Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Aplikasi Pupuk NPK Pada Tanaman Bawang Merah di Kabupaten Cirebon

View through CrossRef
Pemupukan merupakan pemberian hara diantaranya ke dalam tanah untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman bawang merah. Saat diaplikasikan, penggunaan pupuk NPK majemuk lebih praktis dibandingkan pupuk tunggal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pupuk NPK majemuk terhadap hasil tanaman bawang merah di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah irigasi, Desa Pabuaran Lor, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon pada bulan Juni sampai September 2019. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan sembilan perlakuan dan tiga ulangan. Setiap perlakuan terdiri dari dosis pupuk NPK (NPK 16-16-16 dan NPK 15-9-20) dan waktu aplikasinya. Data dianalisis dengan sidik ragam dengan uji lanjut Duncan Multiple Range Test pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil bawang merah per hektar paling tinggi diperoleh pada perlakuan pupuk NPK 16-16-16 dengan dosis 650 kg ha-1 (350 kg ha-1 umur 0 HST dan 300 kg ha-1 umur 15 HST) dan NPK 15-9-20 dengan dosis 300 kg ha-1 (150 kg ha-1 umur 15 HST dan 150 kg ha-1 umur 35 HST) yaitu 22,60 ton ha-1 sedangkan bobot umbi per tanaman paling tinggi dihasilkan oleh perlakuan pupuk NPK 16-16-16 pada dosis 650 kg ha-1 (250 kg ha-1 umur 10 HST, 200 kg ha-1 umur 15 HST, dan 200 kg ha-1 umur 35 HST) dan NPK 15-9-20 pada dosis 200 kg ha-1 (100 kg ha-1  umur 25 HST dan 100 kg ha-1 umur 35 HST). terbaik diperoleh pada perlakuan pupuk NPK 16-16-16 dengan dosis 650 kg ha-1 (250 kg ha-1 umur 10 HST, 200 kg ha-1 umur 15 HST, dan 200 kg ha-1 umur 35 HST) dan NPK 15-9-20 pada dosis 200 kg ha-1 (100 kg ha-1 umur 25 HST dan 100 kg ha-1 umur 35 HST) dengan hasil yaitu bobot umbi per tanaman sebesar 68,67 g.
Title: Aplikasi Pupuk NPK Pada Tanaman Bawang Merah di Kabupaten Cirebon
Description:
Pemupukan merupakan pemberian hara diantaranya ke dalam tanah untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman bawang merah.
Saat diaplikasikan, penggunaan pupuk NPK majemuk lebih praktis dibandingkan pupuk tunggal.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pupuk NPK majemuk terhadap hasil tanaman bawang merah di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon.
Penelitian dilaksanakan di lahan sawah irigasi, Desa Pabuaran Lor, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon pada bulan Juni sampai September 2019.
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan sembilan perlakuan dan tiga ulangan.
Setiap perlakuan terdiri dari dosis pupuk NPK (NPK 16-16-16 dan NPK 15-9-20) dan waktu aplikasinya.
Data dianalisis dengan sidik ragam dengan uji lanjut Duncan Multiple Range Test pada taraf kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil bawang merah per hektar paling tinggi diperoleh pada perlakuan pupuk NPK 16-16-16 dengan dosis 650 kg ha-1 (350 kg ha-1 umur 0 HST dan 300 kg ha-1 umur 15 HST) dan NPK 15-9-20 dengan dosis 300 kg ha-1 (150 kg ha-1 umur 15 HST dan 150 kg ha-1 umur 35 HST) yaitu 22,60 ton ha-1 sedangkan bobot umbi per tanaman paling tinggi dihasilkan oleh perlakuan pupuk NPK 16-16-16 pada dosis 650 kg ha-1 (250 kg ha-1 umur 10 HST, 200 kg ha-1 umur 15 HST, dan 200 kg ha-1 umur 35 HST) dan NPK 15-9-20 pada dosis 200 kg ha-1 (100 kg ha-1  umur 25 HST dan 100 kg ha-1 umur 35 HST).
terbaik diperoleh pada perlakuan pupuk NPK 16-16-16 dengan dosis 650 kg ha-1 (250 kg ha-1 umur 10 HST, 200 kg ha-1 umur 15 HST, dan 200 kg ha-1 umur 35 HST) dan NPK 15-9-20 pada dosis 200 kg ha-1 (100 kg ha-1 umur 25 HST dan 100 kg ha-1 umur 35 HST) dengan hasil yaitu bobot umbi per tanaman sebesar 68,67 g.

Related Results

PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, baik ditinjau dari sisi pemenuhan untuk konsumsi nasional, sebagai sumber peng...
Strategi Optimalisasi Pupuk NPK 16-16-16 untuk Meningkatkan Produksi Benih Tiga Varietas Alpukat dengan Teknik Sambung Pucuk
Strategi Optimalisasi Pupuk NPK 16-16-16 untuk Meningkatkan Produksi Benih Tiga Varietas Alpukat dengan Teknik Sambung Pucuk
Pemupukan pada benih alpukat di Kabupaten Kulon Progo belum memperhatikan kebutuhan dari setiap varietas yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk yang ...
Pengaruh Pemberian Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Bibit Kaliandra Merah (Calliandra Calothyrsus Meissn) Pada Media Ultisol
Pengaruh Pemberian Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Bibit Kaliandra Merah (Calliandra Calothyrsus Meissn) Pada Media Ultisol
ABSTRACT Red caliandra (Calliandra calothyrsus Meissn) is a plant that belongs to the Fabaceae family. Callindra has a rapid growth rate, reaching a height of 3-5 meters in the fir...
PENGARUH TEPUNG CANGKANG TELUR DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH TEPUNG CANGKANG TELUR DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH GAMBUT
Kedelai edamame (Glycine max (L) Merill.) termasuk salah satu jenis tanaman kacang-kacangan yang sangat potensial sebagai sumber protein nabati. Pertumbuhan, perkembangan dan hasil...
PENGOPTIMALAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DENGAN PEMANFAATAN PUPUK KANDANG AYAM
PENGOPTIMALAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DENGAN PEMANFAATAN PUPUK KANDANG AYAM
Bawang merah (Allium Ascalonicum L.) merupakan family dari Lilyceae yang berasal dari Asia Tengah, yaitu sekitar Bangladesh, India, dan Pakistan. Bawang merah merupakan salah satu ...
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
Pengembangan jagung semi memiliki prospek yang baik karena permintaan pasar yang tinggi namun tidak didukung oleh produksinya. Upaya untuk memenuhi permintaan jagung semi yang teru...
Pengaruh Pupuk Hayati dan Pupuk KCl terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah Pada Tanah Podsolik Merah Kuning
Pengaruh Pupuk Hayati dan Pupuk KCl terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah Pada Tanah Podsolik Merah Kuning
Bawang merah (Allium Ascalonicum L.) adalah jenis tanaman sayuran yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Tanah Podsolik Merah Kuning memiliki beberapa permasalahan. Pupuk ...

Back to Top