Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Performativitas Kebahasaan dan Perilaku Perempuan dalam Teks Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi performativitas kebahasaan dan perilaku perempuan serta pola-pola performativitas tersebut dalam teks film Tuhan Izinkan Aku Berdosa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan jenis kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi berupa dialog dan adegan/gambar film dan teknik studi pustaka. Data dianalisis menggunakan pendekatan teori performativitas gender Judith Butler. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: Pertama, performativitas kebahasaan perempuan terwujud dalam pola bahasa sarkastik (pembongkaran kemunafikan), verifikasi (penegasan integritas), dan eksistensial (tekad ekstrem). Kedua, performativitas perilaku perempuan teridentifikasi tiga pola: aksi fisik konfrontatif (penegasan diri), ekspresi tegas (penegasan integritas), dan perlawanan radikal (tindakan ekstrem). Dan ketiga, pola gabungan performativitas kebahasaan dan perilaku teridentifikasi menjadi tiga pola umum yaitu agensi dan kontrol, dekontruksi norma, dan perlawanan sistemik, yang secara kolektif merekonstruksi representasi perempuan dari pasif menjadi subjek yang berdaya, kritis, dan agen perubahan sosial.
Title: Performativitas Kebahasaan dan Perilaku Perempuan dalam Teks Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi performativitas kebahasaan dan perilaku perempuan serta pola-pola performativitas tersebut dalam teks film Tuhan Izinkan Aku Berdosa.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan jenis kualitatif deskriptif.
Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi berupa dialog dan adegan/gambar film dan teknik studi pustaka.
Data dianalisis menggunakan pendekatan teori performativitas gender Judith Butler.
Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: Pertama, performativitas kebahasaan perempuan terwujud dalam pola bahasa sarkastik (pembongkaran kemunafikan), verifikasi (penegasan integritas), dan eksistensial (tekad ekstrem).
Kedua, performativitas perilaku perempuan teridentifikasi tiga pola: aksi fisik konfrontatif (penegasan diri), ekspresi tegas (penegasan integritas), dan perlawanan radikal (tindakan ekstrem).
Dan ketiga, pola gabungan performativitas kebahasaan dan perilaku teridentifikasi menjadi tiga pola umum yaitu agensi dan kontrol, dekontruksi norma, dan perlawanan sistemik, yang secara kolektif merekonstruksi representasi perempuan dari pasif menjadi subjek yang berdaya, kritis, dan agen perubahan sosial.

Related Results

Late-Onset Alkaptonuria in an Elderly Male: A Case Report and Literature Review
Late-Onset Alkaptonuria in an Elderly Male: A Case Report and Literature Review
Abstract Introduction: Alkaptonuria (AKU) is a rare autosomal recessive metabolic disorder caused by homogentisate 1,2-dioxygenase deficiency, leading to homogentisic acid accumula...
PERSEPULUHAN MENURUT MALEAKHI 3:7-12
PERSEPULUHAN MENURUT MALEAKHI 3:7-12
Kitab Maleakhi menyatakan ketertinggalan bangsa Israel dalam mewujudkan ketaatannya kepada Allah. Meskipun demikian Allah tetap mengasihi mereka. Maleakhi mengajak bangsa ini untuk...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Teks Prosedur pada Kemasan Produk Makanan dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia
Teks Prosedur pada Kemasan Produk Makanan dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia
Teks prosedur merupakan teks paparan yang bertujuan memberikan penjelasan tentang cara melakukan sesuatu. Teks ini sangat diperlukan oleh seseorang yang hendak melakukan suatu kegi...
EKSPRESI IDEALIS PEMERAN UTAMA DALAM NOVEL TUHAN, IZINKAN AKU MENJADI PELACUR KARYA MUHIDIN M. DAHLAN
EKSPRESI IDEALIS PEMERAN UTAMA DALAM NOVEL TUHAN, IZINKAN AKU MENJADI PELACUR KARYA MUHIDIN M. DAHLAN
Penelitian ini pada dasarnya bertujuan mendeskripsikan ekspresi idealis pemeran utama dalam novel Tuhan, Izinkan Aku Menjadi Pelacur karya Muhidin M. Dahlan. Penelitian ini termasu...
Hari Tuhan dan Implikasinya bagi Orang Percaya Masa Kini
Hari Tuhan dan Implikasinya bagi Orang Percaya Masa Kini
Topik mengenai hari Tuhan dikalangan orang percaya masa kini sudah mulai menurun. Permasalahan utamanya adalah kurangnya pemahaman yang jelas tentang konsep Hari Tuhan. Secara teol...
Psikologi Tokoh “Aku” dalam Novel "Hidup Ini Brengsek dan Aku Dipaksa Menikmatinya" Karya Puthut EA dan Gindring Waste
Psikologi Tokoh “Aku” dalam Novel "Hidup Ini Brengsek dan Aku Dipaksa Menikmatinya" Karya Puthut EA dan Gindring Waste
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi peran hawa nafsu dan naluri tokoh “aku” dalam novel Hidup Ini Brengsek dan Aku Dipaksa Menikmatinya karya Puthut EA dan Gindring Waste ...
Penggunaan Deiksis Persona dalam novel Tuhan, Izinkan Aku Menjadi Pelacur! karya Muhidin M. Dahlan
Penggunaan Deiksis Persona dalam novel Tuhan, Izinkan Aku Menjadi Pelacur! karya Muhidin M. Dahlan
There are several objectives of this study in order to explain (1) the type of deyxis and (2) the function of persona deyxis as an illocution or speech act in communication with th...

Back to Top