Javascript must be enabled to continue!
Nasionalisme dalam Teks Keagamaan Indonesia Masa Depan
View through CrossRef
This article aims at: (i) describing condition of Indonesian”s nationalism, (ii) analysing the socio-political effects of religious texts toward nationalism in Indonesia, and (iii) proposing strategic alternatives for empowering the future Indonesian’s nationalism. Through an inductive-deductive approach, the article highlights that, unavoidably, globalization has shaped any condusive situation for the growth and development of universal and transnational ideologies. Globalisation of religious text—liberal, radical, and moderate-- has been capable of breeding transnationalism ideologies in Indonesia. For the sake of stopping the growth of such destructive ideologies, the use of socio-cultural approach is necessarily needed. Which is carried out by (i) controlling and censoring adequatrely toward religious texts, and (ii) revitalilizing the constructive religious text legacies, (iii) intensifying and extensifying committment and responsibility of the Goverment, private institution, and society at large to manage any cultural legacies of Nusantara.Key words: globalization, nationalism, religious texts, transnational ideologies, sociocuktural approach.Artikel ini bertujuan: (i) menggambarkan kondisi nasionalisme Indonesia, (ii) menganalisis pengaruh teks keagamaan transnasional terhadap nasionalisme Indonesia, dan (iii) mengusulkan strategi penguatan nasionalisme Indonesia melalui pendekatan sosial budaya. Dengan menggunakan pendekatan induktif-deduktif, artikel menggaris-bawahi bahwa globalisasi berdampak kuat terjadinya pertumbuhan dan perkembangan gerakan transnasional. Globalisasi teks keagamaan—baik teks liberal, teks radikal maupun teks moderat—telah menyuburkan pertumbuhan gerakan transnasional di Indonesia. Untuk itu, pendekatan sosial budaya menjadi salah satu salah satu cara efektif untuk menanghambat perkembangan globalisasi faham transnasional, diantaranya melalui: (i) penyaringan, pengontrolan, dan pengawasan terhadap teks keagamaan (ii) revitalisasi khazanah teks-teks keagamaan yang konstruktif bagi nasionalisme Indonesia & NKRI, dan (iii) intensifikasi dan ekstensifikasi program, serta (iv) penguatan komitmen semua pihak—Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan masyarakat.Kata kunci: globalisasi, nasionalisme, teks keagamaan, faham transnasional, pendekatan sosial-budaya.
Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi
Title: Nasionalisme dalam Teks Keagamaan Indonesia Masa Depan
Description:
This article aims at: (i) describing condition of Indonesian”s nationalism, (ii) analysing the socio-political effects of religious texts toward nationalism in Indonesia, and (iii) proposing strategic alternatives for empowering the future Indonesian’s nationalism.
Through an inductive-deductive approach, the article highlights that, unavoidably, globalization has shaped any condusive situation for the growth and development of universal and transnational ideologies.
Globalisation of religious text—liberal, radical, and moderate-- has been capable of breeding transnationalism ideologies in Indonesia.
For the sake of stopping the growth of such destructive ideologies, the use of socio-cultural approach is necessarily needed.
Which is carried out by (i) controlling and censoring adequatrely toward religious texts, and (ii) revitalilizing the constructive religious text legacies, (iii) intensifying and extensifying committment and responsibility of the Goverment, private institution, and society at large to manage any cultural legacies of Nusantara.
Key words: globalization, nationalism, religious texts, transnational ideologies, sociocuktural approach.
Artikel ini bertujuan: (i) menggambarkan kondisi nasionalisme Indonesia, (ii) menganalisis pengaruh teks keagamaan transnasional terhadap nasionalisme Indonesia, dan (iii) mengusulkan strategi penguatan nasionalisme Indonesia melalui pendekatan sosial budaya.
Dengan menggunakan pendekatan induktif-deduktif, artikel menggaris-bawahi bahwa globalisasi berdampak kuat terjadinya pertumbuhan dan perkembangan gerakan transnasional.
Globalisasi teks keagamaan—baik teks liberal, teks radikal maupun teks moderat—telah menyuburkan pertumbuhan gerakan transnasional di Indonesia.
Untuk itu, pendekatan sosial budaya menjadi salah satu salah satu cara efektif untuk menanghambat perkembangan globalisasi faham transnasional, diantaranya melalui: (i) penyaringan, pengontrolan, dan pengawasan terhadap teks keagamaan (ii) revitalisasi khazanah teks-teks keagamaan yang konstruktif bagi nasionalisme Indonesia & NKRI, dan (iii) intensifikasi dan ekstensifikasi program, serta (iv) penguatan komitmen semua pihak—Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan masyarakat.
Kata kunci: globalisasi, nasionalisme, teks keagamaan, faham transnasional, pendekatan sosial-budaya.
.
Related Results
NASIONALISME DALAM FILM SURAT KALENG KARYA AZHARI MEUGIT
NASIONALISME DALAM FILM SURAT KALENG KARYA AZHARI MEUGIT
This article studies about nationalism in the film Tin Can by Azhari Meugit the directed by Fauzan Santa. The film was published in 2018 with a 1950s film background. This film is ...
MEMUPUK JIWA NASIONALISME MELALUI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PPKN
MEMUPUK JIWA NASIONALISME MELALUI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PPKN
Students are the younger generation as the nation's successors, should have a good spirit of nationalism, who can uphold the dignity of the Indonesian nation. The development of gl...
Teks Prosedur pada Kemasan Produk Makanan dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia
Teks Prosedur pada Kemasan Produk Makanan dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia
Teks prosedur merupakan teks paparan yang bertujuan memberikan penjelasan tentang cara melakukan sesuatu. Teks ini sangat diperlukan oleh seseorang yang hendak melakukan suatu kegi...
Analisis Wacana Surat Filemon
Analisis Wacana Surat Filemon
Perkembangan studi linguistik di dalam penafsiran teks kitab suci memang masih lambat dan dalam tahap perkembangan. Tulisan ini adalah suatu penelitian untuk mengembangkan studi li...
REPRESENTASI NASIONALISME DALAM FILM RUDY HABIBIE (STUDI ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PIERCE)
REPRESENTASI NASIONALISME DALAM FILM RUDY HABIBIE (STUDI ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PIERCE)
Semiotika merupakan ilmu atau metode analisis untuk mengkaji tanda.Periset akan menganalisis film dengan menggunakan kajian semiotika Charles Sanders Pierce. Film yang akan di rise...
Apreasasi karya nasionalisme seni moden Malaysia dalam Pameran Seni Negaraku 2017, Balai Seni Visual Negara, Kuala Lumpur
Apreasasi karya nasionalisme seni moden Malaysia dalam Pameran Seni Negaraku 2017, Balai Seni Visual Negara, Kuala Lumpur
Kajian ini dibuat sempena pameran Negaraku 2017 di Balai Seni Visual Negara, Kuala Lumpur. Karya yang dipilih dalam pameran ini berbentuk nasionalisme mengupas tentang apreasasi ka...
Internalisasi Nilai Kebangsaan (Nasionalisme) Melalui Pendampingan Penyusunan Statuta Satuan Pendidikan SMA YP UNILA Bandar Lampung
Internalisasi Nilai Kebangsaan (Nasionalisme) Melalui Pendampingan Penyusunan Statuta Satuan Pendidikan SMA YP UNILA Bandar Lampung
Banyak riset menunjukkan beberapa kecenderungan menipisnya jiwa nasionalisme di kalangan generasi muda termasuk para pelajar sekolah. Pada saat yang sama, pengembangan nasionalisme...

