilité de onze fourrages tropicaux chez des cobayes (Cavia porcellus) de différents stades physiologiques au B
Palatabilité de onze fourrages tropicaux chez des cobayes (Cavia porcellus) de différents stades physiologiques au B
Évaluer la palatabilité de onze fourrages tropicaux chez les cobayes (Cavia porcellus). Des cobayes appartenant à deux stades physiologiques (jeunes et adultes) ont fait l’objet de...
Evaluasi Sebaran Salinitas Jaringan Irigasi Tambak Sei Teras Kalimantan Tengah
Evaluasi Sebaran Salinitas Jaringan Irigasi Tambak Sei Teras Kalimantan Tengah
Daerah Irigasi Tambak (DIT) Sei Teras dimanfaatkan untuk budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) dan termasuk area pengembangan food estate. Produktivitas DIT Sei Teras masih ...
KAJIAN KUALITAS AIR TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii; STUDI KASUS DI DESA TAPI-TAPI KEC. MAROBO SULAWESI TENGGARA
KAJIAN KUALITAS AIR TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii; STUDI KASUS DI DESA TAPI-TAPI KEC. MAROBO SULAWESI TENGGARA
E cottonii adalah jenis rumput laut yang sangat familiar dibudidayakan sebab memiliki nilai ekonomis tinggi dan memiliki potensi pengembangan yang cukup besar di Desa Tapi-Tapi Kec...
RESPON PERTUMBUHAN RUMPUT SETARIA (Setaria sphacelata) YANG DIBERI PUPUK KOTORAN SATWA KUSKUS PADA DEFOLIASI KEDUA
RESPON PERTUMBUHAN RUMPUT SETARIA (Setaria sphacelata) YANG DIBERI PUPUK KOTORAN SATWA KUSKUS PADA DEFOLIASI KEDUA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan rumput setaria (Setaria sphacelata)yang diberikan pupuk kotoran satwa kuskus asal penangkaran pada defoliasi kedua. Pen...
Seleção de plantas para fitorremediação de solos contaminados com picloram
Seleção de plantas para fitorremediação de solos contaminados com picloram
Uma das primeiras etapas quando se inicia um programa de fitorremediação de herbicidas é a avaliação da tolerância das espécies vegetais selecionadas ao respectivo contaminante. Re...
PERILAKU GAJAH DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN SAINS
PERILAKU GAJAH DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN SAINS
Gajah adalah mamalia besar dari famili Elephantidaedan ordo Proboscidea. Secara tradisional, terdapat dua spesies yang diakui, yaitu gajah afrika (Loxodonta africana) dan gajah asi...
Perancangan Penggerak Pada Robot Pemotong Rumput
Perancangan Penggerak Pada Robot Pemotong Rumput
<p><em>The use of robotics to cut grass has been widely used to make it easier and reduce the risk of danger from being hit by cutting blades. Robotic lawn mowers can r...

