Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tingkat Pemahaman Masyarakat Pasca Edukasi Konservasi Tuntong Laut (Batagur borneoensis) di Kawasan Kabupaten Aceh Tamiang

View through CrossRef
Tuntong Laut (Batagur borneonsis) adalah salah satu spesies yang hampir punah. Pemanfaatan Tuntong Laut oleh manusia menyebabkan populasi Tuntong Laut mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui etnozoologi masyarakat Desa Pusong Kapal dan Desa Kuala Genting sebagai salah satu upaya  pelestarian Tuntong Laut di kawasan Konservasi Pantai Cemara dan Konservasi Desa Pusong Kapal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dilakukan secara survey eksploratif. Hubungan  antara aktifitas masyarakat terhadap pelestarian Tuntong Laut diketahui berdasarkan pemahaman masyarakat terhadap mendapatkan telur, mengkonsumsi telur, dan dampak pelestarian Tuntong Laut pasca edukasi yang telah dilakukan oleh pihak konservasi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara yang ditujukan kepada masyarakat Desa Pusong Kapal dan Desa Kuala Genting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Pusong Kapal dan Desa Kuala Genting mendapatkan telur langsung dari sarang dan penjual ilegal satu tahun sekali pada saat musim bertelur. Setengah dari jumlah masyarakat mengkonsumsi telur Tuntong Laut. Telur digunakan sebagai makanan dan obat. Masyarakat menyadari bahwa pemanfaatan telur berdampak negatif terhadap pelestarian Tuntong Laut. Masyarakat dapat memahami pentingnya pelestarian Tuntong Laut pasca  edukasi yang telah dilakukan oleh pihak konservasi, namun pemanfaatan telur Tuntong Laut masih dilakukan.
Title: Tingkat Pemahaman Masyarakat Pasca Edukasi Konservasi Tuntong Laut (Batagur borneoensis) di Kawasan Kabupaten Aceh Tamiang
Description:
Tuntong Laut (Batagur borneonsis) adalah salah satu spesies yang hampir punah.
Pemanfaatan Tuntong Laut oleh manusia menyebabkan populasi Tuntong Laut mengalami penurunan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui etnozoologi masyarakat Desa Pusong Kapal dan Desa Kuala Genting sebagai salah satu upaya  pelestarian Tuntong Laut di kawasan Konservasi Pantai Cemara dan Konservasi Desa Pusong Kapal.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dilakukan secara survey eksploratif.
Hubungan  antara aktifitas masyarakat terhadap pelestarian Tuntong Laut diketahui berdasarkan pemahaman masyarakat terhadap mendapatkan telur, mengkonsumsi telur, dan dampak pelestarian Tuntong Laut pasca edukasi yang telah dilakukan oleh pihak konservasi.
Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara yang ditujukan kepada masyarakat Desa Pusong Kapal dan Desa Kuala Genting.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Pusong Kapal dan Desa Kuala Genting mendapatkan telur langsung dari sarang dan penjual ilegal satu tahun sekali pada saat musim bertelur.
Setengah dari jumlah masyarakat mengkonsumsi telur Tuntong Laut.
Telur digunakan sebagai makanan dan obat.
Masyarakat menyadari bahwa pemanfaatan telur berdampak negatif terhadap pelestarian Tuntong Laut.
Masyarakat dapat memahami pentingnya pelestarian Tuntong Laut pasca  edukasi yang telah dilakukan oleh pihak konservasi, namun pemanfaatan telur Tuntong Laut masih dilakukan.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Identifikasi Bangunan-Bangunan Peninggalan Sejarah Masa Kolonial Belanda di Pesisir Timur Aceh
Identifikasi Bangunan-Bangunan Peninggalan Sejarah Masa Kolonial Belanda di Pesisir Timur Aceh
The Dutch colonial presence in the eastern coastal region of Aceh had a significant influence on infrastructure development and cultural changes in the area. The buildings left ove...
Analisis Kekritisan Lahan Pada Fungsi Kawasan Konservasi DAS Citarum Dengan Software Arcgis
Analisis Kekritisan Lahan Pada Fungsi Kawasan Konservasi DAS Citarum Dengan Software Arcgis
Penelitian dilakukan pada Kawasan Konservasi di wilayah DAS Citarum salah satu DAS prioritas di Indonesia dan merupakan sungai terbesar dan terpanjang di Jawa Barat. Limabelas Kawa...
PENGEMBANGAN PROGRAM PERKULIAHAN BIOLOGI KONSERVASI DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL ACEH
PENGEMBANGAN PROGRAM PERKULIAHAN BIOLOGI KONSERVASI DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL ACEH
Acehnese local wisdom-based contextual approach has never been used in learning. Incorporating Acehnese local wisdom into the study of conservation biology will greatly assist the ...
URGENSI PENGATURAN HUKUM PENYIARAN ACEH BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENGAKTUALISASI NILAI ISLAM DAN BUDAYA MASYARAKAT ACEH
URGENSI PENGATURAN HUKUM PENYIARAN ACEH BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENGAKTUALISASI NILAI ISLAM DAN BUDAYA MASYARAKAT ACEH
Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1). Pengaturan Hukum Penyiaran Aceh dalam mengaktualisasi nilai keislaman dan Kearifan budaya local masyarakat Aceh (2) Program Penyiaran Ac...
The Complete Mitochondrial Genome of Critically Endangered Painted Terrapin, Batagur borneoensis (Testudines: Geoemydidae)
The Complete Mitochondrial Genome of Critically Endangered Painted Terrapin, Batagur borneoensis (Testudines: Geoemydidae)
Characterising mitochondrial genomes is a key to studying evolution in vertebrates including turtles. This study employed Next-Generation Sequencing (NGS) to characterise mitochond...
Analysis of Aceh TV Programs in An Effort to Preserve Aceh Culture
Analysis of Aceh TV Programs in An Effort to Preserve Aceh Culture
The problems contained in the problem formulation are (1) What is the vision and mission of Aceh TV. And how Aceh TV realizes the vision and mission. (2) What programs are aired by...

Back to Top