Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN BERBASIS KOMUNITAS: SINERGI AKADEMISI DAN RUMAH MU’ALLAF SUKOHARJO

View through CrossRef
Ketahanan pangan berbasis komunitas merupakan salah satu pendekatan strategis dalam menjawab tantangan ketersediaan, akses, dan keberlanjutan pangan di tingkat lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun ketahanan pangan melalui sinergi antara akademisi dan Rumah Mu’allaf Sukoharjo sebagai upaya pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 22 Nopember 2025 dengan melibatkan 35 peserta yang merupakan anggota komunitas Rumah Mu’allaf Sukoharjo. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pendampingan, diskusi partisipatif, serta praktik pemanfaatan potensi lokal dalam pengelolaan pangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya ketahanan pangan, keterampilan dalam pengelolaan sumber daya pangan secara mandiri, serta tumbuhnya kesadaran akan nilai kolaborasi antara komunitas dan akademisi. Sinergi ini tidak hanya memperkuat kapasitas individu dan kelompok, tetapi juga mendorong terciptanya kemandirian pangan, peningkatan kesejahteraan ekonomi, dan ketahanan sosial masyarakat. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan ketahanan pangan berbasis komunitas yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain. . Abstract Community-based food security is a strategic approach to addressing challenges related to food availability, access, and sustainability at the local level. This program aims to strengthen food security through synergy between academics and the Rumah Mu’allaf Sukoharjo as an effort toward sustainable community empowerment. The activity was conducted on November 22, 2025, involving 35 participants from the Rumah Mu’allaf Sukoharjo community. The methods applied included counseling sessions, mentoring, participatory discussions, and practical activities focused on utilizing local potential in food management. The results indicate an improvement in participants’ understanding of the importance of food security, enhanced skills in independent food resource management, and increased awareness of the value of collaboration between communities and academic institutions. This synergy not only strengthens individual and group capacities but also promotes food self-reliance, economic empowerment, and social resilience. Therefore, this program is expected to serve as a sustainable model for community-based food security development that can be replicated in other regions. Kata kunci: Ketahanan pangan; berbasis komunitas; sinergi akademisi; pemberdayaan masyarakat; Rumah Mu’allaf Sukoharjo
Title: MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN BERBASIS KOMUNITAS: SINERGI AKADEMISI DAN RUMAH MU’ALLAF SUKOHARJO
Description:
Ketahanan pangan berbasis komunitas merupakan salah satu pendekatan strategis dalam menjawab tantangan ketersediaan, akses, dan keberlanjutan pangan di tingkat lokal.
Kegiatan ini bertujuan untuk membangun ketahanan pangan melalui sinergi antara akademisi dan Rumah Mu’allaf Sukoharjo sebagai upaya pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 22 Nopember 2025 dengan melibatkan 35 peserta yang merupakan anggota komunitas Rumah Mu’allaf Sukoharjo.
Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pendampingan, diskusi partisipatif, serta praktik pemanfaatan potensi lokal dalam pengelolaan pangan.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya ketahanan pangan, keterampilan dalam pengelolaan sumber daya pangan secara mandiri, serta tumbuhnya kesadaran akan nilai kolaborasi antara komunitas dan akademisi.
Sinergi ini tidak hanya memperkuat kapasitas individu dan kelompok, tetapi juga mendorong terciptanya kemandirian pangan, peningkatan kesejahteraan ekonomi, dan ketahanan sosial masyarakat.
Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan ketahanan pangan berbasis komunitas yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain.
.
Abstract Community-based food security is a strategic approach to addressing challenges related to food availability, access, and sustainability at the local level.
This program aims to strengthen food security through synergy between academics and the Rumah Mu’allaf Sukoharjo as an effort toward sustainable community empowerment.
The activity was conducted on November 22, 2025, involving 35 participants from the Rumah Mu’allaf Sukoharjo community.
The methods applied included counseling sessions, mentoring, participatory discussions, and practical activities focused on utilizing local potential in food management.
The results indicate an improvement in participants’ understanding of the importance of food security, enhanced skills in independent food resource management, and increased awareness of the value of collaboration between communities and academic institutions.
This synergy not only strengthens individual and group capacities but also promotes food self-reliance, economic empowerment, and social resilience.
Therefore, this program is expected to serve as a sustainable model for community-based food security development that can be replicated in other regions.
Kata kunci: Ketahanan pangan; berbasis komunitas; sinergi akademisi; pemberdayaan masyarakat; Rumah Mu’allaf Sukoharjo.

Related Results

EDHAYA SUKOHARJO PEMADATAN OLEH M.TH. SRI MULYANI
EDHAYA SUKOHARJO PEMADATAN OLEH M.TH. SRI MULYANI
<p><span>Tari <span><em>Bedhaya Sukoharjo </em><span>garap padat merupakan bentuk tari <span><em>bedhaya </em><span>yang...
Model Pemberdayaan Kemandirian Pangan Berbasis Kearifan Lokal pada Masyarakat Adat Baduy
Model Pemberdayaan Kemandirian Pangan Berbasis Kearifan Lokal pada Masyarakat Adat Baduy
Krisis pangan global, perubahan iklim, degradasi lingkungan, dan kerentanan sistem pangan modern mendorong pentingnya pengembangan model pangan berkelanjutan berbasis komunitas lok...
KETAHANAN PANGAN BERKELANJUTAN DI KABUPATEN SUKOHARJO
KETAHANAN PANGAN BERKELANJUTAN DI KABUPATEN SUKOHARJO
Kabupaten Sukoharjo merupakan kota satelit yang memberi daya dukung bagi kota utamanya (Kota Solo). Pembangunan Kawasan Solo Baru dan Kartasuro sebagai kota sate...
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Ketahanan pangan merupakan kondisi terpenuhinya pangan yang mencakup  aspek ketersediaan pangan, akses pangan, dan pemanfaatan pangan untuk mewujudkan mayarakat yang berkualitas. P...
Kebijakan Strategis Pengelolaan Cadangan Pangan Beras Nasional
Kebijakan Strategis Pengelolaan Cadangan Pangan Beras Nasional
I. Pendahuluan 1. Stabilisasi pasokan dan harga pangan merupakan aspek penting untuk mencapai ketahanan pangan. Salah satu upaya untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan ...
Politik Pangan: Upaya Membangun Kebijakan Ketahanan Pangan di Sumatera Utara
Politik Pangan: Upaya Membangun Kebijakan Ketahanan Pangan di Sumatera Utara
Upaya membangun ketahanan pangan  di Sumatera Utara membutuhkan serangkaian rencan strategis kebijakan. Dalam mengatasi permasalahan ketahanan pangan, diperlukan peran dari seluruh...
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN KELUARGA PENERIMA MANFAAT BANTUAN SOSIAL PANGAN (KPM BANSOS PANGAN) DI KABUPATEN BATANG HARI
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN KELUARGA PENERIMA MANFAAT BANTUAN SOSIAL PANGAN (KPM BANSOS PANGAN) DI KABUPATEN BATANG HARI
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketahanan pangan keluarga penerima manfaat bantuan sosial pangan di Kabupaten Batang Hari, dan untuk mengetahui ting...
KEBIJAKAN SISTEM KETAHANAN PANGAN DAERAH
KEBIJAKAN SISTEM KETAHANAN PANGAN DAERAH
Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan. Kedaulatan pangan diartikan sebagai hak negara dan bangsa yang secara mandiri menentukan kebijakan pangan yang menjamin hak atas p...

Back to Top