Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Struktur Komunitas Larva Ikan Pada Ekosistem Padang Lamun Di Perairan Jepara

View through CrossRef
Ekosistem padang lamun sebagai salah satu ekosistem di wilayah pesisir yang produktif  mempuyai fungsi secara ekologis sebagai tempat untuk memijah, daerah asuhan bagi larva yang dihasilkan dan tempat untuk mencari makan berbagai organism laut yang hidup di dalamnya. Kelestarian dan keanekaragaman organism laut sangat tergantung dari keberadaan dan kondisi biofisik padang lamun sebagai habitat sementara atau habitat selama siklus hidupnya. Penelitian tentang kajian fungsi ekologis  padang lamun ini dilakukan untuk melihat seberapa jauh keterkaitan tentang kondisi padang lamun dengan keaneragaman larva ikan yang memanfaatkan padang lamun untuk tempat  berlindung  dan mencari makan.  Penelitian dengan metoda deskriptif ini dilakukan di ekosistem padang lamun Jepara di perairan Teluk Awur, Pantai Bandengan dan perairan Mororejo. Sampel ikan di tangkap dengan menggunakan jarring sudu, yang didorong sepanjang 150 meter sejajar garis pantai. Jumlah total  larva ikan yang tertangkap selama penelitian adalah sebanyak 570 ekor dari 12 famili. Hasil identifikasi memperlihatkan famili ikan yang tertangkap adalah Apogonidae, Carapidae, Blenniidae, Egraulidae, Epilephenidae, Gerridae, Heniranphidae, Labridae, Gobiidae, Lutjanidae, Syngnathidae, Mullidae, dan Siganidae. Famili ikan yang teridentifikasi didominasi dari famili Gobiidae, Bleniidae dan Eugraulidae. Berdasarkan lokasi pengamatan, lokasi perairan Bandengan merupakan lokasi dengan hasil tangkapan larva ikan tertinggi, yaitu sebanyak 9 famili, perairan Teluk Awur sebanyak 7 famili dan perairan Mororejo sebanyak 5 famili. Kata kunci: larva ikan, padang lamun, perairan Jepara 
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: Struktur Komunitas Larva Ikan Pada Ekosistem Padang Lamun Di Perairan Jepara
Description:
Ekosistem padang lamun sebagai salah satu ekosistem di wilayah pesisir yang produktif  mempuyai fungsi secara ekologis sebagai tempat untuk memijah, daerah asuhan bagi larva yang dihasilkan dan tempat untuk mencari makan berbagai organism laut yang hidup di dalamnya.
Kelestarian dan keanekaragaman organism laut sangat tergantung dari keberadaan dan kondisi biofisik padang lamun sebagai habitat sementara atau habitat selama siklus hidupnya.
Penelitian tentang kajian fungsi ekologis  padang lamun ini dilakukan untuk melihat seberapa jauh keterkaitan tentang kondisi padang lamun dengan keaneragaman larva ikan yang memanfaatkan padang lamun untuk tempat  berlindung  dan mencari makan.
  Penelitian dengan metoda deskriptif ini dilakukan di ekosistem padang lamun Jepara di perairan Teluk Awur, Pantai Bandengan dan perairan Mororejo.
Sampel ikan di tangkap dengan menggunakan jarring sudu, yang didorong sepanjang 150 meter sejajar garis pantai.
Jumlah total  larva ikan yang tertangkap selama penelitian adalah sebanyak 570 ekor dari 12 famili.
Hasil identifikasi memperlihatkan famili ikan yang tertangkap adalah Apogonidae, Carapidae, Blenniidae, Egraulidae, Epilephenidae, Gerridae, Heniranphidae, Labridae, Gobiidae, Lutjanidae, Syngnathidae, Mullidae, dan Siganidae.
Famili ikan yang teridentifikasi didominasi dari famili Gobiidae, Bleniidae dan Eugraulidae.
Berdasarkan lokasi pengamatan, lokasi perairan Bandengan merupakan lokasi dengan hasil tangkapan larva ikan tertinggi, yaitu sebanyak 9 famili, perairan Teluk Awur sebanyak 7 famili dan perairan Mororejo sebanyak 5 famili.
 Kata kunci: larva ikan, padang lamun, perairan Jepara .

Related Results

Peran Padang Lamun Terhadap Hewan Asosiasi di Perairan Indonesia
Peran Padang Lamun Terhadap Hewan Asosiasi di Perairan Indonesia
Ekosistem lamun banyak dijumpai di daerah estuary dan memiliki produktivitas tinggi. Ekosistem ini memiliki beragam hewan asosiasi yang memanfaatkan padang lamun untuk menunjang ak...
Manfaat Riset Iktioplankton dalam Mendukung Pengelolaan Sumber Daya Ikan di Indonesia
Manfaat Riset Iktioplankton dalam Mendukung Pengelolaan Sumber Daya Ikan di Indonesia
Indonesia memiliki potensi perikanan sebesar 12,54 juta ton/tahun, dan tercatat ada lebih dari 3.650 spesies ikan yang hidup di perairan Indonesia. Agar sumber daya ikan (SDI) dapa...
DINAMIKA TEMPORAL KOMUNITAS LAMUN PADA MUSIM KEMARAU DI INTERTIDAL MADASANGER, KABUPATEN SUMBAWA BARAT
DINAMIKA TEMPORAL KOMUNITAS LAMUN PADA MUSIM KEMARAU DI INTERTIDAL MADASANGER, KABUPATEN SUMBAWA BARAT
Lamun merupakan salah satu komunitas di intertidal Madasanger. Kawasan intertidal merupakan kawasan yang dinamis, dipengaruhi oleh perubahan pasang dan surut yang membuat kondisi l...
PENGENALAN EKOSISTEM PADANG LAMUN
PENGENALAN EKOSISTEM PADANG LAMUN
Padang lamun merupakan ekosistem laut dangkal yang didominasi oleh vegetasi lamun. Ekosistem padang lamun memiliki peran penting dalam ekologi kawasan pesisir, karena menjadi habit...
KOMUNITAS LAMUN DI PERAIRAN PANTAI DESA ORI, MALUKU TENGAH
KOMUNITAS LAMUN DI PERAIRAN PANTAI DESA ORI, MALUKU TENGAH
Seagrass communities play an important role in marine environments and estuary area, supporting communities of fish, snails and shellfish and other invertebrates. The diversity of ...
Urgensi Pendekatan Social-Ecological System (SES) dalam Pengelolaan Ekosistem Lamun Indonesia
Urgensi Pendekatan Social-Ecological System (SES) dalam Pengelolaan Ekosistem Lamun Indonesia
Tiga ekosistem penting di wilayah pesisir adalah ekosistem mangrove, lamun dan terumbu karang. Dari ketiga ekosistem pesisir itu, ekosistem lamun masih termarginalkan, padahal ekos...
Kesehatan Ekosistem Lamun di Pantai Kartini, Pantai Prawean, dan Pantai Semat Jepara
Kesehatan Ekosistem Lamun di Pantai Kartini, Pantai Prawean, dan Pantai Semat Jepara
Ekosistem lamun berperan penting sebagai peredam gelombang, perangkap sedimen, produsen primer, bahan obat, habitat dan tempat memijah biota di perairan. Kondisi ekosistem diperair...
Struktur ekosistem lamun di Desa Teluk Bakau, pesisir bintan timur-Indonesia
Struktur ekosistem lamun di Desa Teluk Bakau, pesisir bintan timur-Indonesia
Abstract. Teluk Bakau Village is one of the largest conservation areas of seagrass ecosystem located in Bintan Island. This research aim to study the distribution of species, seagr...

Back to Top