Javascript must be enabled to continue!
Persentase Basofil, Eosinofil dan Neutrofil Sapi Bali yang Dipelihara dengan Pakan Berbasis Organik
View through CrossRef
Salah satu cara pemeliharaan sapi bali yang kini dikembangkan adalah sistem pemeliharaan berbasis organik. Pakan yang berbasis organik kemungkinan komposisi pakan tidak seoptimal seperti pakan pada umumnya, seperti mineral dan zat organik lainnya. Keadaan dan komposisi pakan tersebut dapat mempengaruhi jumlah leukosit darah dan menimbulkan perubahan persentase sel leukosit seperti basofil, eosinofil, dan neutrofil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase basofil, eosinofil, neutrofil darah sapi bali yang dipelihara dengan pakan berbasis organik. Penelitian ini dilakukan di peternakan milik warga Desa Bulian, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Sampel darah diambil dari 10 ekor sapi bali betina melalui vena jugularis dengan menggunakan venojec, dan dibuat apusan darah kemudian difiksasi dan diwarnai dengan Harris Hematoxillin-Eosin (HE). Persentase basofil, eosinofil, neutrofil dihitung dengan metode cross-sectional. Data yang diperoleh dan dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sapi yang dipelihara dengan sistem pemeliharaan berbasis organik mengalami basofilia, eosinofilia, dan neutropenia.
Universitas Udayana
Title: Persentase Basofil, Eosinofil dan Neutrofil Sapi Bali yang Dipelihara dengan Pakan Berbasis Organik
Description:
Salah satu cara pemeliharaan sapi bali yang kini dikembangkan adalah sistem pemeliharaan berbasis organik.
Pakan yang berbasis organik kemungkinan komposisi pakan tidak seoptimal seperti pakan pada umumnya, seperti mineral dan zat organik lainnya.
Keadaan dan komposisi pakan tersebut dapat mempengaruhi jumlah leukosit darah dan menimbulkan perubahan persentase sel leukosit seperti basofil, eosinofil, dan neutrofil.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase basofil, eosinofil, neutrofil darah sapi bali yang dipelihara dengan pakan berbasis organik.
Penelitian ini dilakukan di peternakan milik warga Desa Bulian, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng.
Sampel darah diambil dari 10 ekor sapi bali betina melalui vena jugularis dengan menggunakan venojec, dan dibuat apusan darah kemudian difiksasi dan diwarnai dengan Harris Hematoxillin-Eosin (HE).
Persentase basofil, eosinofil, neutrofil dihitung dengan metode cross-sectional.
Data yang diperoleh dan dianalisis dengan deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sapi yang dipelihara dengan sistem pemeliharaan berbasis organik mengalami basofilia, eosinofilia, dan neutropenia.
Related Results
Nilai Limfosit dan Monosit Sapi Bali yang Dipelihara Berbasis Organik
Nilai Limfosit dan Monosit Sapi Bali yang Dipelihara Berbasis Organik
Sapi bali dipelihara dengan berbagai cara yakni sistem intensif, semi intensif (simantri), konvensional dan pemeliharaan berbasis organik. Berbasis organik artinya sapi bali diberi...
Pakan dari Kotoran Sapi Terfermentasi pada Performa Ayam Kampung Unggul
Pakan dari Kotoran Sapi Terfermentasi pada Performa Ayam Kampung Unggul
Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian kotoran sapi terfermentasi terhadap performa ayam kampung unggul balitbangtan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Ra...
Pengorganisasian Komunitas dalam Pembuatan Pakan Ternak Organik di Desa Sendangsari Kapanewon Pajangan,Kabupaten Bantul DIY
Pengorganisasian Komunitas dalam Pembuatan Pakan Ternak Organik di Desa Sendangsari Kapanewon Pajangan,Kabupaten Bantul DIY
Mitra PKM adalah kelompok petani-peternak Kelompok Tani Setyo Mandiri di Desa Sendangsari Kecamatan Pajangan Kabupaten Bantul DIY, yang telah menjadi dampingan PSHD UAJY lebih dari...
Pertumbuhan Rajungan (Portunus pelagicus) Yang Diberi Pakan Segar Keong Bakau (Telescopium telescopium) Dan Keong Mas (Pomacea canaliculata) Dalam Sistem Resirkulasi
Pertumbuhan Rajungan (Portunus pelagicus) Yang Diberi Pakan Segar Keong Bakau (Telescopium telescopium) Dan Keong Mas (Pomacea canaliculata) Dalam Sistem Resirkulasi
Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan komoditas ekspor yang bernilai cukup tinggi sehingga teknologi pembudidayaannya yang berkelanjutan seperti kontinyuitas pakannya sangat perl...
Histomorfometri Granulosit Bibit Sapi Bali di Nusa Penida
Histomorfometri Granulosit Bibit Sapi Bali di Nusa Penida
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui histomorfometri granulosit bibit sapi bali di Nusa Penida. Sebanyak 50 ekor sapi bali betina diambil darahnya melalui vena jugularis mengg...
DERAJAD EOSINOFILIA PADA PENDERITA INFEKSI SOIL-TRANSMITTED HELMINTH (STH)
DERAJAD EOSINOFILIA PADA PENDERITA INFEKSI SOIL-TRANSMITTED HELMINTH (STH)
Soil-Transmitted Helminth (STH) menginfeksi lebih dari satu milyar orang di seluruh dunia. Di Indonesia, prevalensi STH di beberapa tempat juga masih tinggi, ada diantaranya dengan...
Pelatihan Pembuatan Pakan Hay Konsentrat dan Pakan Komplit Berbasis Bahan Baku Pakan Lokal untuk Mengatasi Krisis Pakan
Pelatihan Pembuatan Pakan Hay Konsentrat dan Pakan Komplit Berbasis Bahan Baku Pakan Lokal untuk Mengatasi Krisis Pakan
Potensi pengembangan peternakan sapi di Pulau Lombok sangat besar. Kendati demikian, permasalahan klasik seperti kelangkaan pakan di musim-musim tertentu masih menjadi kendala besa...
PENGEMBANGAN SAPI POTONG BERBASIS SUMBERDAYA LAHAN DAN KELEMBAGAAN DI KABUPATEN GORONTALO
PENGEMBANGAN SAPI POTONG BERBASIS SUMBERDAYA LAHAN DAN KELEMBAGAAN DI KABUPATEN GORONTALO
ABSTRACT National beef consumption continues to increase from year to year, which is characterized by increase the number of requests. This condition is not accompanied by a number...


