Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Nilai-Nilai Spiritual dan Sosial Muslim – Minoritas di Manggarai Nusa Tenggara Timur (Studi Pengembangan Academic Culture pada Siswa MI Al Fitrah Ojang Desa Ojang Kecamatan Reok Barat Kabupaten Manggarai)

View through CrossRef
Madrasah dikenal sebagai sekolah berciri khusus keislaman sebagai jenis pendidikan agama tingkat dasar yang menekankan pada peningkatan kecerdasan anak bangsa dan mewujudkan manusia Indonesia seutuhnya yakni yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian mandiri dan bertanggungjawab pada masyarakat dan bangsa. MI Al Fitrah Ojang di Reok Barat Kabupaten Manggarai dibangun untuk melayani lebih dekat anak-anak Islam usia sekolah yang hidup di tengah masyarakat mayoritas non muslim. Tentu tidak mudah menilai secara langsung interaksi sosial mereka dengan teman sebaya dari kalangan non muslim sehingga madrasah memiliki strategi mengelimir perilaku yang menyimpang (di luar dari yang syariatkan). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, strategi, dan implikasi  pengembangan academic culture berbasis spiritual dan sosial pada siswa MI Al Fitrah Ojang, Desa Para Lando Reok Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskiptif kualitatif dengan informen sebagai objek penelitian yang terdiri dari kepada sekolah, guru kelas IV dan V, Tokoh Masyarkat Islam dan Kristen, dan Tokoh Agama Islam. Total informan sebanyak 23 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pengembangan academic culture berbasis nilai-nilai spiritual dan sosial siswa di MI Al Fitrah Ojang di adopsi dari mata pelajaran Aqidah Akhak, Al Qur’an Hadist, Fiqh, PKn, dan IPS. Konsep Pengembangan academic culture berbasis spiritual meliputi sholat fardu dan sunnat (dhuha), Qira’atul Qur’an, menghafal do’a-do’a pendek, menghormati orang tua, dan menghormati guru. Sedangkan konsep pengembangan academic culture berbasis  nilai-nilai sosial meliputi : sikap jujur. Disiplin, tanggung jawab, teleransi, gotong royong, santun, dan percaya diri.  Strategi pengembangan academic culture dilakukan metode langsung (direct metode), keteladanan (modeling), fasilitasi (facilitation), dan pembiasaan (habituation). Berdasarkan hasil kajian bahwa pengembangan adademic culture berimplikasi langsung pada siswa MI AL Fitra terutama pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Impilkasi pada masyarakat muslim-minoritas berupa kecenderungan memajukan MI Al Fitrah, taat beribadah di masjid, dan menutup diri dengan pihak non muslim (muslim-minoritas militan); kecenderungan memajukan MI, sewaktu-waktu sholat berjamaah di masjid, dan terbuka dengan non muslim  (muslim-minoritas moderat-toleran); memajukan MI namun jarang ke masjid, dan selalu bergau dengan non muslim (muslim-minoritas singkritas). Sedangakn implikasi bagi masyarakat kristen berupa perasaan senang dan bangga dengan kepribadian anak-anak muslim tersebut.Kata kunci : Academic culture, Siswa MI Al Fitrah, Muslim-Minoritas, Ojang Desa Para Lando.   
Maulana Malik Ibrahim State Islamic University
Title: Nilai-Nilai Spiritual dan Sosial Muslim – Minoritas di Manggarai Nusa Tenggara Timur (Studi Pengembangan Academic Culture pada Siswa MI Al Fitrah Ojang Desa Ojang Kecamatan Reok Barat Kabupaten Manggarai)
Description:
Madrasah dikenal sebagai sekolah berciri khusus keislaman sebagai jenis pendidikan agama tingkat dasar yang menekankan pada peningkatan kecerdasan anak bangsa dan mewujudkan manusia Indonesia seutuhnya yakni yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian mandiri dan bertanggungjawab pada masyarakat dan bangsa.
MI Al Fitrah Ojang di Reok Barat Kabupaten Manggarai dibangun untuk melayani lebih dekat anak-anak Islam usia sekolah yang hidup di tengah masyarakat mayoritas non muslim.
Tentu tidak mudah menilai secara langsung interaksi sosial mereka dengan teman sebaya dari kalangan non muslim sehingga madrasah memiliki strategi mengelimir perilaku yang menyimpang (di luar dari yang syariatkan).
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, strategi, dan implikasi  pengembangan academic culture berbasis spiritual dan sosial pada siswa MI Al Fitrah Ojang, Desa Para Lando Reok Barat.
Penelitian ini menggunakan metode deskiptif kualitatif dengan informen sebagai objek penelitian yang terdiri dari kepada sekolah, guru kelas IV dan V, Tokoh Masyarkat Islam dan Kristen, dan Tokoh Agama Islam.
Total informan sebanyak 23 orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pengembangan academic culture berbasis nilai-nilai spiritual dan sosial siswa di MI Al Fitrah Ojang di adopsi dari mata pelajaran Aqidah Akhak, Al Qur’an Hadist, Fiqh, PKn, dan IPS.
Konsep Pengembangan academic culture berbasis spiritual meliputi sholat fardu dan sunnat (dhuha), Qira’atul Qur’an, menghafal do’a-do’a pendek, menghormati orang tua, dan menghormati guru.
Sedangkan konsep pengembangan academic culture berbasis  nilai-nilai sosial meliputi : sikap jujur.
Disiplin, tanggung jawab, teleransi, gotong royong, santun, dan percaya diri.
  Strategi pengembangan academic culture dilakukan metode langsung (direct metode), keteladanan (modeling), fasilitasi (facilitation), dan pembiasaan (habituation).
Berdasarkan hasil kajian bahwa pengembangan adademic culture berimplikasi langsung pada siswa MI AL Fitra terutama pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Impilkasi pada masyarakat muslim-minoritas berupa kecenderungan memajukan MI Al Fitrah, taat beribadah di masjid, dan menutup diri dengan pihak non muslim (muslim-minoritas militan); kecenderungan memajukan MI, sewaktu-waktu sholat berjamaah di masjid, dan terbuka dengan non muslim  (muslim-minoritas moderat-toleran); memajukan MI namun jarang ke masjid, dan selalu bergau dengan non muslim (muslim-minoritas singkritas).
Sedangakn implikasi bagi masyarakat kristen berupa perasaan senang dan bangga dengan kepribadian anak-anak muslim tersebut.
Kata kunci : Academic culture, Siswa MI Al Fitrah, Muslim-Minoritas, Ojang Desa Para Lando.
   .

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat Tahun 2023
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat Tahun 2023
Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mendeskripsikan realisasi program kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat, da...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Keunggulan Komparatif Tanaman Pangan di Kabupaten Manggarai Timur
Keunggulan Komparatif Tanaman Pangan di Kabupaten Manggarai Timur
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui keunggulan komparatif tanaman pangan yang ada di Kabupaten Manggarai Timur tahun 2018. (2) Mengetahui perkembangan keunggulan komparat...
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
Dalam Undang-undang Desa Pasal 72 menyebutkan bahwa desa mempunyai 7 sumber pendapatan,yaitu: 1. Pendapatan asli desa, yang terdiri dari hasil usaha, hasil aset, swadaya, partisipa...
Catholics in Manggarai, Flores, Eastern Indonesia
Catholics in Manggarai, Flores, Eastern Indonesia
This dissertation is a socio-historical study of the Catholicism in Manggarai-Flores, Eastern Indonesia in 1912-2012. The main questions are 1) Why did the Manggaraians convert to ...

Back to Top