Javascript must be enabled to continue!
Peran Kearifan Lokal Sebagai Instrumen Pembangunan Ekonomi Desa
View through CrossRef
Penelitian ini mengkaji peran kearifan lokal sebagai instrumen strategis dalam pembangunan ekonomi desa melalui implementasi program pemberdayaan masyarakat berbasis pariwisata. Kearifan lokal dipahami sebagai seperangkat nilai, norma, dan praktik budaya yang telah lama mengatur hubungan masyarakat dengan lingkungan sosial dan ekologisnya. Nilai-nilai ini kemudian dimanfaatkan sebagai fondasi dalam pengembangan pariwisata desa yang berorientasi pada keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan studi pustaka dengan pendekatan Content Analysis untuk meninjau peran kearifan lokal dalam pembangunan ekonomi desa. Metode ini dipilih karena fokus kajian bersifat konseptual. Data berasal dari 15 literatur sekunder berupa buku dan artikel jurnal terbitan 2021–2025 yang relevan dengan tema kearifan lokal, pemberdayaan masyarakat, dan pariwisata desa. Penelusuran literatur dibantu aplikasi Publish or Perish dan dipilih melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan; pertama, kearifan lokal berfungsi sebagai identitas utama yang memperkuat daya tarik destinasi melalui narasi budaya, atraksi tradisional, praktik ekologis, dan etika sosial yang hidup dalam komunitas. Integrasi nilai budaya dalam pariwisata tidak hanya memperkaya pengalaman wisatawan, tetapi juga memperkuat kohesi sosial dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Kedua, program pemberdayaan berbasis pariwisata memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat. Dampak tersebut tercermin dari meningkatnya peluang kerja, tumbuhnya UMKM lokal, perputaran ekonomi desa, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam manajemen usaha dan pelayanan wisata. Penguatan peran perempuan dan generasi muda melalui kegiatan ekonomi kreatif berbasis budaya turut memperluas inklusivitas pembangunan desa. Penelitian ini menegaskan bahwa kearifan lokal tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan ekonomi yang efektif ketika diintegrasikan dalam pariwisata berbasis komunitas. Penerapan kearifan lokal menghadirkan keseimbangan antara kepentingan ekonomi, pelestarian budaya, dan konservasi lingkungan.
Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo
Title: Peran Kearifan Lokal Sebagai Instrumen Pembangunan Ekonomi Desa
Description:
Penelitian ini mengkaji peran kearifan lokal sebagai instrumen strategis dalam pembangunan ekonomi desa melalui implementasi program pemberdayaan masyarakat berbasis pariwisata.
Kearifan lokal dipahami sebagai seperangkat nilai, norma, dan praktik budaya yang telah lama mengatur hubungan masyarakat dengan lingkungan sosial dan ekologisnya.
Nilai-nilai ini kemudian dimanfaatkan sebagai fondasi dalam pengembangan pariwisata desa yang berorientasi pada keberlanjutan.
Penelitian ini menggunakan studi pustaka dengan pendekatan Content Analysis untuk meninjau peran kearifan lokal dalam pembangunan ekonomi desa.
Metode ini dipilih karena fokus kajian bersifat konseptual.
Data berasal dari 15 literatur sekunder berupa buku dan artikel jurnal terbitan 2021–2025 yang relevan dengan tema kearifan lokal, pemberdayaan masyarakat, dan pariwisata desa.
Penelusuran literatur dibantu aplikasi Publish or Perish dan dipilih melalui purposive sampling.
Hasil penelitian menunjukkan; pertama, kearifan lokal berfungsi sebagai identitas utama yang memperkuat daya tarik destinasi melalui narasi budaya, atraksi tradisional, praktik ekologis, dan etika sosial yang hidup dalam komunitas.
Integrasi nilai budaya dalam pariwisata tidak hanya memperkaya pengalaman wisatawan, tetapi juga memperkuat kohesi sosial dan menjaga keberlanjutan lingkungan.
Kedua, program pemberdayaan berbasis pariwisata memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat.
Dampak tersebut tercermin dari meningkatnya peluang kerja, tumbuhnya UMKM lokal, perputaran ekonomi desa, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam manajemen usaha dan pelayanan wisata.
Penguatan peran perempuan dan generasi muda melalui kegiatan ekonomi kreatif berbasis budaya turut memperluas inklusivitas pembangunan desa.
Penelitian ini menegaskan bahwa kearifan lokal tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan ekonomi yang efektif ketika diintegrasikan dalam pariwisata berbasis komunitas.
Penerapan kearifan lokal menghadirkan keseimbangan antara kepentingan ekonomi, pelestarian budaya, dan konservasi lingkungan.
Related Results
Implementasi Pembangunan Desa Melalui Integrasi Nilai Kearifan Lokal Berbasis Pendekatan Partisipatif
Implementasi Pembangunan Desa Melalui Integrasi Nilai Kearifan Lokal Berbasis Pendekatan Partisipatif
Pembangunan desa menuntut pendekatan yang mampu menyesuaikan diri dengan karakter sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat setempat. Studi ini mengkaji bagaimana integrasi nilai kear...
Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal sebagai Identitas Nasional di Era Disrupsi
Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal sebagai Identitas Nasional di Era Disrupsi
Penelitian ini memiliki fokus untuk mengetahui keterkaitan antara kearifan lokal dengan identitas nasional, tantangan kearifan lokal di era disrupsi, dan strategi menjaga eksistens...
Urgensi Pembuatan Peraturan Desa Berbasis Nilai Lokal di Desa Taro-Bali
Urgensi Pembuatan Peraturan Desa Berbasis Nilai Lokal di Desa Taro-Bali
Dualisme pemerintahan desa, desa adat dan desa dinas di Bali menjadi salah satu keunikan tatanan pemerintahan desa di Indonesia. Perkembangan jaman dan teknologi mendatangkan keunt...
Melestarikan Budaya Kearifan Lokal Jepara Dalam Proses Pembentukan Profil Pelajar Pancasila P5 Di Kurikulum Merdeka SDN 01 Kendeng Sidialit
Melestarikan Budaya Kearifan Lokal Jepara Dalam Proses Pembentukan Profil Pelajar Pancasila P5 Di Kurikulum Merdeka SDN 01 Kendeng Sidialit
Keprihatinan atas lunturnya budaya kearifan lokal jepara dilatar belakangi oleh rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kelestarian budaya lokal. Salah satu penyebab lunturnya buda...
Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal Sasi dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut di Era Disrupsi
Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal Sasi dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut di Era Disrupsi
Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman hayati terbesar di dunia dan memiliki berbagai macam kearifan lokal yang didalamnya terkandung berbagai makna. Kearifan loka...
Penguatan Kelembagaan Desa dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Penguatan Kelembagaan Desa dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Penelitian yang dilaksanakan di kabupaten Kampar, Provinsi Riau, dimana fokus penelitian mengkaji tentang penguatan kelembagaan desa dalam mempersiapkan pelaksanaan musrenbang desa...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Peran Kearifan Budaya Lokal dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa Pesisir (Studi Kasus di Desa Nenassiam, Kabupaten Batubara)
Peran Kearifan Budaya Lokal dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa Pesisir (Studi Kasus di Desa Nenassiam, Kabupaten Batubara)
Desa pesisir sering kali dihadapkan pada berbagai masalah, seperti, minimnya transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa, ketidakmampuan masyarakatnya dalam mengel...

