Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Skrining Dan Aktivitas Antibakteri Fraksi Flavonoid Tunas Bambu Kuning (Bambusa vulgaris Var. Striata) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus

View through CrossRef
Tunas bambu kuning adalah jenis bambu yang biasa digunakan masyarakat dalam pengobatan salah satunya mempunyai fungsi sebagai antioksidan, obat asam urat, dan kolesterol, sedangkan untuk pengobatan sebagai antibakteri belum ada yang menggunakannya padahal tunas bambu (Bambusa vulgaris Var. Striata) memiliki metabolit sekunder yang dibutuhkan sebagai antibakteri. Penelitian ini menggunakan fraksi aquadest-etanol tunas bambu kuning (Bambusa vulgaris Var. Striata) yang digunakan untuk uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan variasi konsentrasi yaitu 60 %, 80 %, 90 %. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode difusi menggunakan kertas cakram/paper disk. Parameter yang digunakan untuk mengetahui mengukur aktivitas antibakteri yang digunakan yaitu dengan melihat diameter zona hambat yang terbentuk disekitar kertas cakram. Hasil uji aktivitas antibakteri dianalisis dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya aktivitas antibakteri dari konsentrasi fraksi aquadest-etanol tunas bambu kuning yaitu 60% 80%, 90%, terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Konsentrasi efektif dari fraksi aquadest-etanol tunas bambu kuning yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus yaitu pada konsentrasi 90% dengan rata-rata diameter zona hambat 13,26 %. Terjadinya penghambatan pada pertumbuhan bakteri terhadap fraksi aquadest-etanol tunas bambu kuning dapat membuktikan bahwa fraksi aquadest tunas bambu kuning (Bambusa vulgaris Var. Striata) memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus.
Title: Skrining Dan Aktivitas Antibakteri Fraksi Flavonoid Tunas Bambu Kuning (Bambusa vulgaris Var. Striata) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus
Description:
Tunas bambu kuning adalah jenis bambu yang biasa digunakan masyarakat dalam pengobatan salah satunya mempunyai fungsi sebagai antioksidan, obat asam urat, dan kolesterol, sedangkan untuk pengobatan sebagai antibakteri belum ada yang menggunakannya padahal tunas bambu (Bambusa vulgaris Var.
Striata) memiliki metabolit sekunder yang dibutuhkan sebagai antibakteri.
Penelitian ini menggunakan fraksi aquadest-etanol tunas bambu kuning (Bambusa vulgaris Var.
Striata) yang digunakan untuk uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan variasi konsentrasi yaitu 60 %, 80 %, 90 %.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode difusi menggunakan kertas cakram/paper disk.
Parameter yang digunakan untuk mengetahui mengukur aktivitas antibakteri yang digunakan yaitu dengan melihat diameter zona hambat yang terbentuk disekitar kertas cakram.
Hasil uji aktivitas antibakteri dianalisis dengan metode deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan adanya aktivitas antibakteri dari konsentrasi fraksi aquadest-etanol tunas bambu kuning yaitu 60% 80%, 90%, terhadap bakteri Staphylococcus aureus.
Konsentrasi efektif dari fraksi aquadest-etanol tunas bambu kuning yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus yaitu pada konsentrasi 90% dengan rata-rata diameter zona hambat 13,26 %.
Terjadinya penghambatan pada pertumbuhan bakteri terhadap fraksi aquadest-etanol tunas bambu kuning dapat membuktikan bahwa fraksi aquadest tunas bambu kuning (Bambusa vulgaris Var.
Striata) memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus.

Related Results

Efektivitas Sintesis Cao Nanopartikel dengan Bawang Putih (Allium Sativum L.) sebagai Antibakteri
Efektivitas Sintesis Cao Nanopartikel dengan Bawang Putih (Allium Sativum L.) sebagai Antibakteri
ABSTRACT Skin infections are a common health problem caused by pathogenic bacteria. Staphylococcus aureus and Staphylococcus epidermidis are two common causes. Staphylococcus aureu...
Potensi Antimikroba Fraksi Aktif Ekstrak n-Heksan Daun Rami (B.virgata F.) Guill terhadap Beberapa Mikroba Uji
Potensi Antimikroba Fraksi Aktif Ekstrak n-Heksan Daun Rami (B.virgata F.) Guill terhadap Beberapa Mikroba Uji
This study aims to determine the potential antimicrobial activity of extracts soluble, insoluble n-hexane and fractions of n-hexane extract of leaves of B. virgata, some microbial ...
Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi Daun Tin (Ficus carica L.) terhadap Streptococcus mutans
Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi Daun Tin (Ficus carica L.) terhadap Streptococcus mutans
Abstract. Streptococcus mutans is a Gram-positive coccus-shaped facultative anaerobic bacterium commonly found in the oral cavity. It is one of the primary bacteria responsible for...
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Akar Enau (Arenga pinnata Merr.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Akar Enau (Arenga pinnata Merr.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli
ABSTRAK Penyakit infeksi merupakan masalah kesehatan global terutama dinegara berkembang karena dapat menimbulkan angka kesakitan dan kematian yang cukup tinggi dalam kurun waktu ...
ANALISIS KETERKAITAN KEKERASAN DENGAN PERBUATAN CABUL TERHADAP ANAK
ANALISIS KETERKAITAN KEKERASAN DENGAN PERBUATAN CABUL TERHADAP ANAK
<span id="page3R_mcid85" class="markedContent"><em><span style="left: calc(var(--scale-factor)*85.10px); top: calc(var(--scale-factor)*399.05px); font-size: calc(var...
Aktivitas Antibakteri Senyawa Fenolik dari Fraksi Kulit Buah Kopi Robusta (Coffea canephora L.)
Aktivitas Antibakteri Senyawa Fenolik dari Fraksi Kulit Buah Kopi Robusta (Coffea canephora L.)
Kulit buah kopi mengandung senyawa golongan fenolik yang memiliki efek biologis khususnya sebagai antibakteri. Kulit buah kopi diekstraksi dan kemudian difraksinasi menggunakan aku...

Back to Top