Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Terapi Topikal Kombinasi Krim AsamTraneksamat 3%, Nikotinamid 3% Dan Microneedling Pada Pasien Melasma (Pilot Study)

View through CrossRef
<p>Latar belakang : Melasma adalah hiperpigmentasi wajah pada wanita di area yang sering terpapar sinar matahari, bersifat kronis kambuhan. Saat ini formula Kligman masih menjadi pilihan terapi efektif tetapi mempunyai efek samping terutama pada pemakaian jangka lama. Kombinasi terapi asam traneksamat, nikotinamid dan microneedling merupakan terapi alternatif yang aman dan efektif untuk jangka lama. Tujuan : Untuk mengetahui keberhasilan terapi kombinasi topikal krim asam traneksamat 3%, nikotinamid 3% dan microneedling dalam menurunkan skor MASI dan indeks melanin pasien melasma. Kasus : Dua pasien perempuan umur 45 dan 44 tahun dengan keluhan utama bercak hitam di wajah. Pasien 1 dengan melasma tipe campuran dan pasien 2 dengan melasma tipe epidermal. Pasien diterapi topikal menggunakan krim kombinasi asam traneksamat 3% dan nikotinamid 3% dengan microneedling. Microneedling dilakukan pada minggu ke-0, ke-4 dan ke-8. Evaluasi terapi saat minggu ke-0, 4, 8 dan 12, dengan skor MASI dan indeks melanin menggunakan Mexameter®. Hasil : Terdapat penurunan nilai skor MASI dan indeks melanin. Simpulan : Terapi kombinasi krim asam traneksamat 3%, nikotinamid 3% dan microneedling dapat menurunkan skor MASI dan indeks melanin.</p><p>Melasma is chronic and recurrent facial hyperpigmentation common in women and in areas frequently exposed to sunlight. Kligman formula therapy is still the effective treatment but has several side effects especially in long-term use. Combination of tranexamic acid, nicotinamide and microneedling is a safe and effective alternative for the long term therapy.Objective: To measure the effectiveness of topical combination therapy of 3% tranexamic acid cream, nicotinamide 3% and microneedling in reducing MASI score and melanin index in melasma patients. Cases: Two females aged 45 and 44 years with facial black spots. First patient diagnosed as mixed type melasma and 2nd patient with epidermal type melasma. Patients were treated with topical combination of 3% tranexamic acid and 3% nicotinamide cream with microneedling. Microneedling were done in the 0th, 4th and 8th weeks. Evaluation and measurement was done at weeks 0, 4, 8 and 12, with MASI scores and melanin index using Mexameter®. Results: There was a decrease in MASI score and melanin index.Conclusion: Combination therapy of tranexamic acid cream 3%, nicotinamide 3% and microneedling could reduce MASI score and melanin index.</p>
Title: Terapi Topikal Kombinasi Krim AsamTraneksamat 3%, Nikotinamid 3% Dan Microneedling Pada Pasien Melasma (Pilot Study)
Description:
<p>Latar belakang : Melasma adalah hiperpigmentasi wajah pada wanita di area yang sering terpapar sinar matahari, bersifat kronis kambuhan.
Saat ini formula Kligman masih menjadi pilihan terapi efektif tetapi mempunyai efek samping terutama pada pemakaian jangka lama.
Kombinasi terapi asam traneksamat, nikotinamid dan microneedling merupakan terapi alternatif yang aman dan efektif untuk jangka lama.
Tujuan : Untuk mengetahui keberhasilan terapi kombinasi topikal krim asam traneksamat 3%, nikotinamid 3% dan microneedling dalam menurunkan skor MASI dan indeks melanin pasien melasma.
Kasus : Dua pasien perempuan umur 45 dan 44 tahun dengan keluhan utama bercak hitam di wajah.
Pasien 1 dengan melasma tipe campuran dan pasien 2 dengan melasma tipe epidermal.
Pasien diterapi topikal menggunakan krim kombinasi asam traneksamat 3% dan nikotinamid 3% dengan microneedling.
Microneedling dilakukan pada minggu ke-0, ke-4 dan ke-8.
Evaluasi terapi saat minggu ke-0, 4, 8 dan 12, dengan skor MASI dan indeks melanin menggunakan Mexameter®.
Hasil : Terdapat penurunan nilai skor MASI dan indeks melanin.
Simpulan : Terapi kombinasi krim asam traneksamat 3%, nikotinamid 3% dan microneedling dapat menurunkan skor MASI dan indeks melanin.
</p><p>Melasma is chronic and recurrent facial hyperpigmentation common in women and in areas frequently exposed to sunlight.
Kligman formula therapy is still the effective treatment but has several side effects especially in long-term use.
Combination of tranexamic acid, nicotinamide and microneedling is a safe and effective alternative for the long term therapy.
Objective: To measure the effectiveness of topical combination therapy of 3% tranexamic acid cream, nicotinamide 3% and microneedling in reducing MASI score and melanin index in melasma patients.
Cases: Two females aged 45 and 44 years with facial black spots.
First patient diagnosed as mixed type melasma and 2nd patient with epidermal type melasma.
Patients were treated with topical combination of 3% tranexamic acid and 3% nicotinamide cream with microneedling.
Microneedling were done in the 0th, 4th and 8th weeks.
Evaluation and measurement was done at weeks 0, 4, 8 and 12, with MASI scores and melanin index using Mexameter®.
Results: There was a decrease in MASI score and melanin index.
Conclusion: Combination therapy of tranexamic acid cream 3%, nicotinamide 3% and microneedling could reduce MASI score and melanin index.
</p>.

Related Results

Terapi Topikal Kombinasi Krim Asam Traneksamat- 3%, Nikotinamid 3%, dan Microneedling pada Melasma (Pilot Study)
Terapi Topikal Kombinasi Krim Asam Traneksamat- 3%, Nikotinamid 3%, dan Microneedling pada Melasma (Pilot Study)
Latar belakang: Melasma adalah hiperpigmentasi wajah pada wanita di area yang sering terpapar sinar matahari, bersifat kronik kambuhan. Saat ini formula Kligman masih menjadi pilih...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Kadar feritin yang rendah merupakan faktor risiko melasma pada wanita
Kadar feritin yang rendah merupakan faktor risiko melasma pada wanita
Introduction: Melasma is an acquired pigmentation disorder characterized by symmetrical hyperpigmented patches, most commonly seen on the face. Melasma and iron deficiency are most...
Characteristics of Melasma Patients in Dermatology and Venereology Polyclinic Ngoerah Hospital Denpasar Bali From 2020 to 2022
Characteristics of Melasma Patients in Dermatology and Venereology Polyclinic Ngoerah Hospital Denpasar Bali From 2020 to 2022
Pendahuluan: Melasma merupakan kondisi hipermelanosis akibat paparan sinar matahari. Melasma menyebabkan rasa kurang percaya diri yang berpengaruh terhadap kualitas hidup. Peneliti...
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PRODUK TOPIKAL ANTI JERAWAT TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus novergicus) SECARA IN VIVO
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PRODUK TOPIKAL ANTI JERAWAT TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus novergicus) SECARA IN VIVO
Jerawat merupakan penyakit kulit yang dapat disebabkan oleh bakteri Staphylococcus epidermidis. Bakteri ini secara alami terdapat di dalam folikel dan berkontribusi terhadap perkem...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
The Relationship between Triiodothyronine and Thyroid Stimulating Hormone Serum Level into Melasma Severity
The Relationship between Triiodothyronine and Thyroid Stimulating Hormone Serum Level into Melasma Severity
Background: Melasma is a chronic acquired hypermelanosis of the skin and relatively common skin disorder that primarily affects sunlight-exposed areas in women. While etiology of m...

Back to Top