Javascript must be enabled to continue!
KONTRIBUSI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK (LKSA) NW DASAN LIAN DALAM MEMBENTUK LIFE SKILL ANAK ASUH MELALUI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN
View through CrossRef
Anak sebagai pejuang masa depan bangsa serta turut menentukan kelangsungan hidup dan kejayaan suatu bangsa dimasa yang akan datang, sebagai generasi muda penerus cita-cita, perjuangan bangsa dan juga insan pembangunan nasional. Anak merupakan aset utama dan tumbuh kembang anak sejak dini adalah tanggung jawab keluarga, masyarakat dan negara. Namun dalam proses tumbuh kembang anak banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor baik biologis, psikis, sosial, ekonomi maupun kultural yang menyebabkan tidak terpenuhinya hak- hak anak tersebut. Perjalanan hidup seorang anak tidak selamanya berjalan dengan mulus. Beberapa anak dihadapkan pada pilihan yang sulit bahwa individu harus berpisah dari keluarga karena suatu alasan, menjadi yatim, piatu atau yatim-piatu bahkan mungkin menjadi anak terlantar. Oleh sebab itu, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) NW Dasan Lian memiliki Kontribusi yang sangat penting dalam menyiapkan anak asuh (yatim, piatu, dan terlantar) untuk dibekali dengan pendidikan kecakapan hidup (life skills) dengan harapan setelah beranjak dewasa mereka dapat mengembangkan kemampuan yang dimilikinya. Hal tersebut menjadi alasan peneliti untuk melakukan penelitian dengan cara yaitu pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Pada Subjek penelitian menggunakan teknik analisis data melalui ketua, pengasuh dan pengajar di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) NW Dasan Lian. Dalam menganalisa data peneliti menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang didapat adalah LKSA NW Dasan Lian memberikan pelatihan kewirausahaan kepada anak asuh (yatim, piatu, dan terlantar) dalam membentuk life skill-nya. Dalam menyukseskan tujuannya tersebut LKSA NW Dasan Lian memberikan program life skill yang berbentuk soft skill (nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan dan pengembangan kepribadian) dan hard skill (menjahit, pembuatan batako). Dengan adanya kegiatan-kegiatan life skill tersebut diharapkan dapat memberikan efek positif pada masa depan mereka.
Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur
Title: KONTRIBUSI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK (LKSA) NW DASAN LIAN DALAM MEMBENTUK LIFE SKILL ANAK ASUH MELALUI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN
Description:
Anak sebagai pejuang masa depan bangsa serta turut menentukan kelangsungan hidup dan kejayaan suatu bangsa dimasa yang akan datang, sebagai generasi muda penerus cita-cita, perjuangan bangsa dan juga insan pembangunan nasional.
Anak merupakan aset utama dan tumbuh kembang anak sejak dini adalah tanggung jawab keluarga, masyarakat dan negara.
Namun dalam proses tumbuh kembang anak banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor baik biologis, psikis, sosial, ekonomi maupun kultural yang menyebabkan tidak terpenuhinya hak- hak anak tersebut.
Perjalanan hidup seorang anak tidak selamanya berjalan dengan mulus.
Beberapa anak dihadapkan pada pilihan yang sulit bahwa individu harus berpisah dari keluarga karena suatu alasan, menjadi yatim, piatu atau yatim-piatu bahkan mungkin menjadi anak terlantar.
Oleh sebab itu, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) NW Dasan Lian memiliki Kontribusi yang sangat penting dalam menyiapkan anak asuh (yatim, piatu, dan terlantar) untuk dibekali dengan pendidikan kecakapan hidup (life skills) dengan harapan setelah beranjak dewasa mereka dapat mengembangkan kemampuan yang dimilikinya.
Hal tersebut menjadi alasan peneliti untuk melakukan penelitian dengan cara yaitu pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara.
Pada Subjek penelitian menggunakan teknik analisis data melalui ketua, pengasuh dan pengajar di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) NW Dasan Lian.
Dalam menganalisa data peneliti menggunakan teknik deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian yang didapat adalah LKSA NW Dasan Lian memberikan pelatihan kewirausahaan kepada anak asuh (yatim, piatu, dan terlantar) dalam membentuk life skill-nya.
Dalam menyukseskan tujuannya tersebut LKSA NW Dasan Lian memberikan program life skill yang berbentuk soft skill (nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan dan pengembangan kepribadian) dan hard skill (menjahit, pembuatan batako).
Dengan adanya kegiatan-kegiatan life skill tersebut diharapkan dapat memberikan efek positif pada masa depan mereka.
Related Results
Komunikasi Interpersonal antara Pembimbing dengan Anak Asuh dalam Menanamkan Nilai-Nilai Islam
Komunikasi Interpersonal antara Pembimbing dengan Anak Asuh dalam Menanamkan Nilai-Nilai Islam
Abstract. Communication is one of the important things in instilling Islamic values in foster children in orphanages. Effective communication can help mentors to convey Islamic mes...
Kontrol Diri Anak Asuh di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah Cabang Sumur Bandung Kota Bandung
Kontrol Diri Anak Asuh di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah Cabang Sumur Bandung Kota Bandung
Kontrol diri merujuk pada komponen psikologis yang sederhana mencakup kemampuan individu untuk memodifikasi perilaku, mengelola informasi yang tidak diinginkan dengan cara menginte...
KUALITAS PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK DI LKSA AS SHYFA KECAMATAN MURUNG PUDAK KABUPATEN TABALONG
KUALITAS PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK DI LKSA AS SHYFA KECAMATAN MURUNG PUDAK KABUPATEN TABALONG
Lembaga kesejahteran sosial yang mempunyai tanggung jawab untuk memberikan pelayanan kesejahteraan sosial kepada anak terlantar, memberikan pelayanan pengganti atau perwalian an...
Analisa keberadaan lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA) di Kabupaten Sidoarjo
Analisa keberadaan lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA) di Kabupaten Sidoarjo
Di Indonesia, diperkirakan jumlah anak terlantar sekitar 3,5 juta jiwa. Ini pun terbatas pada kelompok anak-anak yang yatim piatu dimana dari jumlah itu hanya sedikit di antara mer...
Analisa keberadaan lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA) di Kabupaten Sidoarjo
Analisa keberadaan lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA) di Kabupaten Sidoarjo
Di Indonesia, diperkirakan jumlah anak terlantar sekitar 3,5 juta jiwa. Ini pun terbatas pada kelompok anak-anak yang yatim piatu dimana dari jumlah itu hanya sedikit di antara mer...
Dasan Jeong Yak-yong’s ‘sang(象)’: Focusing on Linguistic Perception and Interpretational Structure of the Book of Songs
Dasan Jeong Yak-yong’s ‘sang(象)’: Focusing on Linguistic Perception and Interpretational Structure of the Book of Songs
The purpose of this study was to examine Dasan’s perception of ‘sang(象)’ reflected in Dasan’s discussion on Chinese character, Classical Chinese interpretation, language conversion...
MINAT REMAJA DITINJAU DARI TES MINAT ROTHWELL MILLER INTEREST BLANK (RMIB) DI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK (LKSA) KOTA PALANGKA RAYA
MINAT REMAJA DITINJAU DARI TES MINAT ROTHWELL MILLER INTEREST BLANK (RMIB) DI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK (LKSA) KOTA PALANGKA RAYA
Generasi milenial sekarang cenderung kesulitan menentukan minat atau karirnya di masa depan. Oleh sebab itu penelitian ini mengurai tentang minat remaja ditinjau dari tes Rothwell ...
Critical Joseon Studies and Dasan Research among Socialist Intellectuals
Critical Joseon Studies and Dasan Research among Socialist Intellectuals
In the 1930s, research on Joseon history was actively conducted not only by uncompromising nationalist scholars but also by those aligned with socialist ideologies. Socialist schol...

