Javascript must be enabled to continue!
PERMINTAAN EKSPOR SARUNG TANGAN LATEKS MALAYSIA
View through CrossRef
Malaysia merupakan penyalur terkemuka untuk produk sarung tangan medis/bedah, dengan menguasai 45% dari permintaan dunia. Namun, permintaan ekspor untuk sarung tangan tersebut berfluktuasi dari waktu ke waktu. Hal ini antara lain disebabkan oleh perubahan faktor-faktor harga ekspor, pendapatan luar negeri, dan harga karet sintetis dunia. Untuk meningkatkan ekspornya, beberapa kebijakan telah dikeluarkan melalui Industrial Master Plan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengestimasi elastisitas permintaan ekspor sarung tangan terhadap perubahan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan ekspornya secara signifikan. Data triwulan digunakan untuk mengestimasi fungsi permintaan ekspor dengan model ECM. Hasil estimasi menunjukkan bahwa elastisitas harga ekspor sarung tangan signifikan nilainya sebesar -1,14, menunjukkan bahwa nilainya adalah elastis. Dengan demikian, perubahan harga ekspor sarung tangan akan memberikan efek sangat penting bagi jumlah ekspor yang diminta. Berdasarkan elastisitas pendapatan luar negeri terhadap sarung tangan adalah 0,5 dan tidak signifikan secara statistik, menunjukkan bahwa pendapatan luar negeri tidak menjadi penentu penting dari permintaan ekspor sarung tangan. Kemudian, elastisitas harga substitusi nilainya sebesar 0,05, menunjukkan bahwa nilainya inelastis terhadap karet sintetis. Diterima : 2 September 2011; Disetujui : 26 November 2011How to Cite : Syarifa, L. F. (2011). Permintaan ekspor sarung tangan lateks malaysia. Jurnal Penelitian Karet, 29(2), 151-158. Retrieved from http://ejournal.puslitkaret.co.id/index.php/jpk/article/view/247
Title: PERMINTAAN EKSPOR SARUNG TANGAN LATEKS MALAYSIA
Description:
Malaysia merupakan penyalur terkemuka untuk produk sarung tangan medis/bedah, dengan menguasai 45% dari permintaan dunia.
Namun, permintaan ekspor untuk sarung tangan tersebut berfluktuasi dari waktu ke waktu.
Hal ini antara lain disebabkan oleh perubahan faktor-faktor harga ekspor, pendapatan luar negeri, dan harga karet sintetis dunia.
Untuk meningkatkan ekspornya, beberapa kebijakan telah dikeluarkan melalui Industrial Master Plan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengestimasi elastisitas permintaan ekspor sarung tangan terhadap perubahan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan ekspornya secara signifikan.
Data triwulan digunakan untuk mengestimasi fungsi permintaan ekspor dengan model ECM.
Hasil estimasi menunjukkan bahwa elastisitas harga ekspor sarung tangan signifikan nilainya sebesar -1,14, menunjukkan bahwa nilainya adalah elastis.
Dengan demikian, perubahan harga ekspor sarung tangan akan memberikan efek sangat penting bagi jumlah ekspor yang diminta.
Berdasarkan elastisitas pendapatan luar negeri terhadap sarung tangan adalah 0,5 dan tidak signifikan secara statistik, menunjukkan bahwa pendapatan luar negeri tidak menjadi penentu penting dari permintaan ekspor sarung tangan.
Kemudian, elastisitas harga substitusi nilainya sebesar 0,05, menunjukkan bahwa nilainya inelastis terhadap karet sintetis.
Diterima : 2 September 2011; Disetujui : 26 November 2011How to Cite : Syarifa, L.
F.
(2011).
Permintaan ekspor sarung tangan lateks malaysia.
Jurnal Penelitian Karet, 29(2), 151-158.
Retrieved from http://ejournal.
puslitkaret.
co.
id/index.
php/jpk/article/view/247.
Related Results
PERMINTAAN EKSPOR SARUNG TANGAN LATEKS MALAYSIA
PERMINTAAN EKSPOR SARUNG TANGAN LATEKS MALAYSIA
Malaysia merupakan penyalur terkemuka untuk produk sarung tangan medis/bedah, dengan menguasai 45% dari permintaan dunia. Namun, permintaan ekspor untuk sarung tangan tersebut berf...
PENGARUH WAKTU DAN KECEPATAN SENTRIFUGASI TERHADAP MUTU LATEKS PEKAT
PENGARUH WAKTU DAN KECEPATAN SENTRIFUGASI TERHADAP MUTU LATEKS PEKAT
Lateks pekat adalah suatu produk olahan karet yang telah dipekatkan menjadi KKK 60% - 64%. Pembuatan lateks pekat menggunakan metode sentrifugasi hanya membutuhkan waktu yang relat...
Pengaruh Jumlah Produksi Tuna, Harga Ekspor Tuna, dan Nilai Tukar Dolar Terhadap Volume Ekspor Tuna Indonesia
Pengaruh Jumlah Produksi Tuna, Harga Ekspor Tuna, dan Nilai Tukar Dolar Terhadap Volume Ekspor Tuna Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah produksi tuna, harga ekspor tuna, dan nilai tukar dolar terhadap volume ekspor tuna Indonesia. Data yang digunakan merup...
Hubungan Nilai Tukar terhadap Kegiatan Ekspor Manufaktur Pertanian Indonesia
Hubungan Nilai Tukar terhadap Kegiatan Ekspor Manufaktur Pertanian Indonesia
The natural resources and advanced technology nowadays have brought the world to international trade in which many countries get involved to another in order to sell or to buy some...
Pengembangan Sistem Informasi Pemesanan dan Custom Produksi Sarung Tradisional Berbasis web
Pengembangan Sistem Informasi Pemesanan dan Custom Produksi Sarung Tradisional Berbasis web
Di desa Kenteng yang terletak di kelurahan Pojok, kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo terdapat sebuah usaha yang dikenal dengan nama Home Industry Sarung Tradisional Botol Du...
PENGUJIAN MUTU KRITEX SP SEBAGAI PENGGUMPAL LATEKS
PENGUJIAN MUTU KRITEX SP SEBAGAI PENGGUMPAL LATEKS
Hampir seluruh lateks kebun untuk produk karet ekspor harus digumpalkan sebelum diproses lanjut. Bahan penggumpal lateks yang selama ini dianjurkan adalah asam format. Dengan alasa...
Analisis Pengaruh Produksi, Harga Dan Nilai Tukar Terhadap Ekspor Biji Kakao Indonesia Ke Belanda
Analisis Pengaruh Produksi, Harga Dan Nilai Tukar Terhadap Ekspor Biji Kakao Indonesia Ke Belanda
Indonesia adalah salah satu produsen biji kakao terbesar di dunia. Kakao menjadi salah satu komoditi unggulan Indonesia yang di ekspor ke pasar internasional. Belanda menjadi salah...
Dampak Kebijakan Ekspor Bijih Nikel Indonesia Terhadap Ekspor Nikel Olahan
Dampak Kebijakan Ekspor Bijih Nikel Indonesia Terhadap Ekspor Nikel Olahan
Indonesia, sebagai negara pemasok nikel terbesar di dunia, menetapkan tiga kebijakan terkait kegiatan ekspor bijih nikel untuk meningkatkan ekspor nikel olahan yang memiliki nilai ...

