Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TERAPI HIPEROSMOLAR SEBAGAI TATA LAKSANA EDEMA SEREBRI PASCACEDERA KEPALA: LAPORAN KASUS BERBASIS BUKTI

View through CrossRef
    HYPEROSMOLAR THERAPY FOR CEREBRAL EDEMA POST TRAUMATIC BRAIN INJURY: AN EVIDENCE-BASED CASE REPORTABSTRACTMannitol is an agent widely used to treat hyperosmolarity in cases of increased intracranial pressure after acute traumatic brain injury (TBI). Hypertonic saline is an alternative agent in such cases but is still not well-recognized in daily practice. Thus, a literature searching was conducted to see whether mannitol is more effective and safer than hypertonic saline in reducing intracranial pressure in patients with cerebral edema post TBI. The results of literature searching using PubMed, Google Scholar, and Cochrane Database of Systematic Review showed that there is no clear evidence suggesting mannitol is better than hypertonic saline, and vice versa. Therefore, hypertonic saline should be considered as an alternative treatment for hyperosmolarity besides mannitol.Keywords: Cerebral edema, hyperosmolar therapy, hypertonic saline, mannitol, traumatic brain injuryABSTRAKManitol sebagai agen terapi hiperosmolar untuk menurunkan tekanan intrakranial (TIK) pascacedera kepala telah digunakan secara luas. Sementara pilihan lainnya, yaitu larutan salin hipertonik, masih jarang diaplikasikan pada praktik sehari-hari. Oleh karena itu, dilakukan pencarian literatur untuk menilai efektivitas dan keamanan manitol dibandingkan larutan  salin  hipertonik  dalam  menurunkan  tekanan  intrakranial  berdasarkan  kasus  pasien  yang  mengalami  edema serebri pascacedera kepala. Hasil pencarian di PubMed, Google Scholar, dan Cochrane Database of Systematic Review menunjukkan belum ada bukti ilmiah yang secara tegas menyimpulkan manitol lebih efektif dan aman daripada larutan salin hipertonik maupun sebaliknya. Oleh karena itu, larutan salin hipertonik dapat dijadikan alternatif terapi hiperosmolar selain manitol.Kata kunci: Cedera kepala, edema serebri, manitol, salin hipertonik, terapi hiperosmolar
Title: TERAPI HIPEROSMOLAR SEBAGAI TATA LAKSANA EDEMA SEREBRI PASCACEDERA KEPALA: LAPORAN KASUS BERBASIS BUKTI
Description:
    HYPEROSMOLAR THERAPY FOR CEREBRAL EDEMA POST TRAUMATIC BRAIN INJURY: AN EVIDENCE-BASED CASE REPORTABSTRACTMannitol is an agent widely used to treat hyperosmolarity in cases of increased intracranial pressure after acute traumatic brain injury (TBI).
Hypertonic saline is an alternative agent in such cases but is still not well-recognized in daily practice.
Thus, a literature searching was conducted to see whether mannitol is more effective and safer than hypertonic saline in reducing intracranial pressure in patients with cerebral edema post TBI.
The results of literature searching using PubMed, Google Scholar, and Cochrane Database of Systematic Review showed that there is no clear evidence suggesting mannitol is better than hypertonic saline, and vice versa.
Therefore, hypertonic saline should be considered as an alternative treatment for hyperosmolarity besides mannitol.
Keywords: Cerebral edema, hyperosmolar therapy, hypertonic saline, mannitol, traumatic brain injuryABSTRAKManitol sebagai agen terapi hiperosmolar untuk menurunkan tekanan intrakranial (TIK) pascacedera kepala telah digunakan secara luas.
Sementara pilihan lainnya, yaitu larutan salin hipertonik, masih jarang diaplikasikan pada praktik sehari-hari.
Oleh karena itu, dilakukan pencarian literatur untuk menilai efektivitas dan keamanan manitol dibandingkan larutan  salin  hipertonik  dalam  menurunkan  tekanan  intrakranial  berdasarkan  kasus  pasien  yang  mengalami  edema serebri pascacedera kepala.
Hasil pencarian di PubMed, Google Scholar, dan Cochrane Database of Systematic Review menunjukkan belum ada bukti ilmiah yang secara tegas menyimpulkan manitol lebih efektif dan aman daripada larutan salin hipertonik maupun sebaliknya.
Oleh karena itu, larutan salin hipertonik dapat dijadikan alternatif terapi hiperosmolar selain manitol.
Kata kunci: Cedera kepala, edema serebri, manitol, salin hipertonik, terapi hiperosmolar.

Related Results

Implementasi Angkle Pump Exercise dengan  Elevasi  30 derajat Untuk Mengurangi Edema pada Pasien CKD ON HD Di RSAU Dr.Esnawan Antariksa
Implementasi Angkle Pump Exercise dengan  Elevasi  30 derajat Untuk Mengurangi Edema pada Pasien CKD ON HD Di RSAU Dr.Esnawan Antariksa
Gagal Ginjal Kronik merupakan kondisi seseorang yang mengalami kerusakan fungsi ginjal yang bersifat irreversible yang disebabkan hipertensi, diabetes melitus, penyakit sistemik la...
Rancang Bangun Sistem Terapi Infrared Otomatis Untuk Terapi Far-Infrared Pada Spinal Cord
Rancang Bangun Sistem Terapi Infrared Otomatis Untuk Terapi Far-Infrared Pada Spinal Cord
Terapi infrared adalah terapi yang banyak dilakukan dengan memanfaatkan efek panas yang ditimbulkan pada tubuh manusia terutama pada permukaan kulit yang terpapar secara langsung. ...
tugas resume hukum tata negara
tugas resume hukum tata negara
Hukum tata Negara dapar diartikan dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Secara arti sempit hukum tata negara dapat diartikan hukum yang mengatur organisasi negra sedangkan dala...
tugas hukum tata negara
tugas hukum tata negara
Tujuan Hukum Tata Negara yang di simpulkan beberapa definisi di atas,bahwa hukum HTN mengkaji beberapa aspek krusial,yakni Negara/ organ Negara,hubungan antara organ/lembaga Negara...
Analisis Kebutuhan Tata Kelola Tata Laksana Laboratorium IPA SMP di Kabupaten Buleleng
Analisis Kebutuhan Tata Kelola Tata Laksana Laboratorium IPA SMP di Kabupaten Buleleng
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah rendahnya kualitas tata kelola dan tata laksana laboratorium IPA SMP di Kabupaten Buleleng. Penelitian ini bertujuan untuk me...
Faktor Prediktor Kegagalan Virologis pada Pasien HIV yang Mendapat Terapi ARV Lini Pertama dengan Kepatuhan Berobat Baik
Faktor Prediktor Kegagalan Virologis pada Pasien HIV yang Mendapat Terapi ARV Lini Pertama dengan Kepatuhan Berobat Baik
Pendahuluan. Pada negara dengan keterbatasan sumber daya, pengukuran viral load (VL) sebagai prediktor efektivitas terapi antiretroviral (ARV) tidak selalu mudah untuk diakses oleh...
Infeksi Citrobacter koseri pada Abses Serebri dengan Otitis Media Supuratif Kronis: Suatu Kasus Jarang
Infeksi Citrobacter koseri pada Abses Serebri dengan Otitis Media Supuratif Kronis: Suatu Kasus Jarang
Pendahuluan: Abses serebri yang disebabkan oleh infeksi Citrobacter koseri pada orang dewasa sangat jarang ditemukan. Citrobacter koseri merupakan basil gram negatif yang menyebabk...

Back to Top