Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Anak Usia Sekolah Dengan Epilepsi Di Pekanbaru

View through CrossRef
Pendahuluan: Epilepsi merupakan gangguan neurologis kronis yang dapat menurunkan kualitas hidup anak pada aspek fisik, psikologis, sosial, dan pendidikan. Faktor klinis serta sosial keluarga berperan penting terhadap kualitas hidup anak dengan epilepsi. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup anak usia sekolah dengan epilepsi di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Metode: penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 60 anak usia 7–12 tahun yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner kualitas hidup dan karakteristik responden. Analisis yang digunakan yaitu univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman untuk variabel numerik dan uji Chi-Square untuk variabel kategorik. Karena sebagian tabel tidak memenuhi asumsi uji Chi-Square (expected count > 20%), maka digunakan uji alternatif Fisher’s Exact. Hasil: analisis univariat menunjukkan mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki (65%) dengan kategori kualitas hidup terbanyak adalah sedang (71,7%), diikuti tinggi (16,7%) dan rendah (11,7%). Uji Spearman menunjukkan hubungan signifikan antara frekuensi kejang dengan kualitas hidup, sedangkan usia dan lama mengalami epilepsi tidak signifikan. Uji Fisher’s Exact menunjukkan hubungan signifikan antara kualitas hidup dengan pendapatan orang tua dan pendidikan orang tua, sedangkan jenis kelamin tidak signifikan. Kesimpulan: terdapat hubungan antara frekuensi kejang, pendapatan orang tua, dan pendidikan orang tua dengan kualitas hidup anak usia sekolah dengan epilepsi.
Title: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Anak Usia Sekolah Dengan Epilepsi Di Pekanbaru
Description:
Pendahuluan: Epilepsi merupakan gangguan neurologis kronis yang dapat menurunkan kualitas hidup anak pada aspek fisik, psikologis, sosial, dan pendidikan.
Faktor klinis serta sosial keluarga berperan penting terhadap kualitas hidup anak dengan epilepsi.
Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup anak usia sekolah dengan epilepsi di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.
Metode: penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional.
Sampel berjumlah 60 anak usia 7–12 tahun yang dipilih menggunakan purposive sampling.
Instrumen penelitian berupa kuesioner kualitas hidup dan karakteristik responden.
Analisis yang digunakan yaitu univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman untuk variabel numerik dan uji Chi-Square untuk variabel kategorik.
Karena sebagian tabel tidak memenuhi asumsi uji Chi-Square (expected count > 20%), maka digunakan uji alternatif Fisher’s Exact.
Hasil: analisis univariat menunjukkan mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki (65%) dengan kategori kualitas hidup terbanyak adalah sedang (71,7%), diikuti tinggi (16,7%) dan rendah (11,7%).
Uji Spearman menunjukkan hubungan signifikan antara frekuensi kejang dengan kualitas hidup, sedangkan usia dan lama mengalami epilepsi tidak signifikan.
Uji Fisher’s Exact menunjukkan hubungan signifikan antara kualitas hidup dengan pendapatan orang tua dan pendidikan orang tua, sedangkan jenis kelamin tidak signifikan.
Kesimpulan: terdapat hubungan antara frekuensi kejang, pendapatan orang tua, dan pendidikan orang tua dengan kualitas hidup anak usia sekolah dengan epilepsi.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Gangguan Perilaku pada Anak Epilepsi
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Gangguan Perilaku pada Anak Epilepsi
Latar belakang. Anak epilepsi memiliki prevalensi gangguan perilaku yang tinggi dan dapat menyebabkandampak psikososial. Sejauh ini, di Indonesia, belum ditemukan studi yang meneli...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
PENGARUH FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN USIA TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN EPILEPSI
PENGARUH FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN USIA TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN EPILEPSI
Pendahuluan: Epilepsi merupakan penyakit neurologis yang mempengaruhi kualitas hidup penderitanya. Hanya ada sedikit penelitian tentang kualitas hidup pasien epilepsi di Indonesia....
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Profil penyandang epilepsi di Poliklinik Saraf RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado periode Juli 2015 – Juni 2016
Profil penyandang epilepsi di Poliklinik Saraf RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado periode Juli 2015 – Juni 2016
Abstract: Epilepsy is one of the most common neurological diseases that can be complicated due to behavioral, cognitive, and mental disorders. Approximately 50 million people curre...
MANAJEMEN BANGKITAN EPILEPSI: LITERATURE REVIEW
MANAJEMEN BANGKITAN EPILEPSI: LITERATURE REVIEW
Pendahuluan: Epilepsi merupakan kejadian sementara dari tanda-tanda atau gejala yang disebabkan oleh aktivitas neuronal yang berlebihan atau sinkron yang abnormal di otak. Adanya e...
Analisis Livelihood Street Children Dalam Penanggulangan Anak Jalanan Di Kota Pekanbaru
Analisis Livelihood Street Children Dalam Penanggulangan Anak Jalanan Di Kota Pekanbaru
Anak jalanan ini menjadi fenomena yang sangat di perhatikan karena hak-hak anak masih belum sepenuhnya terwujud. Anak-anak jalanan yang seharusnya bersekolah, mendapatkan pendidika...

Back to Top