Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Religiusitas Masyarakat Islam Pesisir: Studi tentang Perilaku Religi Masyarakat Hena Lima Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah

View through CrossRef
Manusia pada hakekatnya selalu ingin memenuhi kebutuhan hidupnya, baik kebutuhan material (jasmani) maupun spiritual (rohani).  Kebutuhan spiritual tersebut menyebabkan segala kelakuan manusia menjadi serba religi, sehingga menyebabkan serba keramat, baik pada perilaku manusia itu sendiri, maupun tempat dimana perilaku manusia itu dilakukan untuk dilaksanakan. Sikap religi tersebut selalu diwujudkan oleh masyarakat dalam bentuk upacara-upacara keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku religi masyarakat Negeri Hena Lima di pesisir utara pulau Ambon-Maluku. Dalam menganalisis data yang ada, penulis menggunakan metode kualitatif, teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa perilaku keagamaan masyarakat Negeri Hena Lima adalah perilaku yang berhubungan dengan keyakinan religi tentang leluhur yang dianggap memiliki keistimewaan dan senantiasa dihormati, karena selalu hidup bersama mereka dan diyakini dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat. Adapun bentuk-bentuk perilaku religi  Masyarakat  Negeri Hena Lima yang diwujudkan dalam Sistem Upacara-upacara religi yakni Tahalil (upacara religi dalam rangka memberi makan arwah para leluhur yang di padukan dengan nilai Islam), Aroha (upacara religi-keagamaan yang dilaksanakan setiap tanggal 10 hingga 12 Rabiul Awal untuk mengenang jasa para leluhur), Pataniti, (proses pemanggilan arwah leluhur untuk mendampingi mereka yang berhajat baik pada saat susah maupun senang), Hulasi (pengobatan tradisional dengan cara menyebutkan nama  para leluhur ketika ada yang jatuh sakit yang diyakini terdapat campur tangan para leluhur)  Pakatati (Proses upacara yang dilaksanakan pada saat anak berumur 30-40 hari), Tanahu’a (upacara yang di laksanakan  untuk memotong rambut bayi), Jara Baliwe (tradisi menziarahi kuburan karamat leluhur yang dirangkai dengan upacara religi).
Al-Jamiah Research Centre
Title: Religiusitas Masyarakat Islam Pesisir: Studi tentang Perilaku Religi Masyarakat Hena Lima Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah
Description:
Manusia pada hakekatnya selalu ingin memenuhi kebutuhan hidupnya, baik kebutuhan material (jasmani) maupun spiritual (rohani).
  Kebutuhan spiritual tersebut menyebabkan segala kelakuan manusia menjadi serba religi, sehingga menyebabkan serba keramat, baik pada perilaku manusia itu sendiri, maupun tempat dimana perilaku manusia itu dilakukan untuk dilaksanakan.
Sikap religi tersebut selalu diwujudkan oleh masyarakat dalam bentuk upacara-upacara keagamaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku religi masyarakat Negeri Hena Lima di pesisir utara pulau Ambon-Maluku.
Dalam menganalisis data yang ada, penulis menggunakan metode kualitatif, teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa perilaku keagamaan masyarakat Negeri Hena Lima adalah perilaku yang berhubungan dengan keyakinan religi tentang leluhur yang dianggap memiliki keistimewaan dan senantiasa dihormati, karena selalu hidup bersama mereka dan diyakini dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat.
Adapun bentuk-bentuk perilaku religi  Masyarakat  Negeri Hena Lima yang diwujudkan dalam Sistem Upacara-upacara religi yakni Tahalil (upacara religi dalam rangka memberi makan arwah para leluhur yang di padukan dengan nilai Islam), Aroha (upacara religi-keagamaan yang dilaksanakan setiap tanggal 10 hingga 12 Rabiul Awal untuk mengenang jasa para leluhur), Pataniti, (proses pemanggilan arwah leluhur untuk mendampingi mereka yang berhajat baik pada saat susah maupun senang), Hulasi (pengobatan tradisional dengan cara menyebutkan nama  para leluhur ketika ada yang jatuh sakit yang diyakini terdapat campur tangan para leluhur)  Pakatati (Proses upacara yang dilaksanakan pada saat anak berumur 30-40 hari), Tanahu’a (upacara yang di laksanakan  untuk memotong rambut bayi), Jara Baliwe (tradisi menziarahi kuburan karamat leluhur yang dirangkai dengan upacara religi).

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS PROPORSI PILIHAN JENIS ANGKUTAN UNTUK PERJALANAN KOMUTER (STUDI KASUS : PADA RUTE LEIHITU – KOTA AMBON)
ANALISIS PROPORSI PILIHAN JENIS ANGKUTAN UNTUK PERJALANAN KOMUTER (STUDI KASUS : PADA RUTE LEIHITU – KOTA AMBON)
Kecamatan Leihitu merupakan salah satu kecamatan yang ada dipulau Ambon. letak wilayah Kecamatan Leihitu berada dipesisir pantai, Maka mata pencaharian masyarakat Leihitu lebih dom...
Arkeologi Kepulauan Maluku
Arkeologi Kepulauan Maluku
Archaeological cultural resources in the Maluku Islands consist of a variety of aspects, including Prehistoric, Historic, Islamic, colonial and Ethnoarchaeology. These aspects are ...
Peranan Komunikasi Pimpinan Dalam Mendorong Kinerja Pegawai Pada Kantor Kecamatan Leihitu Barat
Peranan Komunikasi Pimpinan Dalam Mendorong Kinerja Pegawai Pada Kantor Kecamatan Leihitu Barat
Abstrak : Peranan komunikasi pimpinan adalah bagian yang sangat penting dalam penyampaian informasi atau pekerjaan dari seorang pimpinan kepada para bawahannya. Sebagaimana kita ke...
Hubungan Perilaku Prososial Dan Religiusitas Dengan Moral Pada Remaja
Hubungan Perilaku Prososial Dan Religiusitas Dengan Moral Pada Remaja
Penurunan moral merupakan isu yang paling penting untuk diperbincangkan, berbagai macam pengaruh yang dapat menurunkan perkembangan moral seseorang, terlebih pada usia remaja yang ...
Ekonomi syariah-03112220013-fika musfika
Ekonomi syariah-03112220013-fika musfika
PANDANGAN DASAR EKONOMI ISLAM Pandangan Dasar Ekonomi Islam menyatakan bahwa ekonomi Islam memandang bahwa kelangkaan (kelangkaan) bukanlah masalah yang asasi dari ekonomi manusia....
Morphological Characterization of Coffee Plants (Coffea Sp.) in Leihitu District, Central Maluku Regency
Morphological Characterization of Coffee Plants (Coffea Sp.) in Leihitu District, Central Maluku Regency
Coffee plants are one of the plantation commodities that have been cultivated for generations by farmers in Leihitu District, Central Maluku Regency. So far, there has not been muc...
Pandangan dasar ekonomi islam
Pandangan dasar ekonomi islam
Pandangan Dasar Ekonomi Islam menyatakan bahwa ekonomi Islam memandang bahwa kelangkaan (kelangkaan) bukanlah masalah yang asasi dari ekonomi manusia. Sehingga persoalan produksi, ...

Back to Top