Javascript must be enabled to continue!
Analisis Peran Unit Kerja Underwriting, Reasuransi, dan Klaim Dalam Pengelolaan Risiko Asuransi di PT Ahap
View through CrossRef
Kinerja pengelolaan risiko asuransi sangat menentukan kemampuan perusahaan asuransi dalam menciptakan dan mempertahankan hasil underwriting sebagai nilai utama perusahaan. Permasalahan yang dihadapi dalam praktiknya adalah bahwa kegiatan pengelolaan risiko masih berjalan secara fungsional pada masing-masing unit teknis, sehingga koordinasi dan integrasi dalam proses penciptaan serta perlindungan hasil underwriting dapat terus ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran unit kerja underwriting, reasuransi, dan klaim dalam pengelolaan risiko asuransi di PT AHAP. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen perusahaan untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif mengenai pelaksanaan pengelolaan risiko di masing-masing unit kerja teknis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit kerja underwriting berperan dalam menciptakan hasil underwriting melalui seleksi risiko, penilaian kelayakan calon tertanggung, dan penetapan premi dengan prinsip kehati-hatian. Unit kerja reasuransi berfungsi melindungi hasil underwriting dengan mengendalikan eksposur risiko melalui pengalihan sebagian pertanggungan kepada reasuradur. Unit kerja klaim berperan dalam penyelesaian klaim serta memberikan umpan balik terhadap kebijakan underwriting dan reasuransi. Keterkaitan ketiga unit kerja tersebut membentuk siklus yang berkesinambungan dalam menciptakan dan melindungi hasil underwriting sebagai nilai perusahaan asuransi. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan risiko asuransi di PT AHAP telah berjalan sesuai dengan fungsi masing-masing unit kerja dan dapat lebih ditingkatkan melalui penguatan koordinasi antarunit agar sistem manajemen risiko perusahaan berfungsi lebih efektif secara menyeluruh. Rekomendasi penelitian ini menekankan perlunya pengembangan sistem manajemen risiko yang terstruktur dan terintegrasi antarunit teknis untuk mendukung pencapaian hasil underwriting yang berkelanjutan.
CV. Syntax Corporation Indonesia
Title: Analisis Peran Unit Kerja Underwriting, Reasuransi, dan Klaim Dalam Pengelolaan Risiko Asuransi di PT Ahap
Description:
Kinerja pengelolaan risiko asuransi sangat menentukan kemampuan perusahaan asuransi dalam menciptakan dan mempertahankan hasil underwriting sebagai nilai utama perusahaan.
Permasalahan yang dihadapi dalam praktiknya adalah bahwa kegiatan pengelolaan risiko masih berjalan secara fungsional pada masing-masing unit teknis, sehingga koordinasi dan integrasi dalam proses penciptaan serta perlindungan hasil underwriting dapat terus ditingkatkan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran unit kerja underwriting, reasuransi, dan klaim dalam pengelolaan risiko asuransi di PT AHAP.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus.
Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen perusahaan untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif mengenai pelaksanaan pengelolaan risiko di masing-masing unit kerja teknis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit kerja underwriting berperan dalam menciptakan hasil underwriting melalui seleksi risiko, penilaian kelayakan calon tertanggung, dan penetapan premi dengan prinsip kehati-hatian.
Unit kerja reasuransi berfungsi melindungi hasil underwriting dengan mengendalikan eksposur risiko melalui pengalihan sebagian pertanggungan kepada reasuradur.
Unit kerja klaim berperan dalam penyelesaian klaim serta memberikan umpan balik terhadap kebijakan underwriting dan reasuransi.
Keterkaitan ketiga unit kerja tersebut membentuk siklus yang berkesinambungan dalam menciptakan dan melindungi hasil underwriting sebagai nilai perusahaan asuransi.
Simpulan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan risiko asuransi di PT AHAP telah berjalan sesuai dengan fungsi masing-masing unit kerja dan dapat lebih ditingkatkan melalui penguatan koordinasi antarunit agar sistem manajemen risiko perusahaan berfungsi lebih efektif secara menyeluruh.
Rekomendasi penelitian ini menekankan perlunya pengembangan sistem manajemen risiko yang terstruktur dan terintegrasi antarunit teknis untuk mendukung pencapaian hasil underwriting yang berkelanjutan.
Related Results
ANALISIS PERBEDAAN ANTARA ASURANSI SYARIAH DENGAN ASURANSI KONVENSIONAL
ANALISIS PERBEDAAN ANTARA ASURANSI SYARIAH DENGAN ASURANSI KONVENSIONAL
Asuransi telah menjadi komponen integral dalam sistem keuangan global dan penggunaannya semakin meluas di berbagai sektor. Terdapat dua macam asuransi, yaitu asuransi konvensional ...
Tinjauan Faktor Penyebab Dikembalikannya Berkas Klaim BPJS Pasien Rawat Inap di RSUD Raden Mattaher Jambi
Tinjauan Faktor Penyebab Dikembalikannya Berkas Klaim BPJS Pasien Rawat Inap di RSUD Raden Mattaher Jambi
Pendahuluan: Jaminan kesehatan nasional (JKN) dalam pemeliharaan kesehatan masyarakat menunjuk BPJS kesehatan sebagai penyelenggara pembayaran program jaminan kesehatan. Dalam pela...
Pemodelan Distribusi Poisson-Sujatha pada Data Frekuensi Klaim Asuransi Kendaraan Bermotor di Indonesia
Pemodelan Distribusi Poisson-Sujatha pada Data Frekuensi Klaim Asuransi Kendaraan Bermotor di Indonesia
Abstract. Insurance is an agreement between two or more parties where the insurer promises to the insured by receiving a premium to compensate the insured against loss, damage or l...
Penyebab Klaim BPJS Pasien Kemoterapi RSI Sultan Agung Triwulan II
Penyebab Klaim BPJS Pasien Kemoterapi RSI Sultan Agung Triwulan II
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya pending klaim BPJS pada pasien kemoterapi yang berdampak pada keterlambatan pembayaran serta mengganggu arus kas rumah sakit. Penelit...
Implementasi Asuransi Syari’ah Berbasis Multi Level Marketing (MLM) dalam Perspektif Maqashid Syari’ah Jasser Auda
Implementasi Asuransi Syari’ah Berbasis Multi Level Marketing (MLM) dalam Perspektif Maqashid Syari’ah Jasser Auda
Fokus topik artikel ini adalah pada aspek filosofis Hukum Islam dalam praktik asuransi syariah berbasis Multi Level Marketing (MLM) dari sudut pandang Maqasid Al-Syari'ah Jasser Au...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PELANGGARAN INDEMNITAS DALAM PENYELESAIAN KLAIM ASURANSI GEMPA BUMI ANTARA P.T. AHAP DENGAN P.T. CHIS
PELANGGARAN INDEMNITAS DALAM PENYELESAIAN KLAIM ASURANSI GEMPA BUMI ANTARA P.T. AHAP DENGAN P.T. CHIS
Pada tahun 2006 P.T CHIS mengasuransikan gedung sekolahnya dan terakhir diperpanjang dengan polis no.07.13.10.08.171.00049 tanggal 15 Agustus 2011. Pada tanggal 13 Oktober 2011 ged...

