Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Gejala Sick Building Syndrome (SBS)

View through CrossRef
Abstrak Latar Belakang: Sick Building Syndrome (SBS) merupakan kumpulan gejala yang dirasakan oleh orang-orang yang berada di dalam gedung. Manusia menghabiskan 70-80% waktunya di dalam ruangan, hal tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti kelelahan dan berdampak pada efektifitas pada pekerjaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pendingin ruangan atau AC, ventilasi, pencahayaan, suhu, kelembaban, bising, umur, jenis kelamin, psikososial dan masa kerja dengan SBS. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan Studi Literature Review. Penelitian dilakukan dengan cara penelusuran data dengan topik faktor-faktor yang berhubungan dengan sick building syndrome seperti pencahayaan dan suhu. Penelusuran dilakukan melalui Google Scholar tahun 2013 – 2020. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa AC, ventilasi, psikososial, pencahayaan, suhu, kelembaban dan kebisingan, umur dan jenis kelamin, serta masa kerja merupakan faktor-faktor yang berhubungan secara signifikan dengan Sick building syndrome. Kesimpula: hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara SBS dengan pendingin ruangan atau AC, ventilasi, pencahayaan, suhu, kelembaban, bising, umur, jenis kelamin, psikososial dan masa kerja. Saran pekerja melakukan olahraga secara teratur dan tidak melakukan pekerjaan yang berlebihan. Instansi terkait melakukan pemeriksaan dan perawatan secara rutin peralatan dan perlengkapan kerja. Factors Related to Sick Building Syndrome (SBS) Abstract Background: Sick Building Syndrome (SBS) is a collection of symptoms felt by people living in a building. Indoors, people spend 70-80 per cent of their time, this can cause health issues like fatigue and affect productivity in the workplace. The purpose is determine whether a relationship exists between air conditioners, ventilation, lighting, temperature, humidity, noise, age, gender, psychosocial and work period with sick building syndrome. Methods: This Study is a literature review study. The study that tracks data of factors related to sick building syndrome like lighting and temperature. The data tracking with Google Scholar published in 2013-2020. Result: The results showed that air conditioning, ventilation, psychosocial conditions, lighting, temperature, humidity and noise, age and sex, and years of service were all factors that were significantly associated with Sick Building Syndrome. Conclusion: The study showed a relationship between air conditioners, ventilation, lighting, temperature, humidity, noise, age, sex, psycho-social and work period with sick building syndrome. Reccomended to workers do daily exercise and do not unnecessary work. Routine inspection and repair of equipment and materials for work is carried out by the company.
Title: Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Gejala Sick Building Syndrome (SBS)
Description:
Abstrak Latar Belakang: Sick Building Syndrome (SBS) merupakan kumpulan gejala yang dirasakan oleh orang-orang yang berada di dalam gedung.
Manusia menghabiskan 70-80% waktunya di dalam ruangan, hal tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti kelelahan dan berdampak pada efektifitas pada pekerjaan.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pendingin ruangan atau AC, ventilasi, pencahayaan, suhu, kelembaban, bising, umur, jenis kelamin, psikososial dan masa kerja dengan SBS.
Metode: Penelitian ini dilakukan dengan Studi Literature Review.
Penelitian dilakukan dengan cara penelusuran data dengan topik faktor-faktor yang berhubungan dengan sick building syndrome seperti pencahayaan dan suhu.
Penelusuran dilakukan melalui Google Scholar tahun 2013 – 2020.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa AC, ventilasi, psikososial, pencahayaan, suhu, kelembaban dan kebisingan, umur dan jenis kelamin, serta masa kerja merupakan faktor-faktor yang berhubungan secara signifikan dengan Sick building syndrome.
Kesimpula: hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara SBS dengan pendingin ruangan atau AC, ventilasi, pencahayaan, suhu, kelembaban, bising, umur, jenis kelamin, psikososial dan masa kerja.
Saran pekerja melakukan olahraga secara teratur dan tidak melakukan pekerjaan yang berlebihan.
Instansi terkait melakukan pemeriksaan dan perawatan secara rutin peralatan dan perlengkapan kerja.
Factors Related to Sick Building Syndrome (SBS) Abstract Background: Sick Building Syndrome (SBS) is a collection of symptoms felt by people living in a building.
Indoors, people spend 70-80 per cent of their time, this can cause health issues like fatigue and affect productivity in the workplace.
The purpose is determine whether a relationship exists between air conditioners, ventilation, lighting, temperature, humidity, noise, age, gender, psychosocial and work period with sick building syndrome.
Methods: This Study is a literature review study.
The study that tracks data of factors related to sick building syndrome like lighting and temperature.
The data tracking with Google Scholar published in 2013-2020.
Result: The results showed that air conditioning, ventilation, psychosocial conditions, lighting, temperature, humidity and noise, age and sex, and years of service were all factors that were significantly associated with Sick Building Syndrome.
Conclusion: The study showed a relationship between air conditioners, ventilation, lighting, temperature, humidity, noise, age, sex, psycho-social and work period with sick building syndrome.
Reccomended to workers do daily exercise and do not unnecessary work.
Routine inspection and repair of equipment and materials for work is carried out by the company.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO  Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
HUBUNGAN GEJALA PRAMENSTRUASI DENGAN GEJALA AWAL KEHAMILAN
HUBUNGAN GEJALA PRAMENSTRUASI DENGAN GEJALA AWAL KEHAMILAN
Setiap fase reproduksi ditandai dengan perubahan neuroendokrin dan psikososial. Gejala pramenstruasi yaitu keluhan yang muncul sebelum menstruasi dan terjadi 7-10 hari menjelang me...
A Review on Sick Building Syndrome (SBS)
A Review on Sick Building Syndrome (SBS)
Sick building syndrome (SBS) constitutes a group of symptoms that occur in a building affecting occupants, but disappear mostly after leaving the building. Sometimes biological asp...
BEBERAPA GEJALA BAHASA DALAM BAHASA INDONESIA
BEBERAPA GEJALA BAHASA DALAM BAHASA INDONESIA
Bahasa adalah alat komunikasi yang memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Penguasaan terhadap suatu bahasa bukanlah merupakan warisan atau turunan melainkan sesuatu yang...
Working Conditions and Sick Building Syndrome among Health Care Workers in Vietnam
Working Conditions and Sick Building Syndrome among Health Care Workers in Vietnam
Background: Little is known about risk factors for sick building symptoms (SBS) among health care workers (HCWs) who often face the workload, exposure to chemicals, and biological ...

Back to Top