Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Peningkatan Pengetahuan Mahasiswa Kedokteran Tingkat 3 UPNVJ Dalam Mencegah Stunting

View through CrossRef
Latar Belakang: Data WHO pada tahun 2020 menemukan sedikitnya 155 juta anak di seluruh dunia dengan usia kurang dari 5 tahun mengalami stunting. Di Indonesia, penderita stunting pada tahun 2019 mencapai 27,67% dari total populasi.  Angka itu berhasil ditekan dari 37,8% pada tahun 2013. Namun, angka ini masih lebih tinggi dibandingkan toleransi maksimal stunting yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yaitu kurang dari 20%. Pada tahun 2024, kasus stunting di Indonesia diharapkan bisa ditekan hingga berada di angka 14%. Survey pendahuluan yang dilakukan pada mahasiswa kedokteran tingkat 3 UPNVJ ditemukan  belum adanya webinar mengenai stunting dan pencegahannya untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa kedokteran tingkat 3. Tujuan: Melaksanakan webinar mengenai stunting dan pencegahannya untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa kedokteran tingkat 3 UPNVJ. Stunting dapat diatasi dengan pemenuhan nutrisi yang tepat 1000 HPK yaitu dengan melakukan menyusui Dini, memberikan ASI eklusif sampai 6 bulan, MPASI mulai 6- 24 bulan, dengan tetap melanjutkan ASI sampai 24 bulan. Kesimpulan Peserta webinar terdiri dari 81% perempuan dan 19% laki laki. Pelaksanaan webinar dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswa tinggkat 3 kedokteran UPNVJ (pretest 78% dan posttest 85%). Webinar bermanfaat 100% bagi mahasiswa dan perlu jadi rutinas untuk mahasiswa kedokteran tingkat 3 UPNVJ (98%). 
Title: Peningkatan Pengetahuan Mahasiswa Kedokteran Tingkat 3 UPNVJ Dalam Mencegah Stunting
Description:
Latar Belakang: Data WHO pada tahun 2020 menemukan sedikitnya 155 juta anak di seluruh dunia dengan usia kurang dari 5 tahun mengalami stunting.
Di Indonesia, penderita stunting pada tahun 2019 mencapai 27,67% dari total populasi.
  Angka itu berhasil ditekan dari 37,8% pada tahun 2013.
Namun, angka ini masih lebih tinggi dibandingkan toleransi maksimal stunting yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yaitu kurang dari 20%.
Pada tahun 2024, kasus stunting di Indonesia diharapkan bisa ditekan hingga berada di angka 14%.
Survey pendahuluan yang dilakukan pada mahasiswa kedokteran tingkat 3 UPNVJ ditemukan  belum adanya webinar mengenai stunting dan pencegahannya untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa kedokteran tingkat 3.
Tujuan: Melaksanakan webinar mengenai stunting dan pencegahannya untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa kedokteran tingkat 3 UPNVJ.
Stunting dapat diatasi dengan pemenuhan nutrisi yang tepat 1000 HPK yaitu dengan melakukan menyusui Dini, memberikan ASI eklusif sampai 6 bulan, MPASI mulai 6- 24 bulan, dengan tetap melanjutkan ASI sampai 24 bulan.
Kesimpulan Peserta webinar terdiri dari 81% perempuan dan 19% laki laki.
Pelaksanaan webinar dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswa tinggkat 3 kedokteran UPNVJ (pretest 78% dan posttest 85%).
Webinar bermanfaat 100% bagi mahasiswa dan perlu jadi rutinas untuk mahasiswa kedokteran tingkat 3 UPNVJ (98%).
 .

Related Results

Edukasi gizi dengan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan stunting
Edukasi gizi dengan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan stunting
Background: Stunting remains a significant public health problem in Indonesia. Data from the 2022 Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI) shows that the national stunting preva...
ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
Prevalensi balita stunting di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 24.4%, sehingga untuk memenuhi target prevalensi hingga 14,9% pada tahun 2025 perlu terus dilakukan upaya untuk menu...
Keterpaparan informasi dan tingkat pengetahuan tentang stunting pada remaja putri
Keterpaparan informasi dan tingkat pengetahuan tentang stunting pada remaja putri
Background: Stunting is a growth and development disorder in children due to chronic malnutrition and recurrent infections, characterized by height below standard (faltering growth...
Stunting, Perjalanan sejak Bayi Lahir Rendah dengan Pola Pemberian Makan
Stunting, Perjalanan sejak Bayi Lahir Rendah dengan Pola Pemberian Makan
Abstract. Low Birth Weight (LBW) has a stunting risk factor of 4.24 times compared to normal birth weight. Inadequate nutritional factors such as improper feeding patterns, can aff...
PENINGKATAN PENGETAHUAN MAHASISWA KEDOKTERAN TINGKAT 3 UPNVJ DALAM MENCEGAH STUNTING SELAMA KEHAMILAN
PENINGKATAN PENGETAHUAN MAHASISWA KEDOKTERAN TINGKAT 3 UPNVJ DALAM MENCEGAH STUNTING SELAMA KEHAMILAN
Latar Belakang:  Stunting di mulai dari dalam Rahim (11.2%), antara lahir hingga 2 tahun (60.6%), dan pada usia 2- 5 tahun (28%). Stunting merupakan proses kumulatif  kekurangan nu...
Tingkat Pengetahuan Ibu Balita Tentang Stunting
Tingkat Pengetahuan Ibu Balita Tentang Stunting
Stunting is a condition of a child's body that looks stunted or short if it is based on the body length index according to age. The incidence of stunting is very much found in todd...
Peningkatan Pengetahuan Ayah dalam Mencegah Kejadian Stunting Melalui Kelas Ayah
Peningkatan Pengetahuan Ayah dalam Mencegah Kejadian Stunting Melalui Kelas Ayah
Stunting is a condition of failure to thrive in children under five due to chronic malnutrition, especially in the first 1,000 days of life. Preventing stunting in children using a...

Back to Top