Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Kelayakan Finansial Pembangunan Koneksi Pelabuhan Kapal Ro-Ro Dumai – Malaka Metode Deterministik

View through CrossRef
[ID] Dalam rangka mendorong pengembangan kawasan implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) Pelabuhan Penyeberangan Ro-Ro Dumai – Melaka menjadi salah satu dari tiga Pelabuhan Penyeberangan Ro-Ro yang akan diprioritaskan pengembangannya. Dalam rangka merealisasikan program tersebut, perlu dilakukan persiapan berupa penyediaan fasilitas pokok dan fasilitas yang akan menggunakan pendanaan/investasi yang besar. Dengan nilai investasi yang besar, maka diperlukan analisa kelayakan finansial pada rencana pembangunan koneksi kapal Ro-Ro Dumai – Malaka. Besar total investasi adalah Rp. 56.702.000.000,00 dengan umur rencana proyek selama 30 tahun. Metode analisa kelayakan finansial yang dipakai melalui pendakatan deterministik. Berdasarkan hasil Net Present Value/NPV bernilai negatif dengan nilai NPV adalah Rp.-11.520.600.000 pada akhir umur rencana. Selanjutnya berdasarkan dari perhitungan Internal rate of return (IRR) didapatkan nilai IRR 3,75% dimana nilai ini lebih kecil dari nilai discount rate yaitu 4,92%. Dan berdasarkan hasil Benefit Cost Ratio (BCR) didapat nilai BCR 0,832 (BCR < 1). Berdasarkan hasil analisa sensitivitas diketahui variabel yang paling sensitif (berpengaruh) adalah biaya konstruksi dermaga dan fasilitas pelabuhan. Dari hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa rencana pembangunan rute koneksi kapal Ro-Ro Dumai – Malaka tidak layak secara finansial. [EN] In order To encourage the development of the ASEAN Economic Community (MEA) implementation area, the Dumai–Melaka Ro-Ro Ferry Port is one of the three Ro-Ro Ferry Ports that will be prioritized in the development. In order to be able to realize the program it is necessary to make preparations in the form of basic facilities and facilities that require a lot of money/investments. The aim of this research is to analyze the financial feasibility with a deterministic approach (one-point estimate) and to identify the most sensitive (influential) variable on the financial plan for the construction of the Dumai-Malacca Ro-Ro ship connection route and how much influence it so that it can be a reference for solution-making scenarios decisions that can be made by the government, companies and investors to invest comprehensively in the planned construction of the Dumai-Malacca Ro-Ro ship connection route. The total investment is Rp. 56,702,000,000.00 with a project duration of 30 years. The method used for financial feasibility analysis is through a deterministic approach. Based on the results the net present value/NPV is negative with an NPV value of Rp 11,520.6 million at the end of the term. In addition, based on the internal rate of return (IRR) calculation, an IRR value of 3.75% was obtained where this value is less than the discount rate value of 4.92%. And based on the results of the Benefit Cost Ratio (BKR), a BKR value of 0.832 (BKR<1) was obtained. Based on the results of the sensitivity analysis, it is known that the most sensitive (influential) variable is the cost of constructing docks and port facilities.  Hence it is summary that was the planned construction of the Ro-Ro ship connection route Dumai–Malacca is not financially feasible to performed.
Title: Analisis Kelayakan Finansial Pembangunan Koneksi Pelabuhan Kapal Ro-Ro Dumai – Malaka Metode Deterministik
Description:
[ID] Dalam rangka mendorong pengembangan kawasan implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) Pelabuhan Penyeberangan Ro-Ro Dumai – Melaka menjadi salah satu dari tiga Pelabuhan Penyeberangan Ro-Ro yang akan diprioritaskan pengembangannya.
Dalam rangka merealisasikan program tersebut, perlu dilakukan persiapan berupa penyediaan fasilitas pokok dan fasilitas yang akan menggunakan pendanaan/investasi yang besar.
Dengan nilai investasi yang besar, maka diperlukan analisa kelayakan finansial pada rencana pembangunan koneksi kapal Ro-Ro Dumai – Malaka.
Besar total investasi adalah Rp.
56.
702.
000.
000,00 dengan umur rencana proyek selama 30 tahun.
Metode analisa kelayakan finansial yang dipakai melalui pendakatan deterministik.
Berdasarkan hasil Net Present Value/NPV bernilai negatif dengan nilai NPV adalah Rp.
-11.
520.
600.
000 pada akhir umur rencana.
Selanjutnya berdasarkan dari perhitungan Internal rate of return (IRR) didapatkan nilai IRR 3,75% dimana nilai ini lebih kecil dari nilai discount rate yaitu 4,92%.
Dan berdasarkan hasil Benefit Cost Ratio (BCR) didapat nilai BCR 0,832 (BCR < 1).
Berdasarkan hasil analisa sensitivitas diketahui variabel yang paling sensitif (berpengaruh) adalah biaya konstruksi dermaga dan fasilitas pelabuhan.
Dari hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa rencana pembangunan rute koneksi kapal Ro-Ro Dumai – Malaka tidak layak secara finansial.
[EN] In order To encourage the development of the ASEAN Economic Community (MEA) implementation area, the Dumai–Melaka Ro-Ro Ferry Port is one of the three Ro-Ro Ferry Ports that will be prioritized in the development.
In order to be able to realize the program it is necessary to make preparations in the form of basic facilities and facilities that require a lot of money/investments.
The aim of this research is to analyze the financial feasibility with a deterministic approach (one-point estimate) and to identify the most sensitive (influential) variable on the financial plan for the construction of the Dumai-Malacca Ro-Ro ship connection route and how much influence it so that it can be a reference for solution-making scenarios decisions that can be made by the government, companies and investors to invest comprehensively in the planned construction of the Dumai-Malacca Ro-Ro ship connection route.
The total investment is Rp.
56,702,000,000.
00 with a project duration of 30 years.
The method used for financial feasibility analysis is through a deterministic approach.
Based on the results the net present value/NPV is negative with an NPV value of Rp 11,520.
6 million at the end of the term.
In addition, based on the internal rate of return (IRR) calculation, an IRR value of 3.
75% was obtained where this value is less than the discount rate value of 4.
92%.
And based on the results of the Benefit Cost Ratio (BKR), a BKR value of 0.
832 (BKR<1) was obtained.
Based on the results of the sensitivity analysis, it is known that the most sensitive (influential) variable is the cost of constructing docks and port facilities.
 Hence it is summary that was the planned construction of the Ro-Ro ship connection route Dumai–Malacca is not financially feasible to performed.

Related Results

Pengaruh Layanan Kapal Terhadap Pendapatan PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Cabang Dumai
Pengaruh Layanan Kapal Terhadap Pendapatan PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Cabang Dumai
Pelabuhan Dumai merupakan pelabuhan penting di Riau, yang menopang ekonomi Riau. PT. Pelabuhan Indonesia I Cabang Dumai adalah cabang dari PT. Pelabuhan Indonesia I Medan, suatu pe...
Aspek Hukum Kapal Patroli Terkait Pengawasan Keselamatan Pelayaran
Aspek Hukum Kapal Patroli Terkait Pengawasan Keselamatan Pelayaran
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan Kapal Patroli dalam melakukan pengawasan keselamatan  pelayaran  di  laut  dalam  wilayah  kerja  Kantor  KSOP  Kelas...
ANALISIS KONDISI SANITASI KAPAL PENUMPANG YANG SANDAR DI PELABUHAN KEPULAUAN SELAYAR
ANALISIS KONDISI SANITASI KAPAL PENUMPANG YANG SANDAR DI PELABUHAN KEPULAUAN SELAYAR
Masalah sanitasi merupakan hal penting yang mendukung tercapainya kesehatan masyarakat baik yang ada diwilayah pelabuhan maupun sekitarnya, pelabuhan yang bersih aman dan nyaman da...
ANALISIS KONDISI SANITASI KAPAL PENUMPANG YANG SANDAR DI PELABUHAN KEPULAUAN SELAYAR
ANALISIS KONDISI SANITASI KAPAL PENUMPANG YANG SANDAR DI PELABUHAN KEPULAUAN SELAYAR
Masalah sanitasi merupakan hal penting yang mendukung tercapainya kesehatan masyarakat baik yang ada diwilayah pelabuhan maupun sekitarnya, pelabuhan yang bersih aman dan nyaman da...
Analisa Resiko Kecelakaan pada Pembangunan, Reparasi dan Pengoperasian Kapal
Analisa Resiko Kecelakaan pada Pembangunan, Reparasi dan Pengoperasian Kapal
Intisari— Dalam pelaksanaan pembangunan kapal baru, maupun reparasi kapal selalu ada potensi terjadinya keterlambatan penyelesaian kapal. Hal ini sangat merugikan bagi pemilik kapa...
Investigasi Efisiensi Propeler Kapal Ikan Tradisional
Investigasi Efisiensi Propeler Kapal Ikan Tradisional
Kapal ikan tradisional biasanya dibuat dari kayu dan dengan pola kapal yang diperoleh secara empiris sebagai warisan turun-temurun tanpa diketahui nilai hambatan kapalnya. Adapun s...
Akibat Hukum Terhadap Pencoretan Nama Kapal pada Daftar Kapal di Indonesia
Akibat Hukum Terhadap Pencoretan Nama Kapal pada Daftar Kapal di Indonesia
Indonesisa merupakan negara maritim sehingga transportasi laut mempunyai peranan yang penting dalam menghubungkan kepulauan nusantara dan menggerakkan perekonomian. Kapal sebagai s...
EVALUASI PARAMETER STABILITAS KAPAL-KAPAL PENUMPANG KECIL
EVALUASI PARAMETER STABILITAS KAPAL-KAPAL PENUMPANG KECIL
Abstrak Parameter stabilitas kapal-kapal penumpang kecil dengan kecepatan tinggi (speedboat) dievaluasi. Hal ini terkait dengan sering terjadinya kecelakaan di laut terhadap kapal-...

Back to Top