Javascript must be enabled to continue!
Analisis Makna Narit Maja Berdasarkan Bidang Agama dan Adat Istiadat dalam Masyarakat Bireuen
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan mengkaji makna narit maja berdasarkan bidang keagamaan dan adat istiadat dalam masyarakat Bireuen. Data narit maja diperoleh dari tuturan masyarakat Bireuen dan buku Narit Maja Aceh. Data dianalisis dengan pendekatan kualitatif dengan metode cakap dengan teknik pancing, sadap, catat, dan rekam serta kaji dokumen. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) dalam masyarakat Bireuen masih dilestarikan satra lisan berupa narit maja atau peribahasa sarana untuk menasehati, menegur, dan memberikan pelajaran berharga bagi masyarakat; (2) dalam hasil penelitian ditemukan sepuluh peribahasa yang diturukan masyarakat dalam bidang keagamaan. Makna yang terkandung dalam peribahasa tersebut bermakna tentang kehidupan sosial keagamaan yang tujukan sebagai nasihat, hanya satu peribahasa yang ditujukan untuk menegur dengan kata yang kasar; (3) peribahasa yang bereveren adat istiadat terdapat enam contoh peribahasa yang sering dituturkan masyarakat. Peribahasa yang bereveren adat istiadat di dalamnya banyak yang berisi pedoman hidup tentang memuliakan tamu, menjaga adat, menjadi pribadi yang baik dalam masyarakat dan tidak iri atas pencapaian orang lain. Pada peribahasa yang bereveren adat istiadat juga terdapat makna yang menegur dan mencela; (4) secara umum makna peribahasa yang berkembangan dalam tuturan masyarakat Bireuen berisi tentang nasihat keagamaan dan pedoman bagi manusia untuk menjalankan hidup sehari-hari dalam masyarakat.
IKIP Budi Utomo Malang
Title: Analisis Makna Narit Maja Berdasarkan Bidang Agama dan Adat Istiadat dalam Masyarakat Bireuen
Description:
Penelitian ini bertujuan mengkaji makna narit maja berdasarkan bidang keagamaan dan adat istiadat dalam masyarakat Bireuen.
Data narit maja diperoleh dari tuturan masyarakat Bireuen dan buku Narit Maja Aceh.
Data dianalisis dengan pendekatan kualitatif dengan metode cakap dengan teknik pancing, sadap, catat, dan rekam serta kaji dokumen.
Hasil penelitian adalah sebagai berikut.
(1) dalam masyarakat Bireuen masih dilestarikan satra lisan berupa narit maja atau peribahasa sarana untuk menasehati, menegur, dan memberikan pelajaran berharga bagi masyarakat; (2) dalam hasil penelitian ditemukan sepuluh peribahasa yang diturukan masyarakat dalam bidang keagamaan.
Makna yang terkandung dalam peribahasa tersebut bermakna tentang kehidupan sosial keagamaan yang tujukan sebagai nasihat, hanya satu peribahasa yang ditujukan untuk menegur dengan kata yang kasar; (3) peribahasa yang bereveren adat istiadat terdapat enam contoh peribahasa yang sering dituturkan masyarakat.
Peribahasa yang bereveren adat istiadat di dalamnya banyak yang berisi pedoman hidup tentang memuliakan tamu, menjaga adat, menjadi pribadi yang baik dalam masyarakat dan tidak iri atas pencapaian orang lain.
Pada peribahasa yang bereveren adat istiadat juga terdapat makna yang menegur dan mencela; (4) secara umum makna peribahasa yang berkembangan dalam tuturan masyarakat Bireuen berisi tentang nasihat keagamaan dan pedoman bagi manusia untuk menjalankan hidup sehari-hari dalam masyarakat.
Related Results
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
AbstractAdat Positive Legal Science was initiated to simplify Western People (officer, legal enforcer, scholar) to understand adat or adat law. There are two important process to p...
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Tulisan ini berupaya melihat marjinalisasi adat, hukum adat serta implikasinya pada masyarakat adat. Dalam konteks Indonesia, meskipun Konstitusi dan beberapa aturan formal mengaku...
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
Abstrak - Kampung Adat Cireundeu merupakan salah satu Kampung Adat yang masih eksis hingga saat ini. Kampung Adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selat...
EKSISTENSI HUKUM HINDU DALAM HUKUM ADAT DI TENGAH PERUBAHAN SOSIAL DI DESA ADAT BANJAR TANGGAHAN PEKEN DESA SULAHAN KECAMATAN SUSUT KABUPATEN BANGLI
EKSISTENSI HUKUM HINDU DALAM HUKUM ADAT DI TENGAH PERUBAHAN SOSIAL DI DESA ADAT BANJAR TANGGAHAN PEKEN DESA SULAHAN KECAMATAN SUSUT KABUPATEN BANGLI
Hukum Hindu dan Hukum Adat di Bali berkaitan sangat erat sehingga sering menimbulkan kerancuan pemahaman yang mana Hukum Hindu, dan yang mana Hukum Adat.
Pada masa Raad Kerta...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
Pemimpin desa adat dalam hal ini kelian desa merupakan pemegang otoritas utama dalam kepemerintahan desa adat di desa adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten ...

