Javascript must be enabled to continue!
Pelayanan Bus Patas dan Ekonomi Pada Trayek Antar Kota
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian kinerja pelayanan bus antar kota cepat terbatas (patas) dan ekonomi. Dalam pengambilan data, digunakan skala likert (numerik) untuk pengukuran sikap, pendapat, dan persepsi penilaian dari responden dengan seperangkat pertanyaan yang diajukan untuk dijawab sesuai kondisi pelayanan operator bus. Survei melibatkan 100 penumpang varian bus patas dan 100 penumpang varian bus ekonomi. Metode pengolahan data statistik hasil penilaian responden menggunakan structural equation modelling dengan WarpPLS 7.0. Pada penelitian ini digunakan 5 variabel laten, terdiri 4 variabel independen dan 1 variabel dependen, dengan melibatkan 14 indikator yang digunakan. Hasil yang didapatkan kinerja pelayanan masih belum mencapai pada level yang memuaskan (puas) bagi para pengguna layanan/penumpang bus, tetapi sudah terpenuhi standar pelayanan minimum sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah melalui regulasi peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia No. 29 tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum dalam Trayek. Pada kedua varian bus yang diteliti, kinerja pelayanan dipengaruhi oleh masing-masing terdiri faktor keamanan penumpang 4% bus patas dan 46% bus ekonomi, faktor keselamatan penumpang 44% bus patas dan 22% bus ekonomi, faktor kenyamanan penumpang 20% bus patas dan 8% bus ekonomi dan faktor keterjangkauan penumpang 30% bus patas dan 15% bus ekonomi. Pada penelitian ini juga dapat diungkapkan bahwa baik untuk varian bus patas maupun varian bus ekonomi, berdasarkan hasil penilaian responden (penumpang) menyatakan bahwa faktor keselamatan menjadi prioritas sangat penting untuk paling diutamakan. Kata kunci: Kinerja, responden dan partial least square.
Badan Litbang Perhubungan
Title: Pelayanan Bus Patas dan Ekonomi Pada Trayek Antar Kota
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian kinerja pelayanan bus antar kota cepat terbatas (patas) dan ekonomi.
Dalam pengambilan data, digunakan skala likert (numerik) untuk pengukuran sikap, pendapat, dan persepsi penilaian dari responden dengan seperangkat pertanyaan yang diajukan untuk dijawab sesuai kondisi pelayanan operator bus.
Survei melibatkan 100 penumpang varian bus patas dan 100 penumpang varian bus ekonomi.
Metode pengolahan data statistik hasil penilaian responden menggunakan structural equation modelling dengan WarpPLS 7.
Pada penelitian ini digunakan 5 variabel laten, terdiri 4 variabel independen dan 1 variabel dependen, dengan melibatkan 14 indikator yang digunakan.
Hasil yang didapatkan kinerja pelayanan masih belum mencapai pada level yang memuaskan (puas) bagi para pengguna layanan/penumpang bus, tetapi sudah terpenuhi standar pelayanan minimum sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah melalui regulasi peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia No.
29 tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum dalam Trayek.
Pada kedua varian bus yang diteliti, kinerja pelayanan dipengaruhi oleh masing-masing terdiri faktor keamanan penumpang 4% bus patas dan 46% bus ekonomi, faktor keselamatan penumpang 44% bus patas dan 22% bus ekonomi, faktor kenyamanan penumpang 20% bus patas dan 8% bus ekonomi dan faktor keterjangkauan penumpang 30% bus patas dan 15% bus ekonomi.
Pada penelitian ini juga dapat diungkapkan bahwa baik untuk varian bus patas maupun varian bus ekonomi, berdasarkan hasil penilaian responden (penumpang) menyatakan bahwa faktor keselamatan menjadi prioritas sangat penting untuk paling diutamakan.
Kata kunci: Kinerja, responden dan partial least square.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Optimalisasi Jumlah Bus Trans Metro Pekanbaru Trayek Pandau - Pelita Pantai
Optimalisasi Jumlah Bus Trans Metro Pekanbaru Trayek Pandau - Pelita Pantai
Pekanbaru termasuk kategori pertumbuhan penduduknya tertinggi di Provinsi Riau, menurut Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kota Pekanbaru tahun 2015 penduduk Pekanbaru mengalami...
Despotic wild patas monkeys (Erythrocebus patas) in Kala Maloue, Cameroon
Despotic wild patas monkeys (Erythrocebus patas) in Kala Maloue, Cameroon
AbstractThe socio‐ecological model predicts that the quality, distribution, and patch size of food resources determines the dominance hierarchy of female monkeys based on the type ...
OPTIMALISASI PENDATAAN PENDUDUK DI DESA PATAS MELALUI PEMANFAATAN APLIKASI SIDECI
OPTIMALISASI PENDATAAN PENDUDUK DI DESA PATAS MELALUI PEMANFAATAN APLIKASI SIDECI
Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng Bali dengan topik Optimalisasi Pendataan Penduduk melalui aplikasi Sistem ...
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
ABSTRAK
Kasus keterlambatan rujukan merupakan salah satu permasalahan utama terjadinya kematian ibu dan bayi di Indonesia. Kematian ibu dan bayi dapat diakibatkan pelayanan d...
ANALISIS KINERJA TERMINAL LEUWIPANJANG
ANALISIS KINERJA TERMINAL LEUWIPANJANG
Sebagai pusat pelayanan dan pemerintahan, Kota Bandung berperan terhadap Kota- Kota di sekitarnya. Untuk mendukung pergerakan tersebut, Terminal Leuwipanjang menyediakan jasa pel...

