Javascript must be enabled to continue!
PEMBELAAN GUS DUR TERHADAP KESESATAN AHMADIYAH (Pembacaan Hermeneutika Schleiermacher)
View through CrossRef
Abdurrahman Wahid atau yang biasa disebut Gus Dur telah luas diketahui sebagai sosok yang kontroversial. Salah satu kontroversi tersebut adalah pembelaan Gus Dur terhadap Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) yang difatwa sesat oleh Majelis Ulama Indonesia. Padahal, Gus Dur adalah salah satu ulama Indonesia yang dikenal sebagai pemimpin Nahdlatul Ulama (NU) yang notabene tradisional dan berfaham Ahlussunnah Waljama’ah. Pembelaan Gus Dur terhadap JAI ini, tak pelak, secara teologis menimbulkan keraguan mengenai jati diri keaswajaannya. Tulisan ini berusaha memahami pembelaan Gus Dur terhadap kesesatan JAI melalui cara baca hermeneutika a la Schleiermacher. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pembelaan Gus Dur terhadap JAI bukanlah sebentuk pembelaan teologis melainkan pembelaan terhadap sisi kemanusiaan dan konstitusi berbangsa dan bernegara yang berlaku di Indonesia. Pembelaan semacam ini justru merupakan wujud dari teologi Aswaja yang dipahamnyai dan yang telah ia kembangkan sesuai dengan kerangka dasar pengembangan Aswaja yang disusunnya.
Title: PEMBELAAN GUS DUR TERHADAP KESESATAN AHMADIYAH (Pembacaan Hermeneutika Schleiermacher)
Description:
Abdurrahman Wahid atau yang biasa disebut Gus Dur telah luas diketahui sebagai sosok yang kontroversial.
Salah satu kontroversi tersebut adalah pembelaan Gus Dur terhadap Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) yang difatwa sesat oleh Majelis Ulama Indonesia.
Padahal, Gus Dur adalah salah satu ulama Indonesia yang dikenal sebagai pemimpin Nahdlatul Ulama (NU) yang notabene tradisional dan berfaham Ahlussunnah Waljama’ah.
Pembelaan Gus Dur terhadap JAI ini, tak pelak, secara teologis menimbulkan keraguan mengenai jati diri keaswajaannya.
Tulisan ini berusaha memahami pembelaan Gus Dur terhadap kesesatan JAI melalui cara baca hermeneutika a la Schleiermacher.
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pembelaan Gus Dur terhadap JAI bukanlah sebentuk pembelaan teologis melainkan pembelaan terhadap sisi kemanusiaan dan konstitusi berbangsa dan bernegara yang berlaku di Indonesia.
Pembelaan semacam ini justru merupakan wujud dari teologi Aswaja yang dipahamnyai dan yang telah ia kembangkan sesuai dengan kerangka dasar pengembangan Aswaja yang disusunnya.
Related Results
Gus Dur dalam Keberagaman Pendidikan Islam
Gus Dur dalam Keberagaman Pendidikan Islam
Abstrak
Persepsi publik seringkali menganggap bahwa pendidikan Islam hanya fokus di lembaga formal. Apabila persepsi itu terus langgeng, maka pendidikan Islam akan sulit untuk menj...
Pandangan Nasionalisme
Pandangan Nasionalisme
Gus Dur or Abdurahman Wahid is a national figure who is often referred to as the father of Pluralism due to his open attitude towards the existence of other religions in his life's...
Hormone interactions and regulation of PsPK2::GUS compared with DR5::GUS and PID::GUS in Arabidopsis thaliana
Hormone interactions and regulation of PsPK2::GUS compared with DR5::GUS and PID::GUS in Arabidopsis thaliana
The putative pea PINOID homolog, PsPK2, is expressed in all growing plant parts and is positively regulated by auxin, gibberellin, and cytokinin. Here, we studied hormonal regulati...
AWARENESS ON ISLAMIC FEMINISM: Learning From Gus Dur and Husein Muhammad
AWARENESS ON ISLAMIC FEMINISM: Learning From Gus Dur and Husein Muhammad
Abstract: Women has been an interesting research discourse due to various remaining practical problems. This is mainly triggered by embedded patriarchal culture within society. Iro...
KONSELING LINTAS BUDAYA PERSPEKTIF ABDURRAHMAN WAHID
KONSELING LINTAS BUDAYA PERSPEKTIF ABDURRAHMAN WAHID
<p class="normal" align="center"><strong>Abstrak</strong></p><p class="normal">Dalam penelitian ini, peneliti mengkaji model konseling lintas budaya K...
Konstelasi Politik Klientelisme Gus Ali :Studi Relasi Kuasa Patron – Klien Gus Ali di dalam Pilkada Sidoarjo 2020 dan Pengaruhnya terhadap Pemerintahan Gus Mudhlor - Subandi
Konstelasi Politik Klientelisme Gus Ali :Studi Relasi Kuasa Patron – Klien Gus Ali di dalam Pilkada Sidoarjo 2020 dan Pengaruhnya terhadap Pemerintahan Gus Mudhlor - Subandi
Konstelasi Pilkada Sidoarjo 2020 diikuti oleh tiga kandidat yaitu pasangan Bambang Haryo – Moh.Taufiqulbar, Ahmad Mudhlor – Subandi dan Kelana – Dwi Astutik. Pemenang pilkada yaitu...
MENAKAR HERMENEUTIKA DALAM KAJIAN SASTRA
MENAKAR HERMENEUTIKA DALAM KAJIAN SASTRA
Kajian sastra ditandai oleh suatu aktivitas penting yang inheren di dalam dirinya, yakni interpretasi (penafsiran). Kegiatan apresiasi sastra dan kritik sastra, pada tepi dan muara...
The Concept of Gus Dur's Humanism in Nusantara Islam
The Concept of Gus Dur's Humanism in Nusantara Islam
Gus Dur's concept of the indigenization of Islam is related to what is called Islam Nusantara, namely the embodiment of Islam through local traditions and culture of the archipelag...

