Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengukuran Kinerja Rantai Pasok Agroindustri Sirup Markisa Dengan Balance Scorecard di Provinsi Sumatera Utara

View through CrossRef
Rantai pasok markisa merupakan suatu konsep yang memiliki sistem pengaturan yang berkaitan dengan aliran produk, aliran informasi serta aliran keuangan dalam proses distribusi buah markisa. Pengukuran kinerja rantai pasok merupakan aktivitasaktivitas dalam rangka memenuhi permintaan pelanggan atau persentase dari aktivitas pemenuhan permintaan perusahaan kepada konsumennya. Secara umum pengukuran kinerja rantai pasok dilakukan untuk mengetahui kinerja rantai pasok dalam hal efisiensi biaya dan waktu operasi rantai pasok. Pengukuran ini dilakukan dengan terlebih dahulu menentukan indikator-indikator rantai pasok. Tujuan penelitian ini untuk merancang sistem pengukuran kinerja rantai pasok dengan menggunakan balance scorecard untuk mengidentifikasi kelemahan dan keunggulan dari sistem rantai pasok terkait melalui identifikasi indikatorindikator kunci (key performance indicators) kinerja rantai pasok agroindustri markisa. Metode penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik observasional deskriptif. Hasil penelitian menetapkan18 KPI yang relevan digunakan untuk mengukur kinerja rantai pasok agro industri markisa dengan menggunakan Balance Score Card dan pada Perspektif customer merupakan yang menjadi prioritas yang dibuktikan dari 3 KPI pada urutan tertinggi bobotnya masing-masing: 1) tingkat kepuasan pelanggan (C2) dengan bobot 0,1098, 2) peningkatan kualitas (C1) dengan bobot 0,0897 dan 3) tingkat ketertarikan pelanggan terhadap produk ramah lingkungan (C4) dengan bobot 0,0801 serta kinerja rantai pasok agroindustri markisa 4,3228 (cukup baik).   Passion fruit supply chain is a concept that has a regulatory system related to product flow, information flow and financial flow in the process of distribution of passion fruits. Supply chain performance measurement is activities in order to meet customer demand or a percentage of the company's demand fulfillment activities to consumers. In general, supply chain performance measurements are carried out to determine supply chain performance in terms of cost efficiency and supply chain operating time. This measurement is done by first determining the supply chain indicators. The purpose of this study was to design a supply chain performance measurement system using a balance scorecard to identify weaknesses and advantages of the related supply chain system through the identification of key performance indicators of the passion fruit agro-industry supply chain performance. This research method uses survey methods with descriptive observational techniques. The results determined 18 relevant KPIs were used to measure the performance of the passion fruit agro industry supply chain by using a Balance Score Card and the customer perspective was the priority as evidenced by 3 KPIs in the highest order of their respective weights: 1) the level of customer satisfaction (C2) with weight 0.1098, 2) quality improvement (C1) with a weight of 0.0897 and 3) level of customer interest in environmentally friendly products (C4) with a weight of 0.0801 and the performance of the passion fruit agro-industry supply chain 4.3228 (good enough). 
Title: Pengukuran Kinerja Rantai Pasok Agroindustri Sirup Markisa Dengan Balance Scorecard di Provinsi Sumatera Utara
Description:
Rantai pasok markisa merupakan suatu konsep yang memiliki sistem pengaturan yang berkaitan dengan aliran produk, aliran informasi serta aliran keuangan dalam proses distribusi buah markisa.
Pengukuran kinerja rantai pasok merupakan aktivitasaktivitas dalam rangka memenuhi permintaan pelanggan atau persentase dari aktivitas pemenuhan permintaan perusahaan kepada konsumennya.
Secara umum pengukuran kinerja rantai pasok dilakukan untuk mengetahui kinerja rantai pasok dalam hal efisiensi biaya dan waktu operasi rantai pasok.
Pengukuran ini dilakukan dengan terlebih dahulu menentukan indikator-indikator rantai pasok.
Tujuan penelitian ini untuk merancang sistem pengukuran kinerja rantai pasok dengan menggunakan balance scorecard untuk mengidentifikasi kelemahan dan keunggulan dari sistem rantai pasok terkait melalui identifikasi indikatorindikator kunci (key performance indicators) kinerja rantai pasok agroindustri markisa.
Metode penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik observasional deskriptif.
Hasil penelitian menetapkan18 KPI yang relevan digunakan untuk mengukur kinerja rantai pasok agro industri markisa dengan menggunakan Balance Score Card dan pada Perspektif customer merupakan yang menjadi prioritas yang dibuktikan dari 3 KPI pada urutan tertinggi bobotnya masing-masing: 1) tingkat kepuasan pelanggan (C2) dengan bobot 0,1098, 2) peningkatan kualitas (C1) dengan bobot 0,0897 dan 3) tingkat ketertarikan pelanggan terhadap produk ramah lingkungan (C4) dengan bobot 0,0801 serta kinerja rantai pasok agroindustri markisa 4,3228 (cukup baik).
  Passion fruit supply chain is a concept that has a regulatory system related to product flow, information flow and financial flow in the process of distribution of passion fruits.
Supply chain performance measurement is activities in order to meet customer demand or a percentage of the company's demand fulfillment activities to consumers.
In general, supply chain performance measurements are carried out to determine supply chain performance in terms of cost efficiency and supply chain operating time.
This measurement is done by first determining the supply chain indicators.
The purpose of this study was to design a supply chain performance measurement system using a balance scorecard to identify weaknesses and advantages of the related supply chain system through the identification of key performance indicators of the passion fruit agro-industry supply chain performance.
This research method uses survey methods with descriptive observational techniques.
The results determined 18 relevant KPIs were used to measure the performance of the passion fruit agro industry supply chain by using a Balance Score Card and the customer perspective was the priority as evidenced by 3 KPIs in the highest order of their respective weights: 1) the level of customer satisfaction (C2) with weight 0.
1098, 2) quality improvement (C1) with a weight of 0.
0897 and 3) level of customer interest in environmentally friendly products (C4) with a weight of 0.
0801 and the performance of the passion fruit agro-industry supply chain 4.
3228 (good enough).
 .

Related Results

Model Penilaian Kinerja Rantai Pasok Hijau Agroindustri Potato Chips
Model Penilaian Kinerja Rantai Pasok Hijau Agroindustri Potato Chips
The speed and accuracy of fulfilling potato needs in the potato processing industry are needed to anticipate consumer demand. This condition is influenced by the performance of sup...
ANALISIS KINERJA RANTAI PASOK AGROINDUSTRI APEL
ANALISIS KINERJA RANTAI PASOK AGROINDUSTRI APEL
Kinerja rantai pasok sangat dipengaruhi oleh dua hal, yaitu membagi informasi dan kemampuan kolaborasi. Membagi informasi memainkan peran penting dalam mendukung kemampuan kolabora...
Manajemen Rantai Pasok Komoditas Ternak dan Daging Sapi
Manajemen Rantai Pasok Komoditas Ternak dan Daging Sapi
<p>Beef products demand keeps increasing and its domestic supply is insufficient. Domestic beef production to meet domestic demand is one of priorities in the 2015-2019 Strat...
LITERRATURE REVIEW: MANAJEMEN RANTAI PASOK AGROINDUSTRI RUMPUT LAUT
LITERRATURE REVIEW: MANAJEMEN RANTAI PASOK AGROINDUSTRI RUMPUT LAUT
Rantai pasok agroindustri memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan rantai pasok lainnya. Pertanian rumput laut berkembang cepat terutama pada industri makanan yang m...
Adopsi Model SCOR dan Penerapan SHERPA di Industri Batik Sumatera Utara
Adopsi Model SCOR dan Penerapan SHERPA di Industri Batik Sumatera Utara
Perkembanganindustri batik tidaklagihanya di PulauJawa, melainkansudahmeluaskePulau Sumatera, khususnyadaerah Sumatera Utara. Batik Sumatera Utara hadir dengan beragam motif etnik ...
Pengukuran Kinerja Supply Chain Management UKM Mina Indo Sejahtera dengan Model SCOR dan Perbandingan Berpasangan
Pengukuran Kinerja Supply Chain Management UKM Mina Indo Sejahtera dengan Model SCOR dan Perbandingan Berpasangan
Intisari— UKM Mina Indo Sejahtera merupakan UKM yang menjual produk frozen food yang praktis dan menyehatkan karena pengolahan produk dilakukan tanpa menggunakan penyedap rasa, tan...
JARINGAN RANTAI PASOK KOPI BIJI
JARINGAN RANTAI PASOK KOPI BIJI
Agribisnis kopi di Indonesia berkembang pesat dalam 5 tahun terakhir. Komoditas ini memiliki potensi besar untuk berkontribusi signifikan dalam program pemulihan ekonomi nasional (...

Back to Top