Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penurunan kadar gula darah pasien Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 dengan senam kaki DM: Studi Kasus

View through CrossRef
Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis ditandai dengan kondisi peningkatan kadar gula darah (hiperglikemi) yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Kondisi hyperlikemia kronis pada penderita DM menyebabkan komplikasi yang mengenai hampir setiap sistim organ, salah satunya aterosklerotik seperti masalah berupa hilang sensasi dan dapat meningkatkan risiko seperti ulkus, infeksi dan gangrene yang mrnyrbabakan kaki diabetic dan dapat berakhir pada ampuasi. Latihan fisik pada pasien Diabetes Melllitus (DM) tipe 2, berperan untuk mengatur dan mengendalikan kadar gula darah. Salah satu latihan fisik yang penting untuk pengendalian kadar gula darah adalah senam kaki diabetes. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui penurunan glukosa darah sewaktu (GDS) pada pasien DM tipe 2 setelah dilakukan senam kaki DM. Metode yang digunakan yaitu desain deskriptif pendekatan asuhan keperawatan menggunakan senam kaki DM pada pasien ketidakstabilan kadar glukosa darah. Subjek studi kasus ini adalah pasien DM tipe 2 sebanyak 3 orang. Subjek studi diberikan senam kaki DM selama 6 kali dengan durasi senam selama 30 menit setiap sesi, yang diikuti dengan pemeriksaan GDS sebelum dan setelah senam kaki menggunakan alat glucometer sebelum dan sesudah senak kaki DM. Hasil studi kasus menunjukan adanya penurunan rerata GDS setelah dilakukan terapi senam kaki DM. Ketiga subyek studi secara keseluruhan mengalami penurunan rata-rata GDS sebesar 37,6 mg/dl. Terapi senam kaki DM mampu menurunkan GDS pada pasien DM tipe 2. Perawat diharapkan mampu mengajarkan senam kaki DM pada pasien DM untuk menurunkan kadar gula darah.
Title: Penurunan kadar gula darah pasien Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 dengan senam kaki DM: Studi Kasus
Description:
Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis ditandai dengan kondisi peningkatan kadar gula darah (hiperglikemi) yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi.
Kondisi hyperlikemia kronis pada penderita DM menyebabkan komplikasi yang mengenai hampir setiap sistim organ, salah satunya aterosklerotik seperti masalah berupa hilang sensasi dan dapat meningkatkan risiko seperti ulkus, infeksi dan gangrene yang mrnyrbabakan kaki diabetic dan dapat berakhir pada ampuasi.
Latihan fisik pada pasien Diabetes Melllitus (DM) tipe 2, berperan untuk mengatur dan mengendalikan kadar gula darah.
Salah satu latihan fisik yang penting untuk pengendalian kadar gula darah adalah senam kaki diabetes.
Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui penurunan glukosa darah sewaktu (GDS) pada pasien DM tipe 2 setelah dilakukan senam kaki DM.
Metode yang digunakan yaitu desain deskriptif pendekatan asuhan keperawatan menggunakan senam kaki DM pada pasien ketidakstabilan kadar glukosa darah.
Subjek studi kasus ini adalah pasien DM tipe 2 sebanyak 3 orang.
Subjek studi diberikan senam kaki DM selama 6 kali dengan durasi senam selama 30 menit setiap sesi, yang diikuti dengan pemeriksaan GDS sebelum dan setelah senam kaki menggunakan alat glucometer sebelum dan sesudah senak kaki DM.
Hasil studi kasus menunjukan adanya penurunan rerata GDS setelah dilakukan terapi senam kaki DM.
Ketiga subyek studi secara keseluruhan mengalami penurunan rata-rata GDS sebesar 37,6 mg/dl.
Terapi senam kaki DM mampu menurunkan GDS pada pasien DM tipe 2.
Perawat diharapkan mampu mengajarkan senam kaki DM pada pasien DM untuk menurunkan kadar gula darah.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PERBANDINGAN SENSITIFITAS KAKI ANTARA SENAM KAKI MENGGUNAKAN KORAN DAN KELERENG PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II
PERBANDINGAN SENSITIFITAS KAKI ANTARA SENAM KAKI MENGGUNAKAN KORAN DAN KELERENG PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II
ABSTRACT   Diabetic foot exercise aims to help improving blood circulation, strengthen the small muscles of the feet and prevent foot deformities. Reduced sensitivity o...
PENURUNAN KADAR GULA DARAH DAN RESIKO ULKUS PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN SENAM KAKI DIABETES
PENURUNAN KADAR GULA DARAH DAN RESIKO ULKUS PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN SENAM KAKI DIABETES
ABSTRAKDiabetes mellitus adalah suatu penyakit dengan peningkatan glukosa darah di atas normal. Indonesia merupakan negara menempati urutan ke 7 dengan penderita diabetes mellitus ...
Pengaruh Senam Kaki Diabetes Dan Diet Rendah Gula Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus
Pengaruh Senam Kaki Diabetes Dan Diet Rendah Gula Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah melebihi batas normal, yaitu ≥200 mg/dl untuk glukosa sewaktu atau ≥126 mg/dl untuk gl...
Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Gula tergolong karbohidrat sederhana karena dapat larut dalam air dan langsung diserap oleh tubuh untuk diubah menjadi energi. Jenis gula yang digunakan pada penelitian ini yaitu g...
Pengaruh Program Diabetes Self Management Education (DSME) Berbasis Keluarga terhadap Penurunan Kadar Gula Darah di Bekasi
Pengaruh Program Diabetes Self Management Education (DSME) Berbasis Keluarga terhadap Penurunan Kadar Gula Darah di Bekasi
Diabetes Self Management Education merupakan suatu proses berkelanjutan yang dilakukan untuk memfasilitasi pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan pasien Diabetes Melitus. Penelit...

Back to Top