Javascript must be enabled to continue!
GLOBALISASI PEMIKIRAN KEAGAMAAN MUHAMMADIYAH
View through CrossRef
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memahami globalisasi sebagai media pemikiran keagamaanMuhammadiyah dan untuk menggambarkan bentuk pemikiran keagamaan Muhammadiyah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan ubjek penelitian organisasi persyarikatan Muhammadiyah, menggunakan Intrumen dokumen dan wawancara. Metode analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data bahwa agama merupakan rahmat dan meliputi seluruh aspek kehidupan dan Globalisasi sebagai realitas sosial semakin berkembang pesat didukung dengan teknologi informasi khususnya internet sehingga batas Negara dan waktu terasa pudar. Masyarakat Indonesia sebagai penduduk muslim mayoritas memiliki peranan sosial yang dalam memberikan pandangan baru terhadap tatanan keislaman dunia. Hal ini dikarenakan keislaman Indonesia menarik yakni moderat, dan demokratis yang diwakili oleh ormas keagamaan Muhammadiyah dan NU. Artikel ini ingin mengkaji konsep internalisasi pemikiran keagamaan Muhammadiyah dengan bersinergi dengan globalisasi sebagai wakil ormas yang moderat, respon terhadap wajah islam dunia mainstream di Timur Tengah. dan peengenalaan keislaman kepada dunia The purpose of this study was aim to understand globalization as a medium of Muhammadiyah religious thought and to describe the form of Muhammadiyah religious thought. This research used descriptive qualitative with subject the Muhammadiyah organization and use instruments were documents and interviews. Data analysis methods used data collection, data reduction, presentation, and drawing conclusions. Based on the results of data analysis, religion is a blessing and covers all aspects of life and globalization as a social reality is growing rapidly, supported by information technology, especially the internet, so that the boundaries of the state and time were felt to be faded. Indonesian society, as the majority Muslim population, indirectly has a social role in providing a new perspective on the world Islamic order. This is because Indonesian Islam is attractive, namely moderate and democratic, represented by the religious mass organizations Muhammadiyah and NU. The writing of this article aims to examine the concept of internalizing Muhammadiyah religious thought by synergizing with globalization as a representative of moderate mass organizations, as a response to the face of Islam in the mainstream world in the Middle East and recognition Islam to the world.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memahami globalisasi sebagai media pemikiran keagamaanMuhammadiyah dan untuk menggambarkan bentuk pemikiran keagamaan Muhammadiyah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan ubjek penelitian organisasi persyarikatan Muhammadiyah, menggunakan Intrumen dokumen dan wawancara. Metode analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data bahwa agama merupakan rahmat dan meliputi seluruh aspek kehidupan dan Globalisasi sebagai realitas sosial semakin berkembang pesat didukung dengan teknologi informasi khususnya internet sehingga batas Negara dan waktu terasa pudar. Masyarakat Indonesia sebagai penduduk muslim mayoritas memiliki peranan sosial yang dalam memberikan pandangan baru terhadap tatanan keislaman dunia. Hal ini dikarenakan keislaman Indonesia menarik yakni moderat, dan demokratis yang diwakili oleh ormas keagamaan Muhammadiyah dan NU. Artikel ini ingin mengkaji konsep internalisasi pemikiran keagamaan Muhammadiyah dengan bersinergi dengan globalisasi sebagai wakil ormas yang moderat, respon terhadap wajah islam dunia mainstream di Timur Tengah. dan peengenalaan keislaman kepada dunia Abstract: The purpose of this study was aim to understand globalization as a medium of Muhammadiyah religious thought and to describe the form of Muhammadiyah religious thought. This research used descriptive qualitative with subject the Muhammadiyah organization and use instruments were documents and interviews. Data analysis methods used data collection, data reduction, presentation, and drawing conclusions. Based on the results of data analysis, religion is a blessing and covers all aspects of life and globalization as a social reality is growing rapidly, supported by information technology, especially the internet, so that the boundaries of the state and time were felt to be faded. Indonesian society, as the majority Muslim population, indirectly has a social role in providing a new perspective on the world Islamic order. This is because Indonesian Islam is attractive, namely moderate and democratic, represented by the religious mass organizations Muhammadiyah and NU. The writing of this article aims to examine the concept of internalizing Muhammadiyah religious thought by synergizing with globalization as a representative of moderate mass organizations, as a response to the face of Islam in the mainstream world in the Middle East and recognition Islam to the world.
Universitas Muhammadiyah Mataram
Title: GLOBALISASI PEMIKIRAN KEAGAMAAN MUHAMMADIYAH
Description:
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memahami globalisasi sebagai media pemikiran keagamaanMuhammadiyah dan untuk menggambarkan bentuk pemikiran keagamaan Muhammadiyah.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan ubjek penelitian organisasi persyarikatan Muhammadiyah, menggunakan Intrumen dokumen dan wawancara.
Metode analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil analisis data bahwa agama merupakan rahmat dan meliputi seluruh aspek kehidupan dan Globalisasi sebagai realitas sosial semakin berkembang pesat didukung dengan teknologi informasi khususnya internet sehingga batas Negara dan waktu terasa pudar.
Masyarakat Indonesia sebagai penduduk muslim mayoritas memiliki peranan sosial yang dalam memberikan pandangan baru terhadap tatanan keislaman dunia.
Hal ini dikarenakan keislaman Indonesia menarik yakni moderat, dan demokratis yang diwakili oleh ormas keagamaan Muhammadiyah dan NU.
Artikel ini ingin mengkaji konsep internalisasi pemikiran keagamaan Muhammadiyah dengan bersinergi dengan globalisasi sebagai wakil ormas yang moderat, respon terhadap wajah islam dunia mainstream di Timur Tengah.
dan peengenalaan keislaman kepada dunia The purpose of this study was aim to understand globalization as a medium of Muhammadiyah religious thought and to describe the form of Muhammadiyah religious thought.
This research used descriptive qualitative with subject the Muhammadiyah organization and use instruments were documents and interviews.
Data analysis methods used data collection, data reduction, presentation, and drawing conclusions.
Based on the results of data analysis, religion is a blessing and covers all aspects of life and globalization as a social reality is growing rapidly, supported by information technology, especially the internet, so that the boundaries of the state and time were felt to be faded.
Indonesian society, as the majority Muslim population, indirectly has a social role in providing a new perspective on the world Islamic order.
This is because Indonesian Islam is attractive, namely moderate and democratic, represented by the religious mass organizations Muhammadiyah and NU.
The writing of this article aims to examine the concept of internalizing Muhammadiyah religious thought by synergizing with globalization as a representative of moderate mass organizations, as a response to the face of Islam in the mainstream world in the Middle East and recognition Islam to the world.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memahami globalisasi sebagai media pemikiran keagamaanMuhammadiyah dan untuk menggambarkan bentuk pemikiran keagamaan Muhammadiyah.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan ubjek penelitian organisasi persyarikatan Muhammadiyah, menggunakan Intrumen dokumen dan wawancara.
Metode analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil analisis data bahwa agama merupakan rahmat dan meliputi seluruh aspek kehidupan dan Globalisasi sebagai realitas sosial semakin berkembang pesat didukung dengan teknologi informasi khususnya internet sehingga batas Negara dan waktu terasa pudar.
Masyarakat Indonesia sebagai penduduk muslim mayoritas memiliki peranan sosial yang dalam memberikan pandangan baru terhadap tatanan keislaman dunia.
Hal ini dikarenakan keislaman Indonesia menarik yakni moderat, dan demokratis yang diwakili oleh ormas keagamaan Muhammadiyah dan NU.
Artikel ini ingin mengkaji konsep internalisasi pemikiran keagamaan Muhammadiyah dengan bersinergi dengan globalisasi sebagai wakil ormas yang moderat, respon terhadap wajah islam dunia mainstream di Timur Tengah.
dan peengenalaan keislaman kepada dunia Abstract: The purpose of this study was aim to understand globalization as a medium of Muhammadiyah religious thought and to describe the form of Muhammadiyah religious thought.
This research used descriptive qualitative with subject the Muhammadiyah organization and use instruments were documents and interviews.
Data analysis methods used data collection, data reduction, presentation, and drawing conclusions.
Based on the results of data analysis, religion is a blessing and covers all aspects of life and globalization as a social reality is growing rapidly, supported by information technology, especially the internet, so that the boundaries of the state and time were felt to be faded.
Indonesian society, as the majority Muslim population, indirectly has a social role in providing a new perspective on the world Islamic order.
This is because Indonesian Islam is attractive, namely moderate and democratic, represented by the religious mass organizations Muhammadiyah and NU.
The writing of this article aims to examine the concept of internalizing Muhammadiyah religious thought by synergizing with globalization as a representative of moderate mass organizations, as a response to the face of Islam in the mainstream world in the Middle East and recognition Islam to the world.
Related Results
FILSAFAT MANUSIA MENURUT MUHAMMADIYAH
FILSAFAT MANUSIA MENURUT MUHAMMADIYAH
This thesis is aim to observe human philosophical system in Muhammadiyah thought. The object being discussed in this research are the teories which discussed the essense of human b...
Muhammadiyah: A Preliminary Study
Muhammadiyah: A Preliminary Study
This article is a collection of Bibliography reviewer that discuss Muhammadiyah. The following are some of the bibliography were reviewed:A.R. Sukrianta dan Abdul Munir Malkhan, Pe...
Produk Pemikiran Hukum Islam di Indonesia
Produk Pemikiran Hukum Islam di Indonesia
Produk pemikiran hukum Islam di Indonesia terdiri dari produk pemikiran fikih, produk pemikiran fatwa ulama, produk pemikiran keputusan pengadilan (yurisprudensi), produk pemikiran...
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Pemikiran pendidikan adalah serangkaian proses kerja akal dan kalbu yang dilakukan secara bersungguh-sungguh dalam melihat berbagai persoalan yang ada dalam pendidikan Islam. Untuk...
Dramaturgi Instagram dan Perilaku Sosial Keagamaan Mahasiswa
Dramaturgi Instagram dan Perilaku Sosial Keagamaan Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan Dramaturgi Instagram terhadap perilaku sosial keagamaan mahasiswa di era digital. Platform media sosial, terutama In...
DINAMIKA PEMBELAJARAN SEJARAH DALAM PEMIKIRAN EROPA
DINAMIKA PEMBELAJARAN SEJARAH DALAM PEMIKIRAN EROPA
Perkembangan perubahan eropa pada saat dulu sampai dengan sekarang masih sangat mempengaruhi terhadap pemikiran-pemikiran yang ada di bangsa eropa. Dimana pemikiran-pemikiran terse...
Manajemen strategik peningkatan mutu lembaga pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Gunungkidul
Manajemen strategik peningkatan mutu lembaga pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Gunungkidul
Penelitian ini bertujuan untuk: 1.) Mengkaji implementasi manajemen strategik peningkatan mutu lembaga pendidikan Muhammadiyah di SMP Al-Mujahidin dan SMP Muhammadiyah Semin Kabupa...
Nasionalisme dalam Teks Keagamaan Indonesia Masa Depan
Nasionalisme dalam Teks Keagamaan Indonesia Masa Depan
This article aims at: (i) describing condition of Indonesian”s nationalism, (ii) analysing the socio-political effects of religious texts toward nationalism in Indonesia, and (i...

