Javascript must be enabled to continue!
Pengklasifikasian Kota Menggunaka Metode Diskriminan Fisher
View through CrossRef
Keberhasilan pembangunan sering diukur dengan tingginya pertumbuhan ekonomi. dimana pertumbuhan ekonomi hanya diukur melalui pertumbuhan Produk Nasional Bruto (PNB). Namun, fakta menunjukkan bahwa banyak negara memiliki pertumbuhan ekonomi tinggi tetapi gagal dalam meningkatkan kualitas penduduknya. Dengan adanya klasifikasi pada suatu kota, maka dapat dijadikan sebagai parameter untuk peningkatan kualitas penduduk suatu kota tersebut. Langkah pertama yang dilakukan adalah menggolongkan kota yang ada di Indonesia menggunakan analisis kelompok dengan perhitungan IPM. Langkah kedua menggunakan analisis diskriminan untuk menentukan persamaan diskriminan fisher dan mengetahui keakuratan fungsi diskriminan yang terbentuk. Berdasarkan analisis didapatkan kelompok 0 beranggotakan 20 untuk kota berkembang dan kelompok 1 beranggotakan 10 untuk kota maju. Berdasarkan analisis diskriminan diperoleh fungsi analisis diskriminan fisher yaitu dengan nilai validitas sebesar 70% artinya fungsi diskriminan pada pengklasifikasian kota dapat diklasifikasikan secara tepat.
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Title: Pengklasifikasian Kota Menggunaka Metode Diskriminan Fisher
Description:
Keberhasilan pembangunan sering diukur dengan tingginya pertumbuhan ekonomi.
dimana pertumbuhan ekonomi hanya diukur melalui pertumbuhan Produk Nasional Bruto (PNB).
Namun, fakta menunjukkan bahwa banyak negara memiliki pertumbuhan ekonomi tinggi tetapi gagal dalam meningkatkan kualitas penduduknya.
Dengan adanya klasifikasi pada suatu kota, maka dapat dijadikan sebagai parameter untuk peningkatan kualitas penduduk suatu kota tersebut.
Langkah pertama yang dilakukan adalah menggolongkan kota yang ada di Indonesia menggunakan analisis kelompok dengan perhitungan IPM.
Langkah kedua menggunakan analisis diskriminan untuk menentukan persamaan diskriminan fisher dan mengetahui keakuratan fungsi diskriminan yang terbentuk.
Berdasarkan analisis didapatkan kelompok 0 beranggotakan 20 untuk kota berkembang dan kelompok 1 beranggotakan 10 untuk kota maju.
Berdasarkan analisis diskriminan diperoleh fungsi analisis diskriminan fisher yaitu dengan nilai validitas sebesar 70% artinya fungsi diskriminan pada pengklasifikasian kota dapat diklasifikasikan secara tepat.
Related Results
Analisis Diskriminan Pada Pengklasifikasian Berat Bayi Baru Lahir
Analisis Diskriminan Pada Pengklasifikasian Berat Bayi Baru Lahir
Analisis diskriminan merupakan metode statistik untuk menguji perbedaan signifikansi antara dua kelompok yang dalam kasus ini antara berat bayi baru lahir secara normal dan abnorma...
Klasifikasi Pola Aroma Teh Hijau Menggunakan Hidung Elektronik (E-Nose) Berbasis Linear Diskriminan Analisis (LDA)
Klasifikasi Pola Aroma Teh Hijau Menggunakan Hidung Elektronik (E-Nose) Berbasis Linear Diskriminan Analisis (LDA)
Aroma teh merupakan sesuatu yang sulit diukur karena membutuhkan kejelian dalam indra penciuman sehingga untuk mengukur aroma dalam rangka mempertahankan kualitas teh yaitu menggun...
Kota Tua Sebagai Destinasi Wisata Kota: Kenapa Tidak (Implementasi Kebijakan Publik)
Kota Tua Sebagai Destinasi Wisata Kota: Kenapa Tidak (Implementasi Kebijakan Publik)
Kota – kota di Indonesia terus berbenah, baik fisik maupun non fisik, untuk menjadi smart city. Hal itu sekaligus sebagai fungsi kota sebagai pusat aktivitas suatu wilayah. Disisi ...
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
<p><em>Kota Surakarta </em><em>memiliki visi </em><em>menjaga keseimbangan kebutuhan lahan dan daya tampung lingkungan dengan pertumbuhan pendud...
E EFISIENSI PRODUKSI USAHA TANI JAGUNG PIPIL DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA SUMATERA BARAT
E EFISIENSI PRODUKSI USAHA TANI JAGUNG PIPIL DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA SUMATERA BARAT
ABSTRACK
This study aims to determine the technical application of shelled maize cultivation in Lima Puluh Kota Regency, to analyze peanut farming in Lima Puluh Kota Regency,...
Perlindungan Taman Kota Sebagai Jejak Sejarah Perkotaan : Upaya Pengelolaan Taman Kota Sebagai Aset Kota
Perlindungan Taman Kota Sebagai Jejak Sejarah Perkotaan : Upaya Pengelolaan Taman Kota Sebagai Aset Kota
Taman kota yang memiliki nilai sejarah merupakan warisan kekayaan budaya bangsa yang selain dapat dinikmati sebagai sarana kota, juga memiliki arti penting dari sisi sejarah perkem...
ANALISIS KINERJA TERMINAL LEUWIPANJANG
ANALISIS KINERJA TERMINAL LEUWIPANJANG
Sebagai pusat pelayanan dan pemerintahan, Kota Bandung berperan terhadap Kota- Kota di sekitarnya. Untuk mendukung pergerakan tersebut, Terminal Leuwipanjang menyediakan jasa pel...
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REVITALISASI KOTA TANPA KUMUH NEIGBORHOOD UPGRADING AND SHELTER SECTOR PROJECT (NUSSP) DI KOTA BIMA
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REVITALISASI KOTA TANPA KUMUH NEIGBORHOOD UPGRADING AND SHELTER SECTOR PROJECT (NUSSP) DI KOTA BIMA
Judul penelitian ini adalah : “Implementasi Kebijakan Revitalisasi Kota Tanpa Kumuh Neigborhood Upgrading And Shelter Sector Project (NUSSP) di Kota Bima. Dengan tujuan untuk m...

