Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH VARIASI TEGANGAN TERHADAP MORFOLOGI DAN KONDUKTIVITAS LISTRIK NANOFIBER PANI/PVA

View through CrossRef
Polimer konduktif polianilin (PANi) saat ini banyak diteliti karena sifatnya yang cukup mudah disintesis, memiliki nilai konduktivitas listrik cukup tinggi, mempunyai sifat optik yang baik dan cenderung stabil. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan sintesis nanofiber PANi/PVA menggunakan metode  electrospinning dengan melakukan variasi tegangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil morfologi dan nilai konduktivitas listrik nanofiber PANi/PVA dari variasi tegangan yang dilakukan. Variasi nilai tegangan electrospinning yang digunakan yaitu 10 kV, 15 kV, dan 20 kV. Dari hasil karakterisasi FTIR diperoleh hasil gugus fungsi O-H strech terdeteksi pada serapan PVA dan gugus fungsi N-H stretching vibration terdeteksi pada serapan PANi. Morfologi dan diameter nanofiber PANi/PVA dianalisis menggunakan mikroskop optik dan SEM-EDX menunjukan bahwa nanofiber PANi/PVA dapat terbentuk dengan perbandingan konsentrasi 1:1 relatif homogen dan seiring dengan bertambahnya nilai tegangan maka ukuran diameter fiber akan menurun.  Diameter yang didapat dari fiber PANi/PVA terbaik pada tegangan 20 kV yaitu 249 nm. Metode Four-Point Probe (FPP) digunakan untuk mengukur nilai konduktivitas listrik. Nilai konduktivitas listrik dari pengukuran sampel PANi/PVA terbaik yaitu sebesar 9.37  S/cm pada tegangan 20 kV dengan bentuk fiber yang homogen dan munculnya beads yang cukup sedikit.
Title: PENGARUH VARIASI TEGANGAN TERHADAP MORFOLOGI DAN KONDUKTIVITAS LISTRIK NANOFIBER PANI/PVA
Description:
Polimer konduktif polianilin (PANi) saat ini banyak diteliti karena sifatnya yang cukup mudah disintesis, memiliki nilai konduktivitas listrik cukup tinggi, mempunyai sifat optik yang baik dan cenderung stabil.
Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan sintesis nanofiber PANi/PVA menggunakan metode  electrospinning dengan melakukan variasi tegangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil morfologi dan nilai konduktivitas listrik nanofiber PANi/PVA dari variasi tegangan yang dilakukan.
Variasi nilai tegangan electrospinning yang digunakan yaitu 10 kV, 15 kV, dan 20 kV.
Dari hasil karakterisasi FTIR diperoleh hasil gugus fungsi O-H strech terdeteksi pada serapan PVA dan gugus fungsi N-H stretching vibration terdeteksi pada serapan PANi.
Morfologi dan diameter nanofiber PANi/PVA dianalisis menggunakan mikroskop optik dan SEM-EDX menunjukan bahwa nanofiber PANi/PVA dapat terbentuk dengan perbandingan konsentrasi 1:1 relatif homogen dan seiring dengan bertambahnya nilai tegangan maka ukuran diameter fiber akan menurun.
  Diameter yang didapat dari fiber PANi/PVA terbaik pada tegangan 20 kV yaitu 249 nm.
Metode Four-Point Probe (FPP) digunakan untuk mengukur nilai konduktivitas listrik.
Nilai konduktivitas listrik dari pengukuran sampel PANi/PVA terbaik yaitu sebesar 9.
37  S/cm pada tegangan 20 kV dengan bentuk fiber yang homogen dan munculnya beads yang cukup sedikit.

Related Results

PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN MASSA PANI TERHADAP KONDUKTIVITAS NANOFIBER PVA/PANI
PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN MASSA PANI TERHADAP KONDUKTIVITAS NANOFIBER PVA/PANI
Abstrak Polianilin adalah salah satu polimer konduktif yang memiliki konduktivitas relatif tinggi dan banyak dikembangkan karena tahapan sintesisnya yang mudah. PANI dapat dibentu...
Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Esensinya setiap generator listrik satu fasa maupun tiga fasa telah dilengkapi dengan sistem eksitasi. Sistem eksitasi generator ada tiga, yaitu sistem eksitasi statis, dinamis, da...
Pengaruh Fe3O4 terhadap Elektro Optik dan Magneto Elektrik pada PANI/Ag/Fe3O4
Pengaruh Fe3O4 terhadap Elektro Optik dan Magneto Elektrik pada PANI/Ag/Fe3O4
Tujuan penelitian untuk mengetahui (1) pengaruh penambahan Fe3O4 terhadap mikrostruktur pada PANI/Ag/Fe3O4 (2) pengaruh Fe3O4 terhadap konduktivitas film PANI/Ag-Fe3O4 (3) pengaruh...
Synthesis and Characterization of a Novel Nanosized Polyaniline
Synthesis and Characterization of a Novel Nanosized Polyaniline
Polyaniline (PANI) is a conductive polymer easily converted into a conducting state. However, its limited mechanical properties have generated interest in fabricating PANI composit...
Synthesis and Characterization of PANi/PVA Nanofibers with Variation of Nozzle to Collector Distance Using Electrospinning Method
Synthesis and Characterization of PANi/PVA Nanofibers with Variation of Nozzle to Collector Distance Using Electrospinning Method
Fumaric acid doped polyaniline was confirmed by FTIR as a sample of polyaniline emeraldine salt phase. This study aims to determine the value of the electrical conductivity of PANi...
Analisis Penanganan Gangguan Kedip Tegangan Pada Penyulang Sampoerna 1 Tegangan 20 kV
Analisis Penanganan Gangguan Kedip Tegangan Pada Penyulang Sampoerna 1 Tegangan 20 kV
Berdasarkan kejadian pada tanggal 17 Desember 2017, terjadi gangguan kedip tegangan yang berhasil direkam dengan PQA (Power Quality Analyzer) milik PT. HM Sampoerna dengan nilai pe...
SISTEM PROTEKSI TEGANGAN UNTUK SMART MICRO INVERTER PADA PLTS ON GRID SKALA KECIL
SISTEM PROTEKSI TEGANGAN UNTUK SMART MICRO INVERTER PADA PLTS ON GRID SKALA KECIL
Inverter pada pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) on grid kapasitas kecil adalah smart micro inverter (SMI). SMI mensinkronkan daya yang dihasilkan oleh PLTS ke grid apabila sya...

Back to Top