Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

<b>HUBUNGAN KEBIASAAN OLAHRAGA DENGAN KEKUATAN OTOT LANSIA</b> <b>DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERAMPUAN</b> <b>KABUPATEN LOMBOK BARAT</b>

View through CrossRef
Pendahuluan: Peningkatan jumlah lansia di Indonesia berdampak pada meningkatnya masalah kesehatan akibat proses penuaan, salah satunya penurunan kekuatan otot (sarkopenia). Kebiasaan olahraga merupakan salah satu faktor yang dapat memperlambat penurunan kekuatan otot pada lansia. Terdapat 65% Lansia di wilayah Kerja Puskesmas Perampuan Kabupaten Lombok Barat belum memiliki kebiasaan olahraga teratur sehingga rentan mengalami kelemahan otot.              Tujuan: Mengetahui hubungan antara kebiasaan olahraga dengan kekuatan otot pada lansia perempuan di Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.  Metode: Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai September 2025 dengan menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 60 responden lansia perempuan. Instrumen penelitian meliputi kuesioner kebiasaan olahraga dan pemeriksaan kekuatan otot menggunakan Manual Muscle Testing (MMT). Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman Rank (α = 0,10). Hasil: Responden memiliki kebiasaan olahraga dalam kategori cukup (38,3%), baik (51,7%), dan kekuatan otot berada pada kategori sedang hingga kuat. Uji Spearman rank menunjukkan (p = 0,001; r = 0,631. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan olahraga dengan kekuatan otot pada lansia perempuan di Desa Perampuan.
Title: <b>HUBUNGAN KEBIASAAN OLAHRAGA DENGAN KEKUATAN OTOT LANSIA</b> <b>DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERAMPUAN</b> <b>KABUPATEN LOMBOK BARAT</b>
Description:
Pendahuluan: Peningkatan jumlah lansia di Indonesia berdampak pada meningkatnya masalah kesehatan akibat proses penuaan, salah satunya penurunan kekuatan otot (sarkopenia).
Kebiasaan olahraga merupakan salah satu faktor yang dapat memperlambat penurunan kekuatan otot pada lansia.
Terdapat 65% Lansia di wilayah Kerja Puskesmas Perampuan Kabupaten Lombok Barat belum memiliki kebiasaan olahraga teratur sehingga rentan mengalami kelemahan otot.
             Tujuan: Mengetahui hubungan antara kebiasaan olahraga dengan kekuatan otot pada lansia perempuan di Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.
  Metode: Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai September 2025 dengan menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional.
Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 60 responden lansia perempuan.
Instrumen penelitian meliputi kuesioner kebiasaan olahraga dan pemeriksaan kekuatan otot menggunakan Manual Muscle Testing (MMT).
Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman Rank (α = 0,10).
Hasil: Responden memiliki kebiasaan olahraga dalam kategori cukup (38,3%), baik (51,7%), dan kekuatan otot berada pada kategori sedang hingga kuat.
Uji Spearman rank menunjukkan (p = 0,001; r = 0,631.
Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan olahraga dengan kekuatan otot pada lansia perempuan di Desa Perampuan.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN LANSIA DENGAN NYERI RHEUMATOID ATRITIS DI PUSKESMAS AITINYO BARAT KABUPATEN MAYBRAT
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN LANSIA DENGAN NYERI RHEUMATOID ATRITIS DI PUSKESMAS AITINYO BARAT KABUPATEN MAYBRAT
Dinas Kesehatan Kabupaten Maybrat berdasarkan catatan dinas kesehatan Kabupaten Maybrat selama tahun 2019 penyakit Rheumatoid Arthritis masuk dalam 10 besar kasus terbanyak di Kabu...
GAMBARAN KEKUATAN OTOT PADA LANSIA DI ROJINHOME YOICHI KOKUBA YONABARU OKINAWA JEPANG
GAMBARAN KEKUATAN OTOT PADA LANSIA DI ROJINHOME YOICHI KOKUBA YONABARU OKINAWA JEPANG
Lanjut usia merupakan seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun ke atas dan dapat disebut juga sebagai tahap lanjut dari suatu proses kehidupan yang akan di alami oleh setiap ind...
Implementasi Peningkatan Kekuatan Otot Lansia Melalui Latihan Aktif Dan Pasif
Implementasi Peningkatan Kekuatan Otot Lansia Melalui Latihan Aktif Dan Pasif
Gangguan muskuloskeletal adalah salah satu permasalahan kesehatan yang sering terjadi pada lansia. Lansia mengalami penurunan pada sistem muskuloskeletal salah satu diantaranya ada...
PENGARUH TINGKAT AKTIVITAS FISIK TERHADAP KEKUATAN ISOMETRIK OTOT LENGAN BAWAH MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNJANI PENDERITA OBESITAS
PENGARUH TINGKAT AKTIVITAS FISIK TERHADAP KEKUATAN ISOMETRIK OTOT LENGAN BAWAH MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNJANI PENDERITA OBESITAS
Aktivitas mahasiswa kedokteran umumnya menggunakan kekuatan otot lengan bawah seperti menulis, mengetik, memegang, dan menggengam yang membutuhkan kekuatan otot yang baik. Kekuatan...
Survey Tingkat Kebugaran Jasmani Skipper Arung Jeram Exsplore Sumatera Kabupaten Langkat
Survey Tingkat Kebugaran Jasmani Skipper Arung Jeram Exsplore Sumatera Kabupaten Langkat
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani skipper arung jeram Exsplore Sumatera Kabupaten Langkat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode d...
Hubungan Kekuatan Otot Lengan dan Kekuatan Otot Perut terhadap Kemampuan Sikap Lilin pada Senam Lantai Siswa SD Negeri 30 Mico
Hubungan Kekuatan Otot Lengan dan Kekuatan Otot Perut terhadap Kemampuan Sikap Lilin pada Senam Lantai Siswa SD Negeri 30 Mico
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot lengan dan kekuatan otot perut terhadap kemampuan melakukan sikap lilin pada senam lantai siswa SD Negeri 30...

Back to Top