Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Ariya atthangika magga sebuah metode jalan tengah untuk mengatasi ekstrimisme: kajian dalam bingkai Agama Buddha

View through CrossRef
Abstrak Tujuan penelitian dirumuskan untuk mendeskripsikan konsep ekstremisme, mendeskripsikan jenis dan bentuk ektremisme dan mendeskripsikan cara untuk mengatasi ekstremisme dalam bingkai ajaran agama Buddha. Metode dalam penelitian ini menggunakan dalam penelitian ini adalah kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis teks dan interorestasi teks atau sering disebut hermeneutika. Sumber primer dalam penelitian ini adalah kitab suci Tripitaka, sumber sekunder dan tersier dari buku-buku referensi ilmiah, jurnal, majalah, surat kabar yang berkaitan dengan penelitian. Teknik Analisa dilakukan dengan cara menelaah melalui kepustakaan, yaitu dengan membaca dan mengkaji sumber-sumber yang sesuai dengan penelitian serta penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) konsep ekstremisme: suatu pandangan yang melampaui batas kewajaran; (2) jenis dan bentuk ekstremisme: a). ekstrem kanan/pemuasan hawa nafsu indera secara terus menerus sehingga menimbulkan kemelekatan (kamasukkhalikanuayoga); b). ekstrem kiri/keterikatan pada praktik penyiksaaan diri (Attakilamathanuyoga); (3) cara untuk mengatasi ekstremisme dalam bingkai ajaran agama Buddha: Jalan Mulia Berunsur Delapan (Ariya Atthangika Magga), bertujuan untuk menghindari maupun mengatasi ekstremisme membebaskan penderitaan bagi semua makhluk, dan mencapai kebahagiaan tertinggi (Nibbana/Nirvana).   Kata kunci:  Ariya Atthangika Magga, Ekstremisme, Buddha   Abstract The research objectives were formulated to describe the concept of extremism, describe the types and forms of extremism and describe ways to overcome extremism within the framework of Buddhist teachings. The method used in this study is library research with a text analysis approach and text interrogation or often called hermeneutics. The primary sources in this research are the Tripitaka scriptures, secondary and tertiary sources from scientific reference books, journals, magazines, newspapers related to research. The analysis technique is carried out by reviewing through the literature, namely by reading and reviewing sources that are in accordance with the research and drawing conclusions. The results of this study are: (1) the concept of extremism: a view that goes beyond the normal limits; (2) types and forms of extremism: a). extreme right/continuous gratification of sensual desire, giving rise to clinging (kaenterkhalikanuayoga); b). extreme left/attachment to the practice of self-torment (Attakilamathanuyoga); (3) the way to overcome extremism within the framework of Buddhist teachings: the Noble Eightfold Path (Ariya Atthangika Magga), aims to overcome extremism, relieve suffering for all beings, and attain the highest happiness (Nibbana/Nirvana). Keywords: Ariya Atthangika Magga, Ekstremisme, Buddha
Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri-Jawa Tengah
Title: Ariya atthangika magga sebuah metode jalan tengah untuk mengatasi ekstrimisme: kajian dalam bingkai Agama Buddha
Description:
Abstrak Tujuan penelitian dirumuskan untuk mendeskripsikan konsep ekstremisme, mendeskripsikan jenis dan bentuk ektremisme dan mendeskripsikan cara untuk mengatasi ekstremisme dalam bingkai ajaran agama Buddha.
Metode dalam penelitian ini menggunakan dalam penelitian ini adalah kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis teks dan interorestasi teks atau sering disebut hermeneutika.
Sumber primer dalam penelitian ini adalah kitab suci Tripitaka, sumber sekunder dan tersier dari buku-buku referensi ilmiah, jurnal, majalah, surat kabar yang berkaitan dengan penelitian.
Teknik Analisa dilakukan dengan cara menelaah melalui kepustakaan, yaitu dengan membaca dan mengkaji sumber-sumber yang sesuai dengan penelitian serta penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini adalah: (1) konsep ekstremisme: suatu pandangan yang melampaui batas kewajaran; (2) jenis dan bentuk ekstremisme: a).
ekstrem kanan/pemuasan hawa nafsu indera secara terus menerus sehingga menimbulkan kemelekatan (kamasukkhalikanuayoga); b).
ekstrem kiri/keterikatan pada praktik penyiksaaan diri (Attakilamathanuyoga); (3) cara untuk mengatasi ekstremisme dalam bingkai ajaran agama Buddha: Jalan Mulia Berunsur Delapan (Ariya Atthangika Magga), bertujuan untuk menghindari maupun mengatasi ekstremisme membebaskan penderitaan bagi semua makhluk, dan mencapai kebahagiaan tertinggi (Nibbana/Nirvana).
  Kata kunci:  Ariya Atthangika Magga, Ekstremisme, Buddha   Abstract The research objectives were formulated to describe the concept of extremism, describe the types and forms of extremism and describe ways to overcome extremism within the framework of Buddhist teachings.
The method used in this study is library research with a text analysis approach and text interrogation or often called hermeneutics.
The primary sources in this research are the Tripitaka scriptures, secondary and tertiary sources from scientific reference books, journals, magazines, newspapers related to research.
The analysis technique is carried out by reviewing through the literature, namely by reading and reviewing sources that are in accordance with the research and drawing conclusions.
The results of this study are: (1) the concept of extremism: a view that goes beyond the normal limits; (2) types and forms of extremism: a).
extreme right/continuous gratification of sensual desire, giving rise to clinging (kaenterkhalikanuayoga); b).
extreme left/attachment to the practice of self-torment (Attakilamathanuyoga); (3) the way to overcome extremism within the framework of Buddhist teachings: the Noble Eightfold Path (Ariya Atthangika Magga), aims to overcome extremism, relieve suffering for all beings, and attain the highest happiness (Nibbana/Nirvana).
Keywords: Ariya Atthangika Magga, Ekstremisme, Buddha.

Related Results

Ariya atthangika magga sebuah metode jalan tengah untuk mengatasi ekstremisme: kajian dalam bingkai Agama Buddha
Ariya atthangika magga sebuah metode jalan tengah untuk mengatasi ekstremisme: kajian dalam bingkai Agama Buddha
Tujuan penelitian dirumuskan untuk mendeskripsikan konsep ekstremisme, mendeskripsikan jenis dan bentuk ektremisme dan mendeskripsikan cara untuk mengatasi ekstremisme dalam bingka...
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
Jalur hijau kota Pekanbaru didominasi penanaman pohon dengan berbagai macam bentuk tajuk dan juga penanaman perdu dan penutup tanah dengan berbagai macam pola. Evaluasi terhadap ta...
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
Abstract   The quality of road services includes the performance of road infrastructure components, which include road pavement structures, road geometry, road complementary buil...
Prinsip-Prinsip Manajerial Penyuluh Agama Buddha Di Provinsi Banten
Prinsip-Prinsip Manajerial Penyuluh Agama Buddha Di Provinsi Banten
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini penyuluh agama Buddha ketika berceramah menyampaikan materi yang tidak memiliki keterkaitan dengan sutta maupun referensi dalam agam...

Back to Top