Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemberian Biskuit Channa Striata Dan Tepung Kentang Terhadap Berat Badan Balita Wasted Di Puskesmas Makrayu Palembang

View through CrossRef
Latar Belakang: Wasted merupakan bentuk kekurangan gizi kronis yang ditandai dengan berat badan sangat rendah menurut tinggi badan anak. Kota Palembang, khususnya wilayah kerja Puskesmas Makrayu, menunjukkan angka prevalensi wasted kedua tertinggi di Palembang dengan 54 dari 4396 balita mengalami wasted (1,22%). Intervensi gizi lokal seperti pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal menjadi strategi penting untuk mengatasi masalah ini. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian biskuit berbahan dasar ikan gabus dan tepung kentang terhadap berat badan balita wasted. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan studi kuasi eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design tanpa kelompok kontrol. Sampel terdiri dari 33 balita usia 12–59 bulan yang mengalami wasted di wilayah kerja Puskesmas Makrayu Palembang. Intervensi berupa pemberian biskuit ikan gabus dan tepung kentang dilakukan selama 14 hari. Data dikumpulkan melalui pengukuran berat badan sebelum dan sesudah intervensi serta penilaian asupan zat gizi menggunakan metode recall 24 jam. Analisis data dilakukan dengan uji t dependen. Hasil Penelitian: Pemberian biskuit ikan gabus dan tepung kentang menunjukkan adanya peningkatan berat badan yang signifikan pada balita wasted setelah intervensi sebesar 0,3197 kg. Selain itu, terjadi peningkatan asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat yang mendukung perbaikan status gizi. Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian biskuit ikan gabus dan tepung kentang terhadap kenaikan berat badan balita wasted di wilayah kerja Puskesmas Makrayu Palembang (p = 0,000)
Title: Pemberian Biskuit Channa Striata Dan Tepung Kentang Terhadap Berat Badan Balita Wasted Di Puskesmas Makrayu Palembang
Description:
Latar Belakang: Wasted merupakan bentuk kekurangan gizi kronis yang ditandai dengan berat badan sangat rendah menurut tinggi badan anak.
Kota Palembang, khususnya wilayah kerja Puskesmas Makrayu, menunjukkan angka prevalensi wasted kedua tertinggi di Palembang dengan 54 dari 4396 balita mengalami wasted (1,22%).
Intervensi gizi lokal seperti pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal menjadi strategi penting untuk mengatasi masalah ini.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian biskuit berbahan dasar ikan gabus dan tepung kentang terhadap berat badan balita wasted.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan studi kuasi eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design tanpa kelompok kontrol.
Sampel terdiri dari 33 balita usia 12–59 bulan yang mengalami wasted di wilayah kerja Puskesmas Makrayu Palembang.
Intervensi berupa pemberian biskuit ikan gabus dan tepung kentang dilakukan selama 14 hari.
Data dikumpulkan melalui pengukuran berat badan sebelum dan sesudah intervensi serta penilaian asupan zat gizi menggunakan metode recall 24 jam.
Analisis data dilakukan dengan uji t dependen.
Hasil Penelitian: Pemberian biskuit ikan gabus dan tepung kentang menunjukkan adanya peningkatan berat badan yang signifikan pada balita wasted setelah intervensi sebesar 0,3197 kg.
Selain itu, terjadi peningkatan asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat yang mendukung perbaikan status gizi.
Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian biskuit ikan gabus dan tepung kentang terhadap kenaikan berat badan balita wasted di wilayah kerja Puskesmas Makrayu Palembang (p = 0,000).

Related Results

Kerentanan Jenis Tepung terhadap Infestasi Kumbang Tepung Merah (Tribolium castaneum Herbst) (Coleoptera: Tenebrionidae)
Kerentanan Jenis Tepung terhadap Infestasi Kumbang Tepung Merah (Tribolium castaneum Herbst) (Coleoptera: Tenebrionidae)
ABSTRACT Susceptibility of various flour types to the investation of red flour beetle ( Tribolium castaneum Herbst) (Coleoptera: Tenebrionidae) The research on the level of flour...
PERBANDINGAN TEPUNG KENTANG DAN TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK NUGGET
PERBANDINGAN TEPUNG KENTANG DAN TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK NUGGET
Nugget merupakan salah satu jenis makanan siap saji yang cukup populer di masyarakat. Nugget adalah suatu bentuk produk daging giling yang dibumbui, kemudian diselimuti oleh pereka...
ASUHAN KEBIDANAN PADA BALITA GIZI KURANG DENGAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) BISKUIT TEPUNG SINGKONG DI PMB SITI JULEHA KOTA PEKANBARU
ASUHAN KEBIDANAN PADA BALITA GIZI KURANG DENGAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) BISKUIT TEPUNG SINGKONG DI PMB SITI JULEHA KOTA PEKANBARU
Gizi kurang merupakan keadaan gizi seseorang dimana jumlah energi yang masuk  lebih sedikit dari energi yang dikeluarkan. Jika gizi kurang terus berlanjut maka dapat menyebabkan  s...
FORMULASI TEPUNG PISANG DAN TEPUNG MOCAF TERHADAP MUTU CAKE
FORMULASI TEPUNG PISANG DAN TEPUNG MOCAF TERHADAP MUTU CAKE
Pengembangan produk cake yang memanfaatkan tepung mocaf dan tepung pisang untuk menggantikan sebagian dan keseluruhan terigu ditujukan untuk memanfaatkan bahan pangan lokal, memper...
PENGARUH PENAMBAHAN ROSELLA UNGU (Hibisxus sabdariffa) DAN PATI KENTANG MERAH TERHADAP KARAKTERISTIK YOGURT SINBIOTIK
PENGARUH PENAMBAHAN ROSELLA UNGU (Hibisxus sabdariffa) DAN PATI KENTANG MERAH TERHADAP KARAKTERISTIK YOGURT SINBIOTIK
Yogurt sinbiotik merupakan salah satu pangan fungsional yang bermanfaat bagi kesehatan saluran pencernaan. Inovasi dalam penelitian ini adalah pengembangan yogurt bertekstur padat ...

Back to Top