Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penguatan Kapasitas Marketing Budaya melalui Pelatihan Digital Marketing pada Pengrajin di Desa Wirun

View through CrossRef
Desa Wirun merupakan salah satu desa penghasil kerajinan alat musik tradisional seperti gamelan. Produk kerajinan budaya lokal diketahui sulit bersaing dan menjangkau pangsa pasar yang luas. Hal ini disebabkan karena kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pemasaran secara digital. Tujuan pemberdayaan masyarakat ini yaitu menguatkan kapasitas marketing budaya melalui pelatihan digital marketing. Metode penelitian berupa Pemberdayaan Kepada Masyarakat dengan pendekatan Focus Group Discuccion dan intervensi sebagai alternatif solusi berupa pelatihan. Hasil pemberdayaan masyarakat menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap strategi marketing digital dengan media sosial maupun e-commerce. Pengrajin di Desa Wirun mampu mengelola platform digital yang sesuai untuk mengunggah foto produk kerajinan yang dihasilkan sehingga mampu menjangkau pangsa pasar yang lebih luas. Kegiatan pelatihan digital ini juga menjadi bentuk pemberdayaan masyarakat agar para pengrajin memiliki kemandirian secara ekonomi. Dengan demikian, diharapkan pengrajin di Desa Wirun dapat memanfaatkan pemahamannya dalam digital marketing untuk menunjang daya saing produk dan keberlanjutan pemasaran produk budaya lokal sehingga dapat dikenal masyarakat luas dalam jangka panjang.
Title: Penguatan Kapasitas Marketing Budaya melalui Pelatihan Digital Marketing pada Pengrajin di Desa Wirun
Description:
Desa Wirun merupakan salah satu desa penghasil kerajinan alat musik tradisional seperti gamelan.
Produk kerajinan budaya lokal diketahui sulit bersaing dan menjangkau pangsa pasar yang luas.
Hal ini disebabkan karena kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pemasaran secara digital.
Tujuan pemberdayaan masyarakat ini yaitu menguatkan kapasitas marketing budaya melalui pelatihan digital marketing.
Metode penelitian berupa Pemberdayaan Kepada Masyarakat dengan pendekatan Focus Group Discuccion dan intervensi sebagai alternatif solusi berupa pelatihan.
Hasil pemberdayaan masyarakat menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap strategi marketing digital dengan media sosial maupun e-commerce.
Pengrajin di Desa Wirun mampu mengelola platform digital yang sesuai untuk mengunggah foto produk kerajinan yang dihasilkan sehingga mampu menjangkau pangsa pasar yang lebih luas.
Kegiatan pelatihan digital ini juga menjadi bentuk pemberdayaan masyarakat agar para pengrajin memiliki kemandirian secara ekonomi.
Dengan demikian, diharapkan pengrajin di Desa Wirun dapat memanfaatkan pemahamannya dalam digital marketing untuk menunjang daya saing produk dan keberlanjutan pemasaran produk budaya lokal sehingga dapat dikenal masyarakat luas dalam jangka panjang.

Related Results

The influence of micro influencers and digital marketing on product purchasing decisions at tiktok shop in bengkulu city
The influence of micro influencers and digital marketing on product purchasing decisions at tiktok shop in bengkulu city
THE INFLUENCE OF MICRO-INFLUENCERS AND DIGITAL MARKETING ON PURCHASE DECISIONS OF TIKTOK SHOP CUSTOMERS IN BENGKULU CITY Andhes Tiani Putri, Meylaty F   12Faculty Of Economic E...
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Tingkat pendidikan, (2) Tingkat pendapatan, (3) Kondisi Kesehatan, dan (4) Kondisi Transportasi masyarakat pengrajin ...
Pemberdayaan Industri Gamelan di Desa Wirun Melalui Optimalisasi Pemasaran Berbasis Website
Pemberdayaan Industri Gamelan di Desa Wirun Melalui Optimalisasi Pemasaran Berbasis Website
Gamelan sebagai alat musik tradisional khas Indonesia menjadi warisan budaya yang harus dilestarikan. Selain menjadi alat musik yang khas, gamelan sudah menjadi maskot untuk Desa W...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Penguatan Kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Di Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan
Penguatan Kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Di Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan
 Secara umum dapat dilihat bahwa peran BPD dalam ketiga fungsi yang ada pada UU No 6 Tahun 2014 Tentang Desa tidak berjalan dengan optimal. Pada prosesnya fungsi BPD sebagai pihak ...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015  Alok...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...

Back to Top