Javascript must be enabled to continue!
Pemetaan batimetri dan pemodelan morfologi dasar danau serta analisa daya tampung genangan Danau Patenggang
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan batimetri dan memodelkan morfologi dasar Danau Patenggang serta menganalisis daya tampung genangan danau. Pemetaan ini menjadi penting karena belum tersedia data spasial dan morfometri yang detail sebagai dasar perencanaan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya air secara berkelanjutan di kawasan tersebut. Penelitian dilakukan melalui pengukuran kedalaman secara mekanik, yaitu dengan menggunakan tongkat rambu ukur untuk area dangkal dan tali dengan pemberat untuk area tengah danau. Data kedalaman yang dikumpulkan selanjutnya diproses menggunakan metode interpolasi topo to raster pada perangkat lunak ArcGIS untuk menghasilkan model elevasi digital (DEM) yang akurat secara hidrologis. DEM tersebut menjadi dasar dalam menganalisis bentuk dan struktur topografi dasar danau. Hasil menunjukkan bahwa Danau Patenggang memiliki morfologi dasar berupa cekungan menyerupai mangkuk, dengan kedalaman maksimum 12.5 meter di bagian barat laut dan kedalaman minimum 3 meter di timur laut. Karakteristik topografi dasar bervariasi: bagian barat laut relatif landai, timur laut agak landai, tenggara cukup curam, dan barat laut sangat curam. Analisis daya tampung menunjukkan bahwa luas permukaan dan volume air meningkat secara linier terhadap elevasi, namun dengan laju kenaikan yang berbeda. Hasil utama ini menunjukkan bahwa perubahan elevasi sangat mempengaruhi kapasitas tampung danau serta berimplikasi terhadap kestabilan fungsi hidrologisnya. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah berupa data dasar morfometri dan model batimetri terkini yang dapat digunakan dalam pengelolaan ekosistem danau. Secara praktis, hasil ini dapat menjadi dasar perencanaan teknis pengelolaan sumber daya air Danau Patenggang, khususnya untuk mendukung konservasi, pengendalian kualitas air, irigasi, serta pengembangan potensi pariwisata berbasis data spasial yang akurat.
Title: Pemetaan batimetri dan pemodelan morfologi dasar danau serta analisa daya tampung genangan Danau Patenggang
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan batimetri dan memodelkan morfologi dasar Danau Patenggang serta menganalisis daya tampung genangan danau.
Pemetaan ini menjadi penting karena belum tersedia data spasial dan morfometri yang detail sebagai dasar perencanaan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya air secara berkelanjutan di kawasan tersebut.
Penelitian dilakukan melalui pengukuran kedalaman secara mekanik, yaitu dengan menggunakan tongkat rambu ukur untuk area dangkal dan tali dengan pemberat untuk area tengah danau.
Data kedalaman yang dikumpulkan selanjutnya diproses menggunakan metode interpolasi topo to raster pada perangkat lunak ArcGIS untuk menghasilkan model elevasi digital (DEM) yang akurat secara hidrologis.
DEM tersebut menjadi dasar dalam menganalisis bentuk dan struktur topografi dasar danau.
Hasil menunjukkan bahwa Danau Patenggang memiliki morfologi dasar berupa cekungan menyerupai mangkuk, dengan kedalaman maksimum 12.
5 meter di bagian barat laut dan kedalaman minimum 3 meter di timur laut.
Karakteristik topografi dasar bervariasi: bagian barat laut relatif landai, timur laut agak landai, tenggara cukup curam, dan barat laut sangat curam.
Analisis daya tampung menunjukkan bahwa luas permukaan dan volume air meningkat secara linier terhadap elevasi, namun dengan laju kenaikan yang berbeda.
Hasil utama ini menunjukkan bahwa perubahan elevasi sangat mempengaruhi kapasitas tampung danau serta berimplikasi terhadap kestabilan fungsi hidrologisnya.
Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah berupa data dasar morfometri dan model batimetri terkini yang dapat digunakan dalam pengelolaan ekosistem danau.
Secara praktis, hasil ini dapat menjadi dasar perencanaan teknis pengelolaan sumber daya air Danau Patenggang, khususnya untuk mendukung konservasi, pengendalian kualitas air, irigasi, serta pengembangan potensi pariwisata berbasis data spasial yang akurat.
Related Results
Peta batimetri Danau Sentani Papua
Peta batimetri Danau Sentani Papua
Abstract. Lake Sentani is located in Jayapura Regency, Papua Province with an area 9,360 ha and 70-90 meters above sea level. The lake directly adjacent to Cycloops Mountains Natur...
Identifikasi Kesesuaian Atraksi Wisata Pantai Berdasarkan Daya Tampung dan Daya Dukung
Identifikasi Kesesuaian Atraksi Wisata Pantai Berdasarkan Daya Tampung dan Daya Dukung
Abstract. Pangandaran Beach has various kinds of tourist attractions such as beach recreation areas, watersport, swimming, snorkeling, mangrove tourism and camping, but these touri...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Strategi pengembangan daya tarik wisata danau laet di desa subah kabupaten sanggau kalimantan barat
Strategi pengembangan daya tarik wisata danau laet di desa subah kabupaten sanggau kalimantan barat
Daya Tarik Wisata Danau Laet merupakan salah satu aktraksi wisata alam yang terdapat di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Terletak di Desa Subah, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten S...
MITOS DANAU NIBUNG DI DESA SELAGAN JAYA KABUPATEN MUKOMUKO
MITOS DANAU NIBUNG DI DESA SELAGAN JAYA KABUPATEN MUKOMUKO
Masalah dalam penelitian ini adalah tentang jawaban masyarakat terhadap Mite Danau Nibung yang ada di Desa Selagan jaya Kabupeten Mukomuko.Penelitian ini bertujuan untuk ...
Perubahan morfologis dan anatomis kelapa sawit pada rezim air dan salinitas berbeda
Perubahan morfologis dan anatomis kelapa sawit pada rezim air dan salinitas berbeda
Salinitas tinggi dan genangan dapat terjadi pada tempat dan waktu yang sama; meskipun demikian pemahaman terhadap pengaruh kedua kondisi tersebut terhadap pertumbuhan, respon morfo...
Water quality management for aquaculture at Lake Tutud, North Sulawesi
Water quality management for aquaculture at Lake Tutud, North Sulawesi
Southeast Minahasa Regency has potential natural resources, one of them related aquculture in Lake Tutud. Considering the conditions and opportunities for the development of aquacu...
Pengelolaan Kualitas Air Danau Melalui Pendekatan Biogeokimia
Pengelolaan Kualitas Air Danau Melalui Pendekatan Biogeokimia
Danau merupakan hotspot bagi siklus biogeokimia elemen kimia yang menentukan karakteristik kualitas air. Sebagai elemen lanskap berbentuk funnel, danau menerima dan memproses senya...

