Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TALAQQI MUSYAFAHAH DALAM ḤALAQAH QIRAAT

View through CrossRef
Halaqah qirā’āt Jum’at yaitu salah satu ḥalaqah yang diasuh oleh Ahsin Sakho Muhammad secara online, ditemukan semangat para pengkaji dan penghafal Al-Qur’an dalam mempelajari ilmu qirā’āt pada ḥalaqah qirā’āt Jum’at. Dinamakan ḥalaqah qirā’āt Jum’at karena ḥalaqah ini diadakan setiap hari Jum’at setelah shalat subuh melalui media online aplikasi zoom karena latar belakang peserta berasal dari berbagai pelosok daerah yang tidak memungkinkan dijadikan kajian tatap muka (offline). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa bentuk kontribusi Ahsin Sakho Muhammad dalam mengembangkan ilmu qirā’āt di Indonesia. Dimana Ahsin Sakho Muhammad membina para kader dalam ḥalaqah qirā’āt untuk menyiapkan generasi penerus agar ilmu qirā’āt terus berkembang di masa depan dan juga untuk membuktikan relevansi kontribusi Ahsin Sakho Muhammad terhadap masa depan ilmu qirā’āt di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dilakukan dengan pendekatan kajian kepustakaan dan wawancara serta melakukan observasi dari karya-karya Ahsin Sakho Muhammad, Hasil penelitian menyimpulkan dari tiga ḥalaqah yang diasuh Ahsin Sakho Muhammad menggunakan teori dan praktik ifrād al-qirā’āt, jam‘u alqirā’āt dan ḥifẓ al-mutūn. Sehingga melahirkan para peserta yang mampu berkontribusi untuk mengembangkan ilmu qirā’āt seperti menulis buku pedoman belajar ilmu qirā’āt, menjadi pengajar, pembina dan dewan hakim pada MTQ cabang qirā’āt serta imam masjid dengan bacaan berbagai qirā’āt.
Title: TALAQQI MUSYAFAHAH DALAM ḤALAQAH QIRAAT
Description:
Halaqah qirā’āt Jum’at yaitu salah satu ḥalaqah yang diasuh oleh Ahsin Sakho Muhammad secara online, ditemukan semangat para pengkaji dan penghafal Al-Qur’an dalam mempelajari ilmu qirā’āt pada ḥalaqah qirā’āt Jum’at.
Dinamakan ḥalaqah qirā’āt Jum’at karena ḥalaqah ini diadakan setiap hari Jum’at setelah shalat subuh melalui media online aplikasi zoom karena latar belakang peserta berasal dari berbagai pelosok daerah yang tidak memungkinkan dijadikan kajian tatap muka (offline).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa bentuk kontribusi Ahsin Sakho Muhammad dalam mengembangkan ilmu qirā’āt di Indonesia.
Dimana Ahsin Sakho Muhammad membina para kader dalam ḥalaqah qirā’āt untuk menyiapkan generasi penerus agar ilmu qirā’āt terus berkembang di masa depan dan juga untuk membuktikan relevansi kontribusi Ahsin Sakho Muhammad terhadap masa depan ilmu qirā’āt di Indonesia.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dilakukan dengan pendekatan kajian kepustakaan dan wawancara serta melakukan observasi dari karya-karya Ahsin Sakho Muhammad, Hasil penelitian menyimpulkan dari tiga ḥalaqah yang diasuh Ahsin Sakho Muhammad menggunakan teori dan praktik ifrād al-qirā’āt, jam‘u alqirā’āt dan ḥifẓ al-mutūn.
Sehingga melahirkan para peserta yang mampu berkontribusi untuk mengembangkan ilmu qirā’āt seperti menulis buku pedoman belajar ilmu qirā’āt, menjadi pengajar, pembina dan dewan hakim pada MTQ cabang qirā’āt serta imam masjid dengan bacaan berbagai qirā’āt.

Related Results

Dakwah Halaqah Pondok Pesantren As'adiyah Pusat Sengakang
Dakwah Halaqah Pondok Pesantren As'adiyah Pusat Sengakang
Halaqah Da'wah is one of the models of da'wah delivery that is widely used in the spread of Islamic teaching in Indonesia. Central Board of Pesantren As'adiyah in Sengkang becames ...
PENERAPAN ILMU QIRAAT DALAM KULIAH TAFSIR DI NEGERI KELANTAN: SUATU SOROTAN LITERATUR
PENERAPAN ILMU QIRAAT DALAM KULIAH TAFSIR DI NEGERI KELANTAN: SUATU SOROTAN LITERATUR
Ilmu qiraat adalah satu ilmu yang bukan hanya berperanan pada aspek bacaan al-Quran tetapi ia juga memainkan peranan penting dalam pentafsiran ayat al-Quran sehingga ulama tafsir m...
Peranan Ibnu Mujāhid dalam Ilmu Qira’at
Peranan Ibnu Mujāhid dalam Ilmu Qira’at
In the history of the development of the Science of Qiraat, it is known that the writing of this science began as early as the first century. Then, in the following centuries, the ...
Aplikasi Qirāāt Sebagai Petunjuk Dalam Tafsir Imam Al-Ṭabari: Kajian Surah Al-Baqarah
Aplikasi Qirāāt Sebagai Petunjuk Dalam Tafsir Imam Al-Ṭabari: Kajian Surah Al-Baqarah
The difference of qirāāt in the recitation of the Qur'an is a semantic and guide to the mufassirin in the process of interpreting the Qur'an. The process of tafsir al-Quran that ha...
IMPLEMENTASI QIRAAT SAB’AH DALAM QIRAAT ALQURAN
IMPLEMENTASI QIRAAT SAB’AH DALAM QIRAAT ALQURAN
This article discused about Qiraat Alquran from the narrator side to determine is this Qiraat accepted or rejected. In Quranic Sciences it is know as Qiraah Sab’ah, there are 3 req...
IMPLEMENTASI QIRAAT SAB’AH DALAM QIRAAT ALQURAN
IMPLEMENTASI QIRAAT SAB’AH DALAM QIRAAT ALQURAN
This article discused about Qiraat Alquran from the narrator side to determine is this Qiraat accepted or rejected. In Quranic Sciences it is know as Qiraah Sab’ah, there are 3 req...
Qira’ah Variations and Qur'anic Meanings: An Analysis of Imam Hamzah's Thought
Qira’ah Variations and Qur'anic Meanings: An Analysis of Imam Hamzah's Thought
The Quran was revealed in Arabic, chosen as the exclusive language to convey its divine message. However, the Arabic used in the Quran encompasses multiple dialects and pronunciati...
Implementasi Metode Talaqqi dalam Menghafal Alquran
Implementasi Metode Talaqqi dalam Menghafal Alquran
This research was motivated by an interest in the implementation of the talaqqi method in memorizing the Qur'an at TPQ Baitul Rahmah Simpang III Patangan. This study aims to examin...

Back to Top