Javascript must be enabled to continue!
TRADISI ZIARAH KE MAKAM RAJA ALI HAJI KECAMATAN LINGGA PULAU PENYENGAT PADA BULAN MUHARAM 1441 HIJRIAH
View through CrossRef
Tujuan dari artikel ini adalah untuk mendeskripsikan Untuk mengenalkan Tradisi ziarah ke Makam Raja Ali Haji Idera Giri kecamatan lingga pulau penyengat bulan muharam 1441 Hijriah dan untuk mengetahui pro kontra yang ada dalam Tradisi ziarah ke makam sultan Riau Idera Giri kecamatan lingga pulau penyengat bulan Muharam. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang diperoleh di dapatkan sacara lisan berdaasarkan berdasarkan perilaku yang diamati oleh peneiti maupun berlandaskan keapada penelitian-penelitian sebelumnya yang telah dilakukan yang berkenaan dengan judul diatas. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dari tradisi ini, tradisi Ziarah Ke Makam Raja Ali Haji Kecamatan Lingga Pulau Penyengat Pada Bulan Muhaharam 1441 Hjiriah ini masih mendapatkan pro dan kontra dari sebagian golongan yang ada di Indonesia, setiap pihak yang berargumen dalam tradisi tersebut sama-sama memiliki landasannya masinig-masing. Terlepas dari Pro dan Kontra kegiatan tersebut kegiatan Ziarah Ke Makam Raja Ali Haji pada bulan Muharam ini dinilai masih memiliki manfaat di berbagai aspek kehidupan mayarakat, baik penduduk setempat maupun wisatawan yang datang atau berziarah ke tempat tersebut.
Title: TRADISI ZIARAH KE MAKAM RAJA ALI HAJI KECAMATAN LINGGA PULAU PENYENGAT PADA BULAN MUHARAM 1441 HIJRIAH
Description:
Tujuan dari artikel ini adalah untuk mendeskripsikan Untuk mengenalkan Tradisi ziarah ke Makam Raja Ali Haji Idera Giri kecamatan lingga pulau penyengat bulan muharam 1441 Hijriah dan untuk mengetahui pro kontra yang ada dalam Tradisi ziarah ke makam sultan Riau Idera Giri kecamatan lingga pulau penyengat bulan Muharam.
Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang diperoleh di dapatkan sacara lisan berdaasarkan berdasarkan perilaku yang diamati oleh peneiti maupun berlandaskan keapada penelitian-penelitian sebelumnya yang telah dilakukan yang berkenaan dengan judul diatas.
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dari tradisi ini, tradisi Ziarah Ke Makam Raja Ali Haji Kecamatan Lingga Pulau Penyengat Pada Bulan Muhaharam 1441 Hjiriah ini masih mendapatkan pro dan kontra dari sebagian golongan yang ada di Indonesia, setiap pihak yang berargumen dalam tradisi tersebut sama-sama memiliki landasannya masinig-masing.
Terlepas dari Pro dan Kontra kegiatan tersebut kegiatan Ziarah Ke Makam Raja Ali Haji pada bulan Muharam ini dinilai masih memiliki manfaat di berbagai aspek kehidupan mayarakat, baik penduduk setempat maupun wisatawan yang datang atau berziarah ke tempat tersebut.
Related Results
IDENTIFIKASI KOMPLEKS MAKAM KUNO PONGGAWA MOITA DI DESA BAROWILA KECAMATAN TONGAUNA UTARA KABUPATEN KONAWE PROVINSI SULAWESI TENGGARA
IDENTIFIKASI KOMPLEKS MAKAM KUNO PONGGAWA MOITA DI DESA BAROWILA KECAMATAN TONGAUNA UTARA KABUPATEN KONAWE PROVINSI SULAWESI TENGGARA
Penelitian ini mengkaji variasi bentuk dan unsur budaya yang mempengaruhi Kompleks makam kuno ponggawa moita di Desa Barowila, Kecamatan Tongauna Utara, Kabupaten Konawe Provinsi S...
Model Komunikasi Pemerintahan Kota Tanjung Pinang Dalam Pengembangan Wisata Pulau Penyengat Kepulauan Riau
Model Komunikasi Pemerintahan Kota Tanjung Pinang Dalam Pengembangan Wisata Pulau Penyengat Kepulauan Riau
Kawasan Pulau Penyengat merupakan destinasi wisata yang memiliki karakteristik khusus di indonesia, namun dalam pengelolaannya masih menghadapi banyak kendala seperti kurangnya ket...
LINGGA BERHIAS PADMA ASTADALA
LINGGA BERHIAS PADMA ASTADALA
Worship of Lord Siwa with medium lingga is very popular in Bali, evidenced by the large number of lingga on holy places in Bali, with various forms. The purpose of this study was t...
Ziarah Kubur
Ziarah Kubur
Ziarah kubur adalah tradisi yang dilakukan oleh umat Muslim untuk mengunjungi dan mendoakan orang-orang yang telah meninggal. Biasanya, ziarah kubur dilakukan pada hari-hari terten...
PEMBENTUKAN WISATA RELIGI DALAM TRADISI ZIARAH KUBUR
PEMBENTUKAN WISATA RELIGI DALAM TRADISI ZIARAH KUBUR
Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis pembentukan wisata religi melaui tradisi ziarah kubur. Tradsi ziarah kubur merupakan salah satu tradisi yang masih eksis di t...
Kerugian Jemaah Haji Furoda atas Gagal Berangkat Haji dan Tanggung Jawab Hukum Biro Perjalanan Haji Khusus Berdasarkan Buku III KUH Perdata Dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah
Kerugian Jemaah Haji Furoda atas Gagal Berangkat Haji dan Tanggung Jawab Hukum Biro Perjalanan Haji Khusus Berdasarkan Buku III KUH Perdata Dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah
Abstract. The implementation of the furoda pilgrimage can be organized by a hajj travel agency that has become a special pilgrimage organizer (PIHK) that has obtained official perm...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Sistem Pewarisan Tari Zapin Penyengat di Pulau Penyengat Inderasakti Kepulauan Riau
Sistem Pewarisan Tari Zapin Penyengat di Pulau Penyengat Inderasakti Kepulauan Riau
This research aims to determine the inheritance system of the Zapin Penyengat dance in a closed and open manner on Penyengat Inderasakti Island, Riau Island. Inheritance activity i...

