Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Perbedaan Bentuk, Ukuran dan Jumlah Stomata Kangkung Air (Ipomoea aquatica Forsskal) dan Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir)

View through CrossRef
Bentuk stomata bervariasi dari segi bentuk dan kerapatan berdasarkan lingkungan tumbuhan itu sendiri. Bentuk stomata yang berbeda ini dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, habitat tanaman tersebut dan anatomi tanaman itu sendiri. Tujuan penelitian untuk mengetahui bentuk, ukuran dan jumlah stomata pada kangkung air dan kangkung darat. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan sampel kangkung air dan kangkung darat. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan sampling Insidental yaitu, penentuan sampel berdasarkan kebetulan. Data hasil penelitian diamati bentuk, ukuran panjang dan lebar serta dihitung jumlahnya pada tumbuhan kangkung air dan kangkung darat. Dari hasil penelitian, tumbuhan kangkung air memiliki jumlah stomata bagian atas lebih banyak daripada bagian bawah karena untuk meningkatkan laju fotosintesis. Sedangkan, pada kangkung darat jumlah stomata lebih banyak pada bagian bawah daun karena untuk meminimalisir terjadinya kehilangan air dan mengurangi penguapan. Serta memiliki ukuran yang berbeda-beda. Dengan demikian terdapat perbedaan ukuran dan jumlah stomata tumbuhan air dan tumbuhan darat
Title: Analisis Perbedaan Bentuk, Ukuran dan Jumlah Stomata Kangkung Air (Ipomoea aquatica Forsskal) dan Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir)
Description:
Bentuk stomata bervariasi dari segi bentuk dan kerapatan berdasarkan lingkungan tumbuhan itu sendiri.
Bentuk stomata yang berbeda ini dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, habitat tanaman tersebut dan anatomi tanaman itu sendiri.
Tujuan penelitian untuk mengetahui bentuk, ukuran dan jumlah stomata pada kangkung air dan kangkung darat.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan sampel kangkung air dan kangkung darat.
Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan sampling Insidental yaitu, penentuan sampel berdasarkan kebetulan.
Data hasil penelitian diamati bentuk, ukuran panjang dan lebar serta dihitung jumlahnya pada tumbuhan kangkung air dan kangkung darat.
Dari hasil penelitian, tumbuhan kangkung air memiliki jumlah stomata bagian atas lebih banyak daripada bagian bawah karena untuk meningkatkan laju fotosintesis.
Sedangkan, pada kangkung darat jumlah stomata lebih banyak pada bagian bawah daun karena untuk meminimalisir terjadinya kehilangan air dan mengurangi penguapan.
Serta memiliki ukuran yang berbeda-beda.
Dengan demikian terdapat perbedaan ukuran dan jumlah stomata tumbuhan air dan tumbuhan darat.

Related Results

Respon Pertumbuhan Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir) terhadap Pemberian Berbagai Dosis Pupuk Kascing
Respon Pertumbuhan Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir) terhadap Pemberian Berbagai Dosis Pupuk Kascing
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai dosis pupuk kascing terhadap pertumbuhan kangkung darat (Ipomoea reptans Poir). Penelitian ini dilakukan pada bulan Janu...
Potensi Pengembangan Agribisnis Tanaman Kangkung Darat di Desa Maranatha Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi
Potensi Pengembangan Agribisnis Tanaman Kangkung Darat di Desa Maranatha Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi
Latar Belakang: Komoditas sayuran menempati posisi strategis dalam ketahanan pangan khususnya dalam pembangunan pertanian di Desa Maranatha Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi, ...
Potensi Bahan Tambahan pada Pestisida Nabati Daun Pepaya Terhadap Hama dan Kerusakan Daun Kangkung Cabut (Ipomoea reptans Poir)
Potensi Bahan Tambahan pada Pestisida Nabati Daun Pepaya Terhadap Hama dan Kerusakan Daun Kangkung Cabut (Ipomoea reptans Poir)
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penambahan bawang putih, serai, dan daun sirsak dalam formulasi pestisida nabati berbahan dasar daun pepaya terhadap penurun...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Modulasi Neurotransmitter pada Gangguan Kognitif Hewan Coba dengan Nanoemulsi Ekstrak Ipomoea aquatica Forsk
Modulasi Neurotransmitter pada Gangguan Kognitif Hewan Coba dengan Nanoemulsi Ekstrak Ipomoea aquatica Forsk
Alzheimer's is a type of dementia characterized by a progressive decline in cognitive function, including all intellectual functions, causing a person to experience difficulties in...
Ipomoea aquatica Extract Shows Protective Action Against Thioacetamide-Induced Hepatotoxicity
Ipomoea aquatica Extract Shows Protective Action Against Thioacetamide-Induced Hepatotoxicity
In the Indian system of traditional medicine (Ayurveda) it is recommended to consume Ipomoea aquatica to mitigate disorders like jaundice. In this study, the protective effects of ...
Karakteristik Fisiologi Daun Aren Varietas Akel Toumuung
Karakteristik Fisiologi Daun Aren Varietas Akel Toumuung
<p><span style="font-size: medium;">ABSTRAK </span></p><p>Apabila ditinjau dari karakter fisiologi, tanaman aren memiliki karakter yang sangat berbeda...
A systematic comparison of eight new plastome sequences from Ipomoea L
A systematic comparison of eight new plastome sequences from Ipomoea L
Background Ipomoea is the largest genus in the family Convolvulaceae. The species in this genus have been widely us...

Back to Top