Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Efisiensi Teknis Sapi Potong di Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur

View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis efisiensi teknis sapi potong di Kabupaten Kupang-Nusa Tenggara Timur. Metode penelitian dan metode pengambilan sampel dilakukan secara purposive dengan mengambil 76 respoden. Lokasi penelitian dilakukan di Kecamatan Amarasi (Kelurahan Nonbes, Desa Ponain, Desa Kotabes, dan Desa Tesbatan). Faktor-faktor yang berpengaruh pada penggemukan sapi di Kabupaten Kupang yaitu bobot awal, pakan, vitamin dan aquades sedangkan tenaga kerja dan obat-obatan tidak berpengaruh. Usaha penggemukan sapi di Kabupaten Kupang secara teknis menunjukkan efisien dengan nilai rata-rata efisiensi teknis sebesar 0,982 dan skala usaha menunjukkan skala Decreasing return to scale. Nilai gamma (γ) menunjukkan bahwa 44,80 persen error term dari fungsi produksi frontier disebabkan oleh faktor internal seperti umur peternak, pengalaman, tingkat pendidikan dan modal sedangkan 55,20 persen disebabkan oleh noise terhadap cuaca dan penyakit. Faktor-faktor yang dapat menangkap efek inefisensi teknis adalah umur peternak, tingkat pendidikan dan modal sedangkan pengalaman beternak tidak menangkap efek inefisiensi teknis. ©2016 dipublikasikan oleh Agrimor.
Title: Analisis Efisiensi Teknis Sapi Potong di Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur
Description:
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis efisiensi teknis sapi potong di Kabupaten Kupang-Nusa Tenggara Timur.
Metode penelitian dan metode pengambilan sampel dilakukan secara purposive dengan mengambil 76 respoden.
Lokasi penelitian dilakukan di Kecamatan Amarasi (Kelurahan Nonbes, Desa Ponain, Desa Kotabes, dan Desa Tesbatan).
Faktor-faktor yang berpengaruh pada penggemukan sapi di Kabupaten Kupang yaitu bobot awal, pakan, vitamin dan aquades sedangkan tenaga kerja dan obat-obatan tidak berpengaruh.
Usaha penggemukan sapi di Kabupaten Kupang secara teknis menunjukkan efisien dengan nilai rata-rata efisiensi teknis sebesar 0,982 dan skala usaha menunjukkan skala Decreasing return to scale.
Nilai gamma (γ) menunjukkan bahwa 44,80 persen error term dari fungsi produksi frontier disebabkan oleh faktor internal seperti umur peternak, pengalaman, tingkat pendidikan dan modal sedangkan 55,20 persen disebabkan oleh noise terhadap cuaca dan penyakit.
Faktor-faktor yang dapat menangkap efek inefisensi teknis adalah umur peternak, tingkat pendidikan dan modal sedangkan pengalaman beternak tidak menangkap efek inefisiensi teknis.
©2016 dipublikasikan oleh Agrimor.

Related Results

Prospek Pengembangan Sapi Potong di Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur
Prospek Pengembangan Sapi Potong di Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur
Peluang untuk mengembangkan bisnis sapi potong merupakan sebuah pintu terbuka yang dapat memberikan keuntungan tambahan bagi para pelaku bisnis. Eksplorasi ini bertujuan untuk meng...
Korelasi Bobot Potong terhadap Produksi Karkas Ternak Sapi Bali di RPH Kota Kefamenanu
Korelasi Bobot Potong terhadap Produksi Karkas Ternak Sapi Bali di RPH Kota Kefamenanu
Penelitian ini telah dilaksanakan di RPH Kota Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara selama 2 bulan dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan bobot potong te...
Pengembangan Sistem Integrasi Tanaman Tebu-Sapi Potong di Jawa Timur
Pengembangan Sistem Integrasi Tanaman Tebu-Sapi Potong di Jawa Timur
English Capacity of land-based forage beef cattle farming is lim ited. Integrated sugarcane and beef cattle farming is an alternative to increase cattle population and domestic bee...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENGEMBANGAN SAPI POTONG BERBASIS SUMBERDAYA LAHAN DAN KELEMBAGAAN DI KABUPATEN GORONTALO
PENGEMBANGAN SAPI POTONG BERBASIS SUMBERDAYA LAHAN DAN KELEMBAGAAN DI KABUPATEN GORONTALO
ABSTRACT National beef consumption continues to increase from year to year, which is characterized by increase the number of requests. This condition is not accompanied by a number...
Strategi Pengembangan dan Diversifikasi Sapi Potong di Jawa Timur
Strategi Pengembangan dan Diversifikasi Sapi Potong di Jawa Timur
ABSTRAK                                                                        Penelitian bertujuan untuk mengetahui peramalan populasi sapi potong, diversifikasi produk daging sap...
ALTERNATIF RANCANGAN MESIN PASTEURISASI SUSU SAPI MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT
ALTERNATIF RANCANGAN MESIN PASTEURISASI SUSU SAPI MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT
Pemerintah menganggap penting sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi perekonomian Indonesia. Dukungan besar pemerintah terhadap sektor UMKM karena besarnya potensi dan...
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PETERNAK MELALUI PENINGKATAN MANAJEMEN KELEMBAGAAN
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PETERNAK MELALUI PENINGKATAN MANAJEMEN KELEMBAGAAN
Kabuapten Subang merupakan salah satu sentra peternakan sapi potong di Jawa Barat bahkan di Indonesia. 1500 keluarga menggantungkan penghasilannya dari sapi potong dan usaha petern...

Back to Top