Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS MITIGASI RISIKO RANTAI PASOK PADA AGRIBISNIS BUDUDAYA MAGGOT DI SAUNG MAGGOT CIPEDUNG DENGAN METODE HOUSE OF RISK (HOR)
View through CrossRef
Agribisnis budidaya maggot merupakan peluang bisnis baru yang bernilai ekonomi tinggi. Namun dalam menjalankan usaha tersebut banyak risiko yang muncul, sehingga perlu mitigasi risiko agar bisnis tetap berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis risiko pada rantai pasok usaha agribisnis ternak maggot, dan memitigasi risiko-risko yang mungkin muncul di sepanjang rantai pasok usaha ternak maggot di Saung Maggot Cipedung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Lokasi penelitian ditetapkan secara sengaja (purposive), yaitu Saung Maggot Cipedung, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Data dianalisis mengikuti langkah-langkah analisis metode HOR, yang terdiri dari HOR fase pertama, dan HOR fase kedua. Berdasarkan hasil analisis terdapat beberapa agen risiko usaha agribisnis ternak maggot di Saung Magot Cipedung, yang dapat terjadi kembali dalam beberapa periode kemudian di antaranya populasi ternak yang dapat terkena hama (tikus, burung) dan penyakit (Jamur ematogen), Pihak ekspedisi yang tidak menerima pengiriman pengiriman produk berupa magot, dan padatnya populasi ternak pada kendang. Hasil perhitungan dengan menggunakan metode HOR didapatkan strategi penanganan yang dapat dilakukan oleh Saung Magot dalam mengurangi dampak atau kemungkinan dari agen risiko yaitu menambah jumlah kendang atau mengurangi risiko, melakukan penanganan hama dan penyakit, hingga melakukan negosiasi dengan ekspedisi dalam pengiriman produk. Pemilihan strategi tersebut dapat dilakukan sesuai dengan hasil ranking yang didapat dari perhitungan HOR. Adapun strategi yang paling utama atau disarankan untuk dilakukan terlebih dahulu oleh Saung Magot adalah menambah kendang atau mengurangi populasi ternak.
Title: ANALISIS MITIGASI RISIKO RANTAI PASOK PADA AGRIBISNIS BUDUDAYA MAGGOT DI SAUNG MAGGOT CIPEDUNG DENGAN METODE HOUSE OF RISK (HOR)
Description:
Agribisnis budidaya maggot merupakan peluang bisnis baru yang bernilai ekonomi tinggi.
Namun dalam menjalankan usaha tersebut banyak risiko yang muncul, sehingga perlu mitigasi risiko agar bisnis tetap berkelanjutan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis risiko pada rantai pasok usaha agribisnis ternak maggot, dan memitigasi risiko-risko yang mungkin muncul di sepanjang rantai pasok usaha ternak maggot di Saung Maggot Cipedung.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif.
Lokasi penelitian ditetapkan secara sengaja (purposive), yaitu Saung Maggot Cipedung, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Data dianalisis mengikuti langkah-langkah analisis metode HOR, yang terdiri dari HOR fase pertama, dan HOR fase kedua.
Berdasarkan hasil analisis terdapat beberapa agen risiko usaha agribisnis ternak maggot di Saung Magot Cipedung, yang dapat terjadi kembali dalam beberapa periode kemudian di antaranya populasi ternak yang dapat terkena hama (tikus, burung) dan penyakit (Jamur ematogen), Pihak ekspedisi yang tidak menerima pengiriman pengiriman produk berupa magot, dan padatnya populasi ternak pada kendang.
Hasil perhitungan dengan menggunakan metode HOR didapatkan strategi penanganan yang dapat dilakukan oleh Saung Magot dalam mengurangi dampak atau kemungkinan dari agen risiko yaitu menambah jumlah kendang atau mengurangi risiko, melakukan penanganan hama dan penyakit, hingga melakukan negosiasi dengan ekspedisi dalam pengiriman produk.
Pemilihan strategi tersebut dapat dilakukan sesuai dengan hasil ranking yang didapat dari perhitungan HOR.
Adapun strategi yang paling utama atau disarankan untuk dilakukan terlebih dahulu oleh Saung Magot adalah menambah kendang atau mengurangi populasi ternak.
Related Results
Usulan Aksi Mitigasi Risiko Rantai Pasok Produk Pancake Durian dengan Pendekatan House Of Risk (HOR) dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP)
Usulan Aksi Mitigasi Risiko Rantai Pasok Produk Pancake Durian dengan Pendekatan House Of Risk (HOR) dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP)
Besarnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pangan yang baik dan aman untuk dikonsumsi semakin menuntut para produsen makanan untuk lebih memperhatikan aspek keamanan pangan pad...
Pengukuran Kinerja Rantai Pasok Agroindustri Sirup Markisa Dengan Balance Scorecard di Provinsi Sumatera Utara
Pengukuran Kinerja Rantai Pasok Agroindustri Sirup Markisa Dengan Balance Scorecard di Provinsi Sumatera Utara
Rantai pasok markisa merupakan suatu konsep yang memiliki sistem pengaturan yang berkaitan dengan aliran produk, aliran informasi serta aliran keuangan dalam proses distribusi buah...
EVALUASI RISIKO PADA RANTAI PASOK INDUSTRI PENGOLAHAN KAYU
EVALUASI RISIKO PADA RANTAI PASOK INDUSTRI PENGOLAHAN KAYU
Every industrial player has the desire for the production process to run continuously so that the company's survival can be maintained. In business activities there ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Perancangan Aksi Mitigasi Risiko Halal Supply Chain pada IKM Sate Bandeng Menggunakan Metode House of Risk
Perancangan Aksi Mitigasi Risiko Halal Supply Chain pada IKM Sate Bandeng Menggunakan Metode House of Risk
Bagi umat Islam, kehalalan produk pangan merupakan hal yang penting. IKM Sate Bandeng yang berlokasi di Kota Serang Provinsi Banten mempunyai risiko terhadap kehalalan produk di se...
Manajemen Rantai Pasok Komoditas Ternak dan Daging Sapi
Manajemen Rantai Pasok Komoditas Ternak dan Daging Sapi
<p>Beef products demand keeps increasing and its domestic supply is insufficient. Domestic beef production to meet domestic demand is one of priorities in the 2015-2019 Strat...
ANALISIS KINERJA RANTAI PASOK AGROINDUSTRI APEL
ANALISIS KINERJA RANTAI PASOK AGROINDUSTRI APEL
Kinerja rantai pasok sangat dipengaruhi oleh dua hal, yaitu membagi informasi dan kemampuan kolaborasi. Membagi informasi memainkan peran penting dalam mendukung kemampuan kolabora...

