Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Menggugat Kekuatan Patriarki: Hak-hak perempuan dalam transformasi menuju kesetaraan gender

View through CrossRef
AbstractWomen can become strategic actors in development. Not only development in villages, but also national development that can change the lives of Indonesian people to become better and more prosperous. The article is the result of a literature review which attempts to fill the gap in studies regarding the transformation of women's roles as a form of resistance in the shackles of patriarchal culture which is still strong. The aim of the study is to identify the transformation of women's roles in several aspects that are still shackled by patriarchal culture. The library documents used include relevant books, journals, theses and theses. The results of the study explain that the position and role of women in society has experienced changes in several aspects, namely politics, education, economics and family, as well as social and cultural. The position and role of women cannot be marginalized by the power and domination of men. Women have succeeded in proving that their existence is worthy of being taken into account. The intelligence and expertise of Indonesian women, in particular, can no longer be underestimated because they have contributed to development. These findings are in line with the essence of women as social creatures who have the right to free expression, opinion, develop potential, etc.Keywords: patriarchal power, women's rights, gender equality AbstrakPerempuan bisa menjadi aktor strategis di dalam pembangunan. Tidak hanya pembangunan di desa-desa, tetapi juga pembangunan secara nasional yang dapat mengubah kehidupan masyarakat Indonesia menjadi lebih baik dan sejahtera. Artikel berupa hasil kajian literatur yang berusaha mengisi kekosongan studi mengenai bagaimana transformasi peran perempuan sebagai bentuk perlawanan dalam belenggu budaya patriarki yang masih kental. Tujuan kajian adalah mengidentifikasi transformasi peran perempuan pada beberapa aspek yang masih terbelenggu oleh budaya patriarki. Dokumen kepustakaan yang digunakan berupa buku, jurnal, tesis, dan skripsi yang relevan. Hasil kajian menjelaskan kedudukan dan peran perempuan di dalam kehidupan masyarakat telah mengalami perubahan pada beberapa aspek, yakni politik, pendidikan, ekonomi dan keluarga, maupun sosial dan budaya. Kedudukan dan peran perempuan tidak dapat dimarginalisasi dengan kekuasaan dan dominasi laki-laki. Perempuan berhasil membuktikan bahwasanya keberadaan mereka layak untuk diperhitungkan. Kecerdasan serta kepiawaian perempuan-perempuan Indonesia, khususnya, tidak bisa lagi dianggap remeh karena telah turut berkontribusi terhadap pembangunan. Temuan itu sejalan dengan hakikat perempuan sebagai makhluk sosial yang memiliki hak untuk bebas berekspresi, berpendapat, mengembangkan potensi, dan lain-lain. Kata Kunci : kekuatan patriarki, hak-hak perempuan, kesetaraan gender
Title: Menggugat Kekuatan Patriarki: Hak-hak perempuan dalam transformasi menuju kesetaraan gender
Description:
AbstractWomen can become strategic actors in development.
Not only development in villages, but also national development that can change the lives of Indonesian people to become better and more prosperous.
The article is the result of a literature review which attempts to fill the gap in studies regarding the transformation of women's roles as a form of resistance in the shackles of patriarchal culture which is still strong.
The aim of the study is to identify the transformation of women's roles in several aspects that are still shackled by patriarchal culture.
The library documents used include relevant books, journals, theses and theses.
The results of the study explain that the position and role of women in society has experienced changes in several aspects, namely politics, education, economics and family, as well as social and cultural.
The position and role of women cannot be marginalized by the power and domination of men.
Women have succeeded in proving that their existence is worthy of being taken into account.
The intelligence and expertise of Indonesian women, in particular, can no longer be underestimated because they have contributed to development.
These findings are in line with the essence of women as social creatures who have the right to free expression, opinion, develop potential, etc.
Keywords: patriarchal power, women's rights, gender equality AbstrakPerempuan bisa menjadi aktor strategis di dalam pembangunan.
Tidak hanya pembangunan di desa-desa, tetapi juga pembangunan secara nasional yang dapat mengubah kehidupan masyarakat Indonesia menjadi lebih baik dan sejahtera.
Artikel berupa hasil kajian literatur yang berusaha mengisi kekosongan studi mengenai bagaimana transformasi peran perempuan sebagai bentuk perlawanan dalam belenggu budaya patriarki yang masih kental.
Tujuan kajian adalah mengidentifikasi transformasi peran perempuan pada beberapa aspek yang masih terbelenggu oleh budaya patriarki.
Dokumen kepustakaan yang digunakan berupa buku, jurnal, tesis, dan skripsi yang relevan.
Hasil kajian menjelaskan kedudukan dan peran perempuan di dalam kehidupan masyarakat telah mengalami perubahan pada beberapa aspek, yakni politik, pendidikan, ekonomi dan keluarga, maupun sosial dan budaya.
Kedudukan dan peran perempuan tidak dapat dimarginalisasi dengan kekuasaan dan dominasi laki-laki.
Perempuan berhasil membuktikan bahwasanya keberadaan mereka layak untuk diperhitungkan.
Kecerdasan serta kepiawaian perempuan-perempuan Indonesia, khususnya, tidak bisa lagi dianggap remeh karena telah turut berkontribusi terhadap pembangunan.
Temuan itu sejalan dengan hakikat perempuan sebagai makhluk sosial yang memiliki hak untuk bebas berekspresi, berpendapat, mengembangkan potensi, dan lain-lain.
Kata Kunci : kekuatan patriarki, hak-hak perempuan, kesetaraan gender.

Related Results

KRITIK WACANA TAFSIR ATAS TEOLOGI KESETARAAN GENDER RIFFAT HASSAN
KRITIK WACANA TAFSIR ATAS TEOLOGI KESETARAAN GENDER RIFFAT HASSAN
Abstract: This article discuss about how theology construct worked by Riffat Hassan to realize gender equality and how the implication caused from gender equality and how the relat...
Perlawanan Kaum Perempuan terhadap Dominasi Patriarki dalam Novel
Perlawanan Kaum Perempuan terhadap Dominasi Patriarki dalam Novel
Abstract. Women often get dominance from men in various social life. This happens because there is a patriarchal culture that considers women to have more power. Patriarchal domina...
MITOS KECANTIKAN DALAM NOVEL GENDUT? SIAPA TAKUT! KARYA ALNIRA: KAJIAN FEMINISME NAOMI WOLF
MITOS KECANTIKAN DALAM NOVEL GENDUT? SIAPA TAKUT! KARYA ALNIRA: KAJIAN FEMINISME NAOMI WOLF
Penelitian ini berfokus pada aspek bentuk dan pengaruh mitos kecantikan dalam novel Gendut? Siapa Takut! karya Alnira (2019). Analisis dilakukan dengan memanfaatkan teori feminisme...
Nilai Nilai Kesetaraan Gender dalam Pengelolaan Pembelajaran PAI di SD 05 Binanga Dua Labuhanbatu Selatan
Nilai Nilai Kesetaraan Gender dalam Pengelolaan Pembelajaran PAI di SD 05 Binanga Dua Labuhanbatu Selatan
Penelitian ini mengkaji penerapan nilai-nilai kesetaraan gender dalam pengelolaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD 05 Binanga Dua. Pokok masalah yang diangkat adalah...
ANALISIS SEMIOTIKA FILM "KIM JI YOUNG BORN 1982"
ANALISIS SEMIOTIKA FILM "KIM JI YOUNG BORN 1982"
ABSTRACT Film Kim Ji Young Born 1982 diangkat dari novel bestseller karya Cho Nam Joo yang sudah rilis di berbagai Negara. Isu yang diangkat dari novel ini adalah sistem patr...
ANALISIS SEMIOTIKA FILM "KIM JI YOUNG BORN 1982"
ANALISIS SEMIOTIKA FILM "KIM JI YOUNG BORN 1982"
ABSTRACT Film Kim Ji Young Born 1982 diangkat dari novel bestseller karya Cho Nam Joo yang sudah rilis di berbagai Negara. Isu yang diangkat dari novel ini adalah sistem patr...

Back to Top