Javascript must be enabled to continue!
PENGUKURAN BEBAN KERJA PADA WAKTU NORMAL DI DIVISI OPERASIONAL PT. PELINDO REGION IV GORONTALO DENGAN METODE FULL TIME EQUIVALENT (FTE)
View through CrossRef
Peningkatan jumlah peti kemas yang masuk ke dalam area pelabuhan menyebabkan beban kerja yang diemban oleh karyawan menjadi tidak seimbang disebagian bidang, khususnya pada divisi operasional di PT. Pelindo (Persero) Region IV Gorontalo. Dengan adanya ketidaksesuaian beban kerja dapat mempengaruhi kinerja dari karyawan tersebut. Tujuan dari kerja praktek ini adalah untuk mengetahui seberapa besar beban kerja yang diemban oleh karyawan khususnya pada divisi operasional, sehingga dapat menentukan kebutuhan jumlah tenaga kerja yang optimal dengan menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE). Untuk mendapatkan nilai FTE dapat menggunakan perhitungan waktu baku. Dari hasil perhitungan beban kerja didapatkan nilai FTE dan usulan jumlah karyawan yaitu, untuk operator headruck 2,98 (usulan 3 orang), pelaksana loket 1,54 (usulan 2 orang), tallyman bagian dermaga 3,05, CY 01 3,05, CY 02 3,05, CY 03 3,05, CY 04 3,05, CY 05 3,05 (usulan dari masing-masing tallyman 3 orang), operator reach teaker CY 03 dan CY 04 2,98 (usulan 3 orang), operator tronton 2,98 (usulan 3 orang), operator forklift CY 01 dan CY 02 2,98 (usulan 3 orang), operator fixed crane 2,61 (usulan 3 orang), petugas gate 2,49 (usulan 2 orang)
Universitas Negeri Gorontalo
Title: PENGUKURAN BEBAN KERJA PADA WAKTU NORMAL DI DIVISI OPERASIONAL PT. PELINDO REGION IV GORONTALO DENGAN METODE FULL TIME EQUIVALENT (FTE)
Description:
Peningkatan jumlah peti kemas yang masuk ke dalam area pelabuhan menyebabkan beban kerja yang diemban oleh karyawan menjadi tidak seimbang disebagian bidang, khususnya pada divisi operasional di PT.
Pelindo (Persero) Region IV Gorontalo.
Dengan adanya ketidaksesuaian beban kerja dapat mempengaruhi kinerja dari karyawan tersebut.
Tujuan dari kerja praktek ini adalah untuk mengetahui seberapa besar beban kerja yang diemban oleh karyawan khususnya pada divisi operasional, sehingga dapat menentukan kebutuhan jumlah tenaga kerja yang optimal dengan menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE).
Untuk mendapatkan nilai FTE dapat menggunakan perhitungan waktu baku.
Dari hasil perhitungan beban kerja didapatkan nilai FTE dan usulan jumlah karyawan yaitu, untuk operator headruck 2,98 (usulan 3 orang), pelaksana loket 1,54 (usulan 2 orang), tallyman bagian dermaga 3,05, CY 01 3,05, CY 02 3,05, CY 03 3,05, CY 04 3,05, CY 05 3,05 (usulan dari masing-masing tallyman 3 orang), operator reach teaker CY 03 dan CY 04 2,98 (usulan 3 orang), operator tronton 2,98 (usulan 3 orang), operator forklift CY 01 dan CY 02 2,98 (usulan 3 orang), operator fixed crane 2,61 (usulan 3 orang), petugas gate 2,49 (usulan 2 orang).
Related Results
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Increasing the Competitiveness of Pelindo IV Port Services in the Makassar Region
Increasing the Competitiveness of Pelindo IV Port Services in the Makassar Region
This study aims to examine the increase in competitiveness at Pelindo 4 Regional Makassar City. This study is a case study with a qualitative approach. This study is an exploratory...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Analisis Beban Kerja Untuk Menetukan Jumlah Kebutuhan Tenaga Kerja Divisi Administrasi Umum di PT.Indonesia Power Unit PLTP Darajat
Analisis Beban Kerja Untuk Menetukan Jumlah Kebutuhan Tenaga Kerja Divisi Administrasi Umum di PT.Indonesia Power Unit PLTP Darajat
Analisis beban kerja merupakan suatu proses yang begitu penting dalam menentukan jumlah kebutuhan tenaga kerja. Berdasarkan hal tersebut maka jumlah tenaga kerja tentunya perlu ses...
Beban Kerja dan Kelelahan Kerja pada Pekerja Tatalaksana di Unisba
Beban Kerja dan Kelelahan Kerja pada Pekerja Tatalaksana di Unisba
Abstract. The workload is something that arises from the interaction between the needs of the work environment that is used as a workplace, and the skills and perceptions of worker...
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Salah satu masalah yang berpengaruh dengan tenaga kerja dalam suatu organisasi adalah tingkat turnover yang tinggi. Data turnover perawat Rumah Sakit Permata Depok yang diperoleh a...
Analisis Metode dan Prosedur Pelaksanaan Seleksi Karyawan pada PT. Pelindo I Sumatera Utara
Analisis Metode dan Prosedur Pelaksanaan Seleksi Karyawan pada PT. Pelindo I Sumatera Utara
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana metode rekrutmen dan seleksi karyawan dan prosedur pelaksanaan rekrutmen dan seleksi karyawan pada PT. Pelindo I. Penelitian ini...
Survei Alat dan Fasilitas Olahraga Klub Sepak Bola di Kabupaten Badung Tahun 2021
Survei Alat dan Fasilitas Olahraga Klub Sepak Bola di Kabupaten Badung Tahun 2021
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ketersediaan pelatih lokal dari masing-masing klub sepak bola pada divisi utama dan divisi satu Kabupaten Badung dan juga untuk men...

