Javascript must be enabled to continue!
Dermaga Apung Untuk Menunjang Budidaya Kepiting Masyarakat Desa
View through CrossRef
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan dermaga apung sebagai infrastruktur pendukung bagi budidaya kepiting di Desa Pondok Nongko, Kabupaten Banyuwangi. Desa ini memiliki potensi besar dalam budidaya kepiting, namun kurangnya sarana yang memadai seringkali menjadi hambatan bagi para petani kepiting untuk mengoptimalkan kegiatan budidayanya. Dalam kegiatan pengabdian ini, dilakukan perencanaan, pembangunan, dan implementasi dermaga apung sebagai fasilitas pendukung budidaya kepiting. Para petani kepiting juga dilibatkan dalam proses pelatihan terkait manajemen dan penggunaan dermaga apung untuk meningkatkan efisiensi dalam kegiatan budidaya kepiting mereka. Selain itu, penyuluhan mengenai keberlanjutan dan manfaat penggunaan dermaga apung sebagai sarana penunjang produksi kepiting juga diberikan kepada masyarakat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan produktivitas budidaya kepiting melalui pemanfaatan dermaga apung. Para petani kepiting dapat mengoptimalkan pengelolaan kolam budidaya dan memperoleh hasil yang lebih baik. Selain itu, dermaga apung juga memberikan kemudahan dalam proses pemeliharaan dan pemantauan kepiting. Keberhasilan implementasi dermaga apung di Desa Pondok Nongko diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa sekitarnya dalam meningkatkan keberlanjutan usaha budidaya kepiting. Dengan adanya dermaga apung, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan pendapatan, mengurangi kerugian, dan secara keseluruhan memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal.
Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Title: Dermaga Apung Untuk Menunjang Budidaya Kepiting Masyarakat Desa
Description:
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan dermaga apung sebagai infrastruktur pendukung bagi budidaya kepiting di Desa Pondok Nongko, Kabupaten Banyuwangi.
Desa ini memiliki potensi besar dalam budidaya kepiting, namun kurangnya sarana yang memadai seringkali menjadi hambatan bagi para petani kepiting untuk mengoptimalkan kegiatan budidayanya.
Dalam kegiatan pengabdian ini, dilakukan perencanaan, pembangunan, dan implementasi dermaga apung sebagai fasilitas pendukung budidaya kepiting.
Para petani kepiting juga dilibatkan dalam proses pelatihan terkait manajemen dan penggunaan dermaga apung untuk meningkatkan efisiensi dalam kegiatan budidaya kepiting mereka.
Selain itu, penyuluhan mengenai keberlanjutan dan manfaat penggunaan dermaga apung sebagai sarana penunjang produksi kepiting juga diberikan kepada masyarakat.
Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan produktivitas budidaya kepiting melalui pemanfaatan dermaga apung.
Para petani kepiting dapat mengoptimalkan pengelolaan kolam budidaya dan memperoleh hasil yang lebih baik.
Selain itu, dermaga apung juga memberikan kemudahan dalam proses pemeliharaan dan pemantauan kepiting.
Keberhasilan implementasi dermaga apung di Desa Pondok Nongko diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa sekitarnya dalam meningkatkan keberlanjutan usaha budidaya kepiting.
Dengan adanya dermaga apung, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan pendapatan, mengurangi kerugian, dan secara keseluruhan memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal.
.
Related Results
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
Kegiatan budidaya dengan sistem keramba jaring apung (KJA), merupakan inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan efesiensi, efektivitas, dan kontrol terhadap ikan yang dibudidayaka...
Penggunaan Kamera Untuk Pemantauan Kondisi Kepiting
Penggunaan Kamera Untuk Pemantauan Kondisi Kepiting
Indonesia memiliki banyak hutan mangrove yang berperan sebagai ekosistem penting, mendukung kehidupan berbagai makhluk, termasuk kepiting bakau. Ekosistem mangrove di Indonesia jug...
Kajian Struktur Ukuran Dan Parametr Populasi Kepiting Bakau (Scylla serrata) di Ekosistem Mangrove Teluk Bintan, Kepulauan Riau
Kajian Struktur Ukuran Dan Parametr Populasi Kepiting Bakau (Scylla serrata) di Ekosistem Mangrove Teluk Bintan, Kepulauan Riau
ABSTRAKKepiting bakau (Scylla serrata) merupakan salah satu potensi komoditas perikanan skala kecil yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Kelimpahan populasi dipengaruhi oleh upaya p...
PENGEMBANGAN BETON APUNG BERONGGA MENGGUNAKAN BOLA PLASTIK
PENGEMBANGAN BETON APUNG BERONGGA MENGGUNAKAN BOLA PLASTIK
Pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata atmosfer Bumi dan permukaan laut.. Pemanasan global mempunyai dampak yang sangat berbahaya pada manusia. mencairnya gletser dan e...
Kajian Struktur Ukuran Dan Parametr Populasi Kepiting Bakau (Scylla serrata) di Ekosistem Mangrove Teluk Bintan, Kepulauan Riau
Kajian Struktur Ukuran Dan Parametr Populasi Kepiting Bakau (Scylla serrata) di Ekosistem Mangrove Teluk Bintan, Kepulauan Riau
ABSTRAKKepiting bakau (Scylla serrata) merupakan salah satu potensi komoditas perikanan skala kecilyang memiliki nilai ekonomi tinggi. Kelimpahan populasi dipengaruhi oleh upaya pe...
Studi Kelimpahan Scylla serrata Forsskål, 1775 (Portunidae:Malacostraca) Hasil Tangkapan Musim Penghujan Di Perairan Mangkang Semarang
Studi Kelimpahan Scylla serrata Forsskål, 1775 (Portunidae:Malacostraca) Hasil Tangkapan Musim Penghujan Di Perairan Mangkang Semarang
Scylla serrata yang dikenal sebagai kepiting bakau merupakan sumber daya hayati ekosistem bakau yang hingga saat ini memiliki demand pasar yang cukup tinggi. Kondisi ini meningkatk...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...

