Javascript must be enabled to continue!
Relasi Quintuple Helix Dalam Memperkuat Branding Kota Probolinggo Dengan Julukan “Impressive”
View through CrossRef
Pemerintah memberikan rekomendasi dan arahan kepada setiap kota atau daerah untuk membentuk citra kota atau daerah tersebut. Pemerintah kota atau daerah melakukan berbagai upaya untuk memperkenalkan ciri khas dan potensi kota atau daerah tersebut. Penguatan city branding membutuhkan berbagai peran dari aktor-aktor yang terlibat. Para aktor tersebut dapat berjalan beriringan dalam membentuk city branding yang baik bahkan memperkuat city branding di suatu kota atau daerah. Hal ini persis dengan penerapan hubungan Quintuple Helix. Seperti penguatan city branding di Kota Probolinggo dengan branding "Impressive Probolinggo City". Penulis melakukan penelitian terkait hubungan Quintuple Helix dalam Impressive Probolinggo City. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Fokus penelitian adalah hubungan setiap aktor yang ada di Kota Probolinggo dalam memperkuat Impressive Probolinggo City sebagai sebuah branding Kota Probolinggo. Penguatan Impressive Kota Probolinggo sebagai branding Kota Probolinggo dengan teori quintuple helix. Model quintuple helix adalah sistem pendidikan, sistem ekonomi, sistem masyarakat, sistem politik, dan sistem lingkungan. Kelima elemen tersebut dalam mengembangkan inovasi akan saling bersinergi dan saling berhubungan antara satu sistem dengan sistem lainnya. Pengembangan inovasi tersebut, setiap aktor akan bertindak sesuai dengan peran, keahlian, dan kompetensi yang dimiliki. Kesimpulannya, kelima helix tersebut dapat mewujudkan penguatan Impressive Probolinggo City sebagai branding Kota Probolinggo.
Universitas PGRI Ronggolawe
Title: Relasi Quintuple Helix Dalam Memperkuat Branding Kota Probolinggo Dengan Julukan “Impressive”
Description:
Pemerintah memberikan rekomendasi dan arahan kepada setiap kota atau daerah untuk membentuk citra kota atau daerah tersebut.
Pemerintah kota atau daerah melakukan berbagai upaya untuk memperkenalkan ciri khas dan potensi kota atau daerah tersebut.
Penguatan city branding membutuhkan berbagai peran dari aktor-aktor yang terlibat.
Para aktor tersebut dapat berjalan beriringan dalam membentuk city branding yang baik bahkan memperkuat city branding di suatu kota atau daerah.
Hal ini persis dengan penerapan hubungan Quintuple Helix.
Seperti penguatan city branding di Kota Probolinggo dengan branding "Impressive Probolinggo City".
Penulis melakukan penelitian terkait hubungan Quintuple Helix dalam Impressive Probolinggo City.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Fokus penelitian adalah hubungan setiap aktor yang ada di Kota Probolinggo dalam memperkuat Impressive Probolinggo City sebagai sebuah branding Kota Probolinggo.
Penguatan Impressive Kota Probolinggo sebagai branding Kota Probolinggo dengan teori quintuple helix.
Model quintuple helix adalah sistem pendidikan, sistem ekonomi, sistem masyarakat, sistem politik, dan sistem lingkungan.
Kelima elemen tersebut dalam mengembangkan inovasi akan saling bersinergi dan saling berhubungan antara satu sistem dengan sistem lainnya.
Pengembangan inovasi tersebut, setiap aktor akan bertindak sesuai dengan peran, keahlian, dan kompetensi yang dimiliki.
Kesimpulannya, kelima helix tersebut dapat mewujudkan penguatan Impressive Probolinggo City sebagai branding Kota Probolinggo.
Related Results
FILOSOFI RAGAM CORAK BATIK PANDALUNGAN SEBAGAI IDENTITAS KULTURAL KOTA PROBOLINGGO
FILOSOFI RAGAM CORAK BATIK PANDALUNGAN SEBAGAI IDENTITAS KULTURAL KOTA PROBOLINGGO
Batik menjadi warisan kebudayaan Indonesia. Kerajinan khas Indonesia dengan teknik seni menggambar. Ribuan corak atau motif menggambarkan atau sebagai identitas bangsa. Corak-corak...
History of Gemeente Probolinggo 1918-1942
History of Gemeente Probolinggo 1918-1942
This thesis discusses the history of gemeente Probolinggo in 1918-1942. The problems in this thesis are (1) the reasons why the Dutch East Indies government made Probolinggo a geme...
Personal Branding Konten Kreator Di Instagram Reels
Personal Branding Konten Kreator Di Instagram Reels
Abstract
Personal branding is an individual's strategy for introducing themselves. Personal branding on social media opens up opportunities to differentiate yourself, especially ...
7.A. Skills building seminar: Is Behavioural Science Relevant for Public Health? A Quintuple Helix Lens
7.A. Skills building seminar: Is Behavioural Science Relevant for Public Health? A Quintuple Helix Lens
Abstract
Background
On 29 May 2023, the World Health Assembly adopted the first-ever global Behavioural Sciences for Better Heal...
Pengaruh Perilaku Nasabah dan Pelayanan Syariah Terhadap Keputusan Berinvestasi
Pengaruh Perilaku Nasabah dan Pelayanan Syariah Terhadap Keputusan Berinvestasi
English
This study aims to determine the effect of customer behavior and sharia services either partially or simultaneously to the decision to invest (Survey On Bank BTN Shar...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Personal Branding Model Indonesia Next Top Model (INTM) melalui Instagram
Personal Branding Model Indonesia Next Top Model (INTM) melalui Instagram
Abstract. Personal Branding of a Flores Cantika model who still adheres to Sundanese as a cultural identity and dares to give an appearance that is more than what it is. Flores is ...
NAMA JULUKAN TEMPAT DI INDONESIA: ANALISIS SEMANTIS METAFORA
NAMA JULUKAN TEMPAT DI INDONESIA: ANALISIS SEMANTIS METAFORA
Pemberian nama julukan pada tempat merupakan salah satu kajian di dalam toponimi yang belum banyak disentuh oleh para linguis. Nama julukan tempat merepresentasikan citra atau kara...

